Posted by Bayu on Nov 23, '05 12:26 AM for everyone
Terinspirasi dari tulisannya Iswanti soal kenapa koq "Minal 'A'idiin Wal Faaiziin" banyak yang nyangka artinya adalah "Mohon maap lahir dan batin", padahal artinya bukan begitu. Mungkin masalahnya adalah karena banyak dari kita yang masih awam dan kurang mengerti, jadi lebih bertindak karena mengira-ngira, bukan dengan pengetahuan. Padahal banyak ucapan salam dalam Islam yang sekaligus adalah do'a, dan do'a akan lebih baik jika diucapkan dengan ketetapan hati, sehingga jadinya kita "berdo'a" bukan sekedar "membaca do'a".

Berikut ini beberapa istilah yang lazim dipakai oleh ummat Islam, beserta dasar kata, dan terjemahannya. Mohon koreksi dan tambahan.


UCAPAN SALAM
Dipakai kala saling bertemu, atau dalam kesempatan khusus.

"Assalamualaikum"
>> [salam + alaika] >> [salam = selamat, alaika = bagi anda] >> "Keselamatan bagi anda".  (Umum)

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" >> [salam + alaika + rahmat + Allah + barokah] >> "Keselamatan, rahmat serta berkah Allah bagi anda". (Umum)

"Taqobalallohu minna waminkum, shiyamana wa shiyamakum" >> [Taqobalallohu + Minna + Shiyam (shaum -- "puasa") + (a)na (saya) + (a)kum (anda)] >> "Semoga Allah menerima segala amal kami dan amal kalian, shaum kami dan shaum kalian". (Menjelang Hari Idul Fitri)

Yang masih membingungkan:

"Minal 'aidin wal faizin" >> [minal + 'aidin ('id) + fauz] >> [dari + (pelaku Id) + keberuntungan] >> "Semoga mendapat keberuntungan pada saat Id?". (Menjelang Hari Idul Fitri)

"Minal 'aidin wal faizin"
>> [minal + 'aidin + faizin] >> [dari + orang2 yang kembali + orang-orang yang menang] >> "Kembali kepada kemenangan?". (Menjelang Hari Idul Fitri)


UCAPAN JANJI

"InsyaAlloh", "InshaAlloh" >> "Jika Alloh berkenan", "Jika Alloh mengijinkan".


UCAPAN TERIMAKASIH

"Alhamdulillah" >> "Segala Puji Bagi Allah".

"Alhamdulillahirabbilalamin" >> [alhamdulillah + rabb(Tuhan) + (al) alamin] >> "Segala Puji Bagi Allah, Tuhan Segenap Alam".

"Jazakumullahu Khairan Katsiran"
>> "Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan yang banyak".

(to be continued...)

Gambar diambil dari http://www.zawaj.com/siddiqua/2002/6-1-2002.html



15 CommentsChronological   Reverse   Threaded
mryasha wrote on Nov 23, '05
UCAPAN JANJI

"InsyaAlloh", "InshaAlloh" >> "Jika Alloh berkenan", "Jika Alloh mengijinkan".
Masa' sich? Guru ngaji gue bilang gitu juga dulu...

Tapi dalam everyday life, yang gue tangkep ini artinya:

"Sepertinya ngga bisa, tapi kalo Alloh benar-benar memberi petunjuk dan pengarahan agar saya harus memenuhinya, apalagi kalo saya diancam akan langsung dijeblosin ke neraka, maka saya akan pikirkan kembali dan coba"

Demikian "koreksi" gue, Bay...
kangbayu wrote on Nov 23, '05
mryasha said
"Sepertinya ngga bisa, tapi kalo Alloh benar-benar memberi petunjuk dan pengarahan agar saya harus memenuhinya, apalagi kalo saya diancam akan langsung dijeblosin ke neraka, maka saya akan pikirkan kembali dan coba"
true, true.... XD
mbong wrote on Nov 23, '05
hm.... mo komentar ... gak jadi deh .. :p
kangbayu wrote on Nov 23, '05
mbong said
hm.... mo komentar ... gak jadi deh .. :p
jangan liat-liat doang mas... nawar deh, maunya situ berapa? ai kasi murah... ;-)
agustam wrote on Nov 23, '05
wah saya tunggu tuh kelanjutannya. nambah dikit ya mas :D
misalnya 'Kullu 'aamin wa antum bi khaiir' terus 'Syafakallahu' terus apalagi ya, pokoknya ta tunggu lanjutannya.
kangbayu wrote on Nov 24, '05
agustam said
'Kullu 'aamin wa antum bi khaiir' terus 'Syafakallahu'
Bisa sekalian sama artinya? Dan event penggunaannya? =)
mhamzah wrote on Nov 24, '05, edited on Nov 24, '05
Terinspirasi dari tulisannya Iswantisoal kenapa koq "Minal 'A'idiin Wal Faaiziin" banyak yang nyangkaartinya adalah "Mohon maap lahir dan batin", padahal artinya bukanbegitu. Mungkin masalahnya adalah karena banyak dari kita yang masihawam dan kurang mengerti, jadi lebih bertindak karena mengira-ngira,bukan dengan pengetahuan. Padahal banyak ucapan salam dalam Islam yangsekaligus adalah do'a, dan do'a akan lebih baik jika diucapkan denganketetapan hati, sehingga jadinya kita "berdo'a" bukan sekedar "membacado'a".

Berikut ini beberapa istilah yang lazim dipakai oleh ummat Islam,beserta dasar kata, dan terjemahannya. Mohon koreksi dan tambahan.


UCAPAN SALAM
Dipakai kala saling bertemu, atau dalam kesempatan khusus.

"Assalamualaikum"
>> [salam + alaika] >> [salam = selamat, alaika = bagi anda] >> "Keselamatan bagi anda".  (Umum)

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" >> [salam + alaika +rahmat + Allah + barokah] >> "Keselamatan, rahmat serta berkahAllah bagi anda". (Umum)

"Taqobalallohu minna waminkum, shiyamana wa shiyamakum" >> [Taqobalallohu + Minna + Shiyam (shaum -- "puasa") + (a)na (saya) + (a)kum (anda)] >> "Semoga Allahmenerima segala amal kami dan amal kalian, shaum kami dan shaum kalian". (Menjelang Hari Idul Fitri)

Yang masih membingungkan:

"Minal 'aidin wal faizin" >> [minal + 'aidin ('id) + fauz] >> [dari + (pelaku Id) + keberuntungan] >> "Semoga mendapat keberuntungan pada saat Id?". (Menjelang Hari Idul Fitri)

"Minal 'aidin wal faizin"
>> [minal + 'aidin + faizin] >> [dari + orang2 yang kembali + orang-orang yang menang] >> "Kembali kepada kemenangan?". (Menjelang Hari Idul Fitri)


UCAPAN JANJI

"InsyaAlloh", "InshaAlloh" >> "Jika Alloh berkenan", "Jika Alloh mengijinkan".


UCAPAN TERIMAKASIH

"Alhamdulillah" >> "Segala Puji Bagi Allah".

"Alhamdulillahirabbilalamin" >> [alhamdulillah + rabb(Tuhan) + (al) alamin] >> "Segala Puji Bagi Allah, Tuhan Segenap Alam".

"Jazakumullahu Khairan Katsiran"
>> "Semoga Allah membalas Anda dengan kebaikan yang banyak".

(to be continued...)

Gambar diambil dari http://www.zawaj.com/siddiqua/2002/6-1-2002.html

Minal 'Aaidiin wal Faaiziin : (Semoga Anda termasuk dari kelompok/mereka yang) kembali dan (memperoleh) kemenangan--atau yang menang.

Min: dari

Al-'Aaidiin: (bentuk plural dari al-'aaid) orang-orang yang kembali

wa(l): dan

(al) Faaiziin: (bentuk plural dari al-faaiz): orang-orang yang menang --memperoleh kemenangan.

Yang 'dipertanyakan':

1. Al-'Aaidiin: kembali dari mana? Kembali dari apa? Kembali dari (menemui) siapa? --- Yang umum beredar adalah pemahaman 'kembali ke fitrah, kesucian" (Saya kurang sependapat dengan pemahaman ini)

2. Faaiziin: menang dari apa or dari siapa?Habis mengalahkan apa/siapa? ---- Yang umum beredar adalah pemahaman "menang dari hawa nafsu" (saya no comment dalam hal ini).

Apakah ungkapan ini diucapkan ketika "MENJELANG Idul Fitr?"

Hmmm... I don't think so.
mhamzah wrote on Nov 24, '05
agustam said
'Kullu 'aamin wa antum bi khaiir' terus 'Syafakallahu'
Kullu 'aam wa antum bikhair : Setiap tahun dan kalian (dalam kondisi yang) baik.

Kull(u) : setiap

'Aam: tahun

wa: dan

Antum: Kalian (bisa juga digunakan untuk single/mufrad: Anda sebagai tanda penghormatan)

bi: dengan

khair: kebaikan.



Syafaakallah : (Semoga) Anda disembuhkan Allah SWT.

Syafa: menyembuhkan

ka: Anda

Allah: Allah
Comment deleted at the request of the author.
kangbayu wrote on Nov 24, '05
mhamzah said
Apakah ungkapan ini diucapkan ketika "MENJELANG Idul Fitr?"

Hmmm... I don't think so.
Makasih banyak buat input dan koreksinya.

Saya nangkepnya begitu karena ucapan ini biasanya selalu beriringan dengan ucapan "Selamat Lebaran" =). Pernah ada juga yang nulis kalau ini adalah ucapan para pengemis di Arab... tapi saya belum pernah kesana jadi nggak tau...

Bagaimana kalau menurut anda?
mhamzah wrote on Nov 24, '05
Bisa sekalian sama artinya? Dan event penggunaannya? =)
Event penggunaan:

1. Kull 'Aam wa Antum Bikhayr, BIASANYA diucapkan pada event-event perayaan (tahunan) seperti Ied (Fitr dan 'Adha), juga diucapkan bagi mereka yang berulang tahun.

2. Syafaaka-allah: Ketika menjenguk (atau menelpon, ber-sms) dengan orang yang sedang menderita sakit. Berfungsi sebagai do'a semoga ia disembuhkan Allah.
mhamzah wrote on Nov 24, '05
Pernah ada juga yang nulis kalau ini adalah ucapan para pengemis di Arab... tapi saya belum pernah kesana jadi nggak tau..
Ucapan para pengemis Arab?

Hmmm..... let me check it *wink mode on*



Saya juga belum pernah ke sana jadi...
agustam wrote on Nov 24, '05
Minal a'idin wa al faizin, setahuku cuma populer di Indonesia deh. Karena biasanya 'budaya' Islam ketika idul fitri hanya mengucapkan "taqabballahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum"-"taqabbal ya kariim"
coba deh kayanya mesti di lihat sejarahnya tuh, he he he he.
oya aku nambahin satu deh mas bay, "Barakallahulaka wa baraka 'alayka wa jama'a baynakuma fiy khaiir"
Barakallahu = Semoga Allah memberkahi
laka = kepada kamu
wa = dan
baraka = keberkahan
'alayka = atas kamu (pasangan)
wa = dan
jama'a = menyatukan
baynakuma = diantara kalian (berdua)
fiy = di dalam
khaiir = kebaikan

ucapan itu seringnya dipakai ketika mengucapkan 'selamat' kepada pada pasangan pengantin (baru).
mas hamzah, artinya gitu ga sih...he he he mohon koreksi.
btw, kok jadi belajar bahasa arab kata perkata ya, jadi lucu aja...
mhamzah wrote on Nov 24, '05
agustam said
kok jadi belajar bahasa arab kata perkata ya, jadi lucu aja...
Ha ha ha ....

Itung-itung bernostalgia... ketika belajar bhs Arab belasan tahun yang lampau...


Tapi...

Bhs Arab sepertinya amat bergantung pada konteksnya (waktu/zaman,tempat, pembicara serta audiencenya) not like English.

[.... apa iya, ya????!]
kangbayu wrote on Nov 25, '05
Jazakumullahu Khairan Katsiran =)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help