Posted by Bayu on Dec 1, '05 11:27 PM for everyone
Pada masa awal dibukanya sekitar tahun 2003, selama beberapa waktu lamanya mall ini kurang begitu ramai dan masih terdapat banyak lot yang kosong. Bandingkan sekarang, terutama saat weekend. Hal ini kelihatannya tak lepas dari pengaruh dibukanya cabang Carrefour yang menempati gedung berseberangan dengan mall ini.

Rangkaian tempat makan yang menempati nyaris seluruh lantai atas, ternyata masih belum cukup karena beberapa restoran harus rela menempati lantai dua, diantara toko-toko dari aneka ragam jenis. Lot kosong dari restoran-restoran yang kurang lakupun, langsung digantikan dengan nama-nama besar dari restoran yang lebih ngetop, jadi kelihatannya bisnis di tempat ini memang cukup maju pesat. Namun sayangnya dibalik semua kemajuan ini, sebagaimana juga yang terjadi pada mall Ambassador yang terangkat popularitasnya oleh Carrefour, musholla di tempat ini merupakan salahsatu dari musholla dengan kondisi yang menyedihkan.

Setelah melewati daerah toilet di lantai dasar, maka begitu memasuki gang yang menikung akan segera tercium bau kurang sedap; bau busuk dari lembab, ciri khas musholla yang berada didaerah pertokoan umum.

Untuk sarana berwudhu, terdapat dua keran air yang dipergunakan bersama antara pria dan wanita. Keran yang dipakai adalah yang berleher panjang sehingga lebih leluasa untuk berwudhu. Sayangnya, selain dari masalah tak terjaganya aurat wanita dari pandangan, juga besarnya kemungkinan bersentuhan, kelihatannya tempat wudhu ini dipergunakan juga untuk mencuci piring kotor (atau sebenarnya memang tempat cuci piring yang sekaligus tempat wudhu?). Hal ini terlihat dari sesekali ditemukannya sisa makanan di pinggiran bak, serta area-area hitam mirip fungus (jamur) di dasar bak.

Area sholatnya sendiri cukup sempit, mungkin cukup hanya untuk tiga atau empat orang saja. Bagi kaum wanita, tersedia banyak musholla yang bisa dipinjam, namun dengan kondisi tempat sholat yang kurang lebih sama. Udara tidak terlalu panas, atau terlalu pengap, namun lembab, dan agak berbau tak sedap. Tidak terlihat adanya exhaust AC ditempat ini, jadi kiranya memang tidak ada sistem penghawaan khusus yang dipakai.

Di daerah luar berdekatan dengan tempat wudhu terdapat rak penyimpanan sepatu, namun tanpa penjaga maupun tempat duduk.

Memang dalam penyelenggaraan ibadah sholat, terdapat banyak kemudahan termasuk dalam hal standar fasilitas. Misalnya, cukup beralaskan koran dan tayamum (jika sulit mendapatkan air) pun sudah boleh. Di beberapa ilustrasipun kita sering melihat bahwa di luar negeri, orang bisa saja sholat ditengah-tengah toko, di selasar diantara rak, tanpa alas. Di banyak gedung perkantoranpun kita tahu kalau para staff seringkali sholat di pelataran tangga darurat. Namun untuk suatu fasilitas yang memang diperuntukkan untuk kegiatan ini, bukankah lebih baik kalau dibuat dengan serius?

Kebersihan: D+
Kerapian: C--
Luas: D
Kenyamanan: C- (nggak terlalu panas atau pengap)
Keamanan: D+ (ada penyimpanan alas kaki, tak ada penjaga)
Ruang Tunggu: D-
Look & Feel: D

On overall:


udaidur wrote on Dec 2, '05
yah kayaknya merata yg begini, Tapi di cijantung mal mengharukan..tadinya musholla dilantai dasar kotor sekali sekarang jadi besar di tarok dikubah mall, bekas tempat diskotik...^_^ enak dan sejuk..
windageulis wrote on Dec 2, '05
udaidur said
yah kayaknya merata yg begini
bener....kebanyakan musholla mall mah seperti ini..hiks
kangbayu wrote on Dec 2, '05
bener....kebanyakan musholla mall mah seperti ini..hiks
Gimana kalau neng winda bantuin akang ngulas soal musholla di Bandung?
izziaryy wrote on Dec 3, '05
bener!!!!!!! di skul ku lebih parah dah!!!!!
mau wudhu tuh antreannya sepanjang jalan kenangan deh!!!!!
kangbayu wrote on Dec 3, '05
bener!!!!!!! di skul ku lebih parah dah!!!!!
mau wudhu tuh antreannya sepanjang jalan kenangan deh!!!!!
hmm... iya juga sih, makanya dulu kalo aku lebih prefer sholatnya pas yang laen dah pada masuk kelas aja...
izziaryy wrote on Dec 3, '05
wah itu yang susah soalnya istirahatnya cuman 20 menit. setengah dua tuh kelas dah masuk
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help