Posted by Bayu on May 12, '06 12:18 AM for everyone
*Inpired by Leonie's

Seberapa banyak dari kita yang lantas berpikir "hantu", manakala dihadapkan pada kata "Malam Jum'at"?.

INTRODUKSI

Dulu sewaktu masih duduk dibangku SMP, saya sempat terlibat perbincangan rada seru soal pemakaian istilah "Malem Jum'at", "Malem Minggu", dll., dengan tetangga yang kebetulan wong Jowo aseli dan baru beberapa bulan saja tinggal di Bandung.

Entah kenapa, si tetangga rupanya nggak mengerti konsep istilah dengan rumusan f(x) = "malam" + (nama hari) untuk mengacu kepada waktu malam sebelum hari yang dimaksud dimulai. Padahal setahu saya, sedari kecil dulu, sudah ada kesepakatan tak tertulis mengenai hal ini.

Jadi... kalau menurut saya (dan lingkungan saya), "Malem Minggu" actually adalah "Sabtu malam", maka buat tetanggaku ini, "malem minggu" itu ya berarti "minggu malem", cuma beda susunan katanya saja.

[Anyway, pembicaraan yang gak penting sekaligus penting ini berakhir dengan saya dan tetangga masing-masing tetep pada pendirian awal... alias gak ada kata sepakat.]

Bertahun-tahun kemudian, pemakaian istilah yang sebenarnya rancu inipun tetap saya pakai dengan gencar, toh istilah ini sudah saya dengar sejak masih balita... dan orang-orang disekeliling sayapun kelihatan sama-sama mengerti apa yang dimaksud. Jadi ketika terjadi percakapan berikut dengan teman;

"Kapan atuh mau ketemuan teh?"
"Yaa.... Malem Rebo aja kali ya?"

Maka kita sepakat untuk bertemu dihari Selasa Malam, bukan Rabu Malam, tidak pernah ada kesalahpahaman. Namun mau nggak mau, pemakaian istilah ini tetep membuat saya bertanya-tanya... kenapa koq (sebagian) masyarakat kita bisa sedemikian terbiasanya dengan kerancuan ini...

Hingga pada suatu ketika, ada petunjukNya yang membantu pemahaman atas hal ini...

Suatu hari... setelah melaksanakan ibadah shaum (puasa) Ramadhan bertahun-tahun, saya baru menyadari alasan "Kenapa pada malam terakhir di bulan Ramadhan tidak ada sholat tarawih?", adalah karena pada malam itu menurut penanggalan Islam, sudah masuk bulan Syawal alias sudah masuk penanggalan bulan berikutnya!

Jadi dalam Islam, penanggalan dan pergantian hari baru itu tidak terjadi pada pukul 00:00 dini hari sebagaimana konvensi internasional, namun dihitung semenjak tenggelamnya matahari... Jadi kenapa koq istilah "Malam Jum'at" itu mengacu kepada Kamis malam, dan bukannya Jum'at malam, adalah karena:

Hari Jum'at menurut penanggalan Islam, dimulai sejak tenggelamnya matahari dihari Kamis.

Jadi istilah "Malem Jum'at" kalau diartikan sesuai konteks kosakata lokal, adalah mengacu pada penanggalan Islam yang berarti Kamis malam pada penanggalan Masehi (Internasional).


HARI RAYA, TERKABULNYA DO'A, DAN KEKEJIAN IBLIS

Entah kapan mulainya... "Malam Jum'at" menjadi identik dengan malam dimana setan bergentayangan. Dan kepercayaan inipun dianut oleh nyaris seluruh kalangan masyarakat, termasuk (terutama) kalangan media hiburan yang lantas menjadikan Kamis malam sebagai waktunya untuk memutar tayangan seram dan berbau mistis. Jadilah image "Malam Jum'at" sebagai malam hantu semakin melekat... Masyarakat cenderung takut untuk keluar malam disaat itu, termasuk berlama-lama bangun malam karena takut tiba-tiba dimalam yang spesial ini dia didatangi tamu dari alam lain... hiiyyy.... Lebih baik tidur awal dan terhindar dari kemungkinan masalah seperti itu.

Kalaupun kita nggak terpengaruh dengan anggapan umum ini, ya bagus... Namun apa yang telihat seperti suatu kepercayaan yang harmless, bisa jadi memiliki aplikasi yang berbuntut panjang atau berdampak besar secara tidak disadari. Karena itulah harus diluruskan...

Berdasarkah titah-Nya, Hari Jum'at adalah Hari Raya nya ummat Islam! Hari yang ditetapkan oleh Alloh SWT sebagai hari istimewa bagi ummat Islam, mendahului hari raya nya ummat Yahudi dan Nasrani. Oleh karena penanggalan Islam menghitung pergantian hari adalah semenjak saat terbenam matahari, berarti Hari Raya ummat Islam ini sudah dimulai semenjak tenggelamnya matahari dihari Kamis.

Mungkinkah di Hari Raya ummat Islam ini, setan-setan justru berkeliaran merajalela?

Sebaliknya..! Beberapa hadist justru menyatakan bahwa pada dinihari di hari Jum'at (Malam Jum'at), Alloh SWT secara khusus menurunkan para Malaikatnya ke Bumi... "Malam Jum'at" sebenarnya adalah saat dimana do'a mendapat kemungkinan yang lebih besar untuk dikabulkan, "Malam Jum'at" menurut Islam, sebenarnya adalah malam yang paling baik diantara malam-malam hari lainnya dalam suatu minggu!

Sedangkan pada kenyataannya di Indonesia saat ini... "Malam Jum'at" adalah saat yang sangat identik dengan nuansa mistis yang negatif... Hasil karya siapakah pemahaman yang salah ini? Apakah ini hasil program propaganda terstruktur, yang selama berpuluh-puluh tahun melalui disebarkan di Bumi Indonesia untuk menyematkan image yang buruk pada suatu malam yang sebenarnya sangat mulia? Sehingga banyak orang (termasuk muslim) justru berusaha menjauhinya bahkan menakutinya?

(Clue: lihat judul bagian ini =P)

Soo... masih percaya "Malam Jum'at" itu malam yang mengerikan saat hantu berkeliaran? Think again...

foto dari http://i27.photobucket.com/albums/c198/thmfman


64 CommentsChronological   Reverse   Threaded
pinkq wrote on May 12, '06
1
pinkq wrote on May 12, '06
he eh ..tau deh heran juga kenapa bisa begini yah....??
myshant wrote on May 12, '06
bukannya malam jumat itu sunah untuk "berjihad" ? :p
pinkq wrote on May 12, '06
bukannya malam jumat itu sunah untuk "berjihad" ? :p

======= >>> Wakakakakakakkakaka :D
mbakari wrote on May 12, '06
Fotonya seyeeeeeeemmm...iiiihhhhh.... Ganti pakai gambar malaikat kek, katanya malam Jum'at malam didatangi malaikat. Protes, nih. Habis seyyyeeeeemmmm......
anomk wrote on May 12, '06
bukannya malam jumat itu berasal dari peristiwa friday the 13th ketika sebagian besar tentara templar terbunuh?! salah satu tokohnya kalo ga salah sih drakula (pangeran pejuang perang salib ketika itu, sebelum mengungsi dalam kesedihan).. cek di wikipedia deh..
leonie wrote on May 12, '06
myshant said
bukannya malam jumat itu sunah untuk "berjihad" ? :p
wohoo... so bagaimana jihad semalam ?
pinkq wrote on May 12, '06
bukannya malam jumat itu berasal dari peristiwa friday the 13th ketika sebagian besar tentara templar terbunuh?! salah satu tokohnya kalo ga salah sih drakula (pangeran pejuang perang salib ketika itu, sebelum mengungsi dalam kesedihan).. cek di wikipedia deh..

======== >... serius bener :D
anomk wrote on May 12, '06
seriusan mana gue sama bayu?
kekekekekeke..
mvlia wrote on May 12, '06
seriusan yang bikin mitos kalo ada hantu di malam jumat...

wekkk....keke..ke..kk
sorayalannazia wrote on May 12, '06
mgk krn anggapan malam jumat horor gitu
maka para muslim n muslimah sehrsnya banyak2 membaca al-qur'an, berdoa, sholat tahajud or spt mba shant n mba pritha berjihad....kikikiki ;p
Comment deleted at the request of the author.
agungks wrote on May 12, '06
jadi..hantu berkeliarannya malam apa? :)

tulisannya bagus, Bay..logiknya mendasar banget
motulz wrote on May 12, '06
Sedangkan pada kenyataannya di Indonesia saat ini... "Malam Jum'at"
adalah saat yang sangat identik dengan nuansa mistis yang negatif...
Jumat (Friday), emang punya banyak sejarah.. ada banyak kepercayaan yang "melibatkan" hari Jumat ini sebagai bagian ritual mereka. Ada Jumat agung, Hari Sabbath, Malam Jumat, dll. Ini belum dihubungkan dengan numerologi 13 yang katanya angka sial tuh, sampai ada yang namanya : Paraskevidekatriaphobia (phobia terhadap Friday 13th). Di Jerman, Jumat dianggap sebagai pemujaan thdp dewi (frija). Yahudi menganggap sakral Jumat (hari ke-enam) sebagai sixth day kejadian alam.

Bagi orang Indonesia, ini sebetulnya sisa-sisa budaya masa lalu. Pemeluk agama mayoritas muslim ini diketahui menyebar lewat budaya lokal. Akhirnya ritual ini bercampur dengan ritual klasik yang cenderung mistis. Sejak itu (gua rasa) makin tertanam di benak kepala anak-anak bahwa malam Jumat adalah malam yang saklar.. eh sakral. Karena bagi budaya klasik, malam itu bayak dilakukan ritual-ritual kepercayaan yang diikuti dengan berbagai pantangan dan wejangan. Kalau pun di Islam memang menjadikan Hari Jumat sebagai hari istimewa tak lain karena pada hari ini ada sholat Jumat, yang mana saat itu diharapkan sesama muslim bisa saling bersilaturahmi usai sholat berjamaah.

Gitu kali ya Bay :D (mungkin)

mediasauna wrote on May 12, '06
hiyyyy takut.......... *liat foto di jurnal ini*
motulz wrote on May 12, '06
image yang
buruk pada suatu malam yang sebenarnya sangat mulia, sehingga banyak
orang (termasuk muslim) justru berusaha menjauhinya bahkan menakutinya?
Bay.. bikin tulisan tambahan tentang ini deh.. Agama Islam saat ini telah sukses menjadi agama yang MENAKUTKAN lho :) bukan agama yang "damai". Kenapa? seperti yang kamu tulis.. ada banyak "antek" yang sukses si'ar tentang betapa menakutkannya Islam.

1. Lihat deh.. di semua sinetron, semua azab yang menyeramkan hanya terjadi kepada orang muslim.

2. Yang bisa menyelamatkan dari hal gaib hanya pak haji atau ustadz

3. Setan bisa ditangkap lewat gerakan2 aneh bak pencak silat

4. Ustadz dan ulama bak nabi (selalu bener), bagi yang kontra HALAL darah-nya

5. Organisasi Islam berhak "menghakimi" atas dasar "menyelamatkan"

6. Tidak ada yang berani mempermasalahkan ini secara hukum :)
pinkq wrote on May 12, '06
seriusan mana gue sama bayu?
kekekekekeke..

========== >>>>> seriussss banget yah topiknya :D
kangbayu wrote on May 12, '06
mbakari said
Ganti pakai gambar malaikat kek, katanya malam Jum'at malam didatangi malaikat. Protes, nih. Habis seyyyeeeeemmmm......
Begini mbak... dikasi gambar serem biar pembaca approach dari pemikiran yang umum dulu bahwa "Malem Jum'at is evil"... tapi setelah baca lebih lanjut baru ketauan kalau sebenernya tulisan ini bukan mendukung teori tersebut, tapi justru (berusaha) mematahkan.

Kalao seandainya yang dipasang adalah gambar Malaikat, bisa jadi yang baca dari awal udah menduga-duga "koq Malem Jum'at tapi ilustrasinya Malaikat? Hmm... mo ada twist cerita dibelakangnya ya?", sehingga jadinya faktor reading experiencenya berkurang.... hehehe.
mediasauna wrote on May 12, '06
mau nyoba share ah... sayang gak bawa bukunya padahal kemarin bawa.... bahwasannya keutamaan jum'at itu dimulai dari kamis sore hingga sabtu sebelum matahari terbit... (di sepanjang waktu itulah waktu yang utama dalam satu minggu)
kangbayu wrote on May 12, '06
motulz said
Bay.. bikin tulisan tambahan tentang ini deh.. Agama Islam saat ini telah sukses menjadi agama yang MENAKUTKAN lho :) bukan agama yang "damai". Kenapa? seperti yang kamu tulis.. ada banyak "antek" yang sukses si'ar tentang betapa menakutkannya Islam.

1. Lihat deh.. di semua sinetron, semua azab yang menyeramkan hanya terjadi kepada orang muslim.

2. Yang bisa menyelamatkan dari hal gaib hanya pak haji atau ustadz

3. Setan bisa ditangkap lewat gerakan2 aneh bak pencak silat

4. Ustadz dan ulama bak nabi (selalu bener), bagi yang kontra HALAL darah-nya

5. Organisasi Islam berhak "menghakimi" atas dasar "menyelamatkan"

6. Tidak ada yang berani mempermasalahkan ini secara hukum :)
Bener pisan euy maneh... stujuh!

1. Penonton bisa mikir, "yey, serem amat jadi orang Islam... males banget.com"
2. Jadilah tokoh superhero di Islam itu "Kiai", dan Islam (hanya) ampuh buat ngelawan hantu.
3. Hmm... keliatannya emang sih... LOL =D
4. Islam membolehkan pengkultusan pribadi
5. Islam itu barbarik
6. Islam itu eksklusif

Tulisan tambahan? Mangga atuh kang? =)
kangbayu wrote on May 12, '06
mau nyoba share ah... sayang gak bawa bukunya padahal kemarin bawa.... bahwasannya keutamaan jum'at itu dimulai dari kamis sore hingga sabtu sebelum matahari terbit... (di sepanjang waktu itulah waktu yang utama dalam satu minggu)
mau doooong, dishare =)
dezig wrote on May 12, '06
Soo... masih percaya "Malam Jum'at" itu malam yang mengerikan saat hantu berkeliaran? Think again...
hantu sih keliarannya ngga nunggu malem Jum'at kaliiii... :P
apalagi kalo hantu-nya gaul, mungkin keluarnya malem sabtu.. ikutan clubbing..
kekekekeke
nisania wrote on May 12, '06
kang bayu pernah ngirim tulisan ke reader's digest ga?
kayanya tulisan2nya pas tu buat rd.btw rd indonesia yg baru ada ngebahas soal kesurupan.
jadi gimana kalo kang bayu bikin tulisan juga tentang kesurupan?
(*permintaan dari yang pengen banyak tau tapi males riset :D)
b3ll3 wrote on May 12, '06
Dulu sewaktu masih duduk dibangku SMP, saya sempat terlibat perbincangan rada seru soal pemakaian istilah "Malem Jum'at", "Malem Minggu", dll., dengan tetangga yang kebetulan wong Jowo aseli dan baru beberapa bulan saja tinggal di Bandung.

Entah kenapa, si tetangga rupanya nggak mengerti konsep istilah dengan rumusan f(x) = "malam" + (nama hari) untuk mengacu kepada waktu malam sebelum hari yang dimaksud dimulai. Padahal setahu saya, sedari kecil dulu, sudah ada kesepakatan tak tertulis mengenai hal ini.

Jadi... kalau menurut saya (dan lingkungan saya), "Malem Minggu" actually adalah "Sabtu malam", maka buat tetanggaku ini, "malem minggu" itu ya berarti "minggu malem", cuma beda susunan katanya saja.

[Anyway, pembicaraan yang gak penting sekaligus penting ini berakhir dengan saya dan tetangga masing-masing tetep pada pendirian awal... alias gak ada kata sepakat.]
Hehehehe...
Maap, keluar jalur, tapi sumpah, aku ngebayangin kejadian ini (kamu dan tetanggamu) jaman dahulu. Kocak banget :D
Hihihihihihi...
iyasnih wrote on May 12, '06
bel bel.. tck..tck..tck
bdarma wrote on May 12, '06
motulz said
5. Organisasi Islam berhak "menghakimi" atas dasar "menyelamatkan"
organisasi Islam yang mana ? .....
sebut aja terus terang. Jangan menggeneralisir kayak begitu...
iyasnih wrote on May 12, '06
ha? knapa mesti disebut terang2an.. nanti ada yg sakit hati loooh..,
agungks wrote on May 12, '06
kalo cuman sakit hati mending, yang repot kalo sampe disweeping..
iyasnih wrote on May 12, '06
hihihihi.. YAKKKK.. setujuuuuh..
mediasauna wrote on May 12, '06
pembicaraan ini sudah keluar jalur utama
iyasnih wrote on May 12, '06
maap.. balik ke jalur utama nya.. lewat mana ya maas?? eh mbak.. eh.. maap.. mas.. lohh.. kok.. ehh.. looh??? **kabur...
motulz wrote on May 12, '06
bdarma said
Jangan menggeneralisir kayak begitu...
hehehe.. saya cuma mengikuti "gaya" politikus dan ulama kita aja koq... gak "straight to the point". Pesannya kena tapi objeknya gamang... jadi kalau ada tuntutan, jawabnya tinggal.. lho siapa yang menyebut itu? hahahahahahahaa... negara munafik
mediasauna wrote on May 12, '06
motulz said
negara munafik
letaknya di mana, negara baru ya?
kangbayu wrote on May 12, '06
Hehehe... saya juga berasumsi FPIlah yang dimaksud...

Tapi kalo mau diskusi soal ini, thread2 berikut lebih tepat: =)

+ "Playboy..." (dan FPI)
+ Sekilas berita hangat: FPI vs. Playboy...
anomk wrote on May 12, '06, edited on May 12, '06
bdarma said
organisasi Islam yang mana ? .....
sebut aja terus terang. Jangan menggeneralisir kayak begitu...
contohnya FPI lah..!!!
polanya sama sama Pemuda Pancasila jaman dulu..
Kekerasan, apapun jenisnya, dalihnya, alibinya, atas namanya tetep aja KEKERASAN..

Ada yg sakit hati?!
Hati membara?!
Tidak terima?!
Mau marah?!

Ambil wudhu sana!
bdarma wrote on May 12, '06
Hehehe... saya juga berasumsi FPIlah yang dimaksud...
nah gitu dong....sebut aja terus terang...hehehe
soalnya kalo cuma disebut "organisasi Islam"....luas sekali boss..
motulz wrote on May 12, '06
sebetulnya gak cuma FPI sih.. gw lupa.. tapi di nama organisasi itu pake embel-embel Islam, atau jihad, jadi bukan gak gua tulis karena gua takut diomelin... tapi takut salah sebut...

kangbayu wrote on May 12, '06
myshant said
bukannya malam jumat itu sunah untuk "berjihad" ? :p
Hmm... jadi kalo masyarakat umum ada image serem terhadap "Malam Jum'at", buat pasangan suami-isteri malah jadi salahsatu malam yang bisa bikin "merinding tapi gak serem" ya Shant? =D
motulz wrote on May 12, '06
"merinding tapi gak serem"
kalo masyarakat bilang TAKUUUT!!! kalo isteri ke suami bilang ATUUUUUT... :P
roycelover wrote on May 12, '06
Bener pisan euy maneh... stujuh!

1. Penonton bisa mikir, "yey, serem amat jadi orang Islam... males banget.com"
2. Jadilah tokoh superhero di Islam itu "Kiai", dan Islam (hanya) ampuh buat ngelawan hantu.
3. Hmm... keliatannya emang sih... LOL =D
4. Islam membolehkan pengkultusan pribadi
5. Islam itu barbarik
6. Islam itu eksklusif

Tulisan tambahan? Mangga atuh kang? =)
Karena kita hidup di Indonesia yang Islamnya sendiri banyak aliran jadi yang ketangkep ya seperti ini nih..hehehe.

1. Frankly, AZAB memang menyeramkan. Kalau kita kaji benar di Al Quran, isinya AZAB itu sangat menyeramkan, diluar pemahaman manusia. Tapi, jangan salah, setiap kata AZAB di Al Quran, juga sebanding dengan kata NIKMAT!
2. Hehehe, yang bisa menyelamatkan dari hal hal yang ghaib adalah ALLAH semata...:D awas loh, syirik itu tipis sekali batasannya. Kyai itu bukan representasi wakil Allah di dunia. Mereka hanya memiliki 'ilmu' atau 'pengalaman' lebih tentang hal spiritualitas keislaman. Kita semua bisa kok jadi Kyai untuk alam ini karena Manusia itu adalah Wakil Allah di bumi, sebagai rahmatan lil allamin
3. Setan gak bisa ditangkap, bisanya hanya diusir, atau di kunci dimensinya. Orang tuh gak bisa lihat setan, yang dilihat adalah SETAN yang berwujud sesuai bayangan manusia. Dimensi Setan dan Manusia itu beda. :D
4. Nah ini nih seneng bener ngomentarinnya. Ustadz dan Kyai, emang bener? Belum cencu! Lihat di Blog saya tentang Kyai Pelacur.
5. Organisasi yang mana dulu. Menghakimi? Ini harus dipilah. Saya gak rela seumpama FBR mengatasnamakan umat muslim mengobrak abrik tempat orang dan mengibliskan seseorang tanpa dasar dan hukum yang jelas. Islam itu rahmatan lil alamin. Ini yang kurang dimengerti oleh umat muslim sendiri. Ini kalau dibahas mah bisa panjang...:D
6. Nah, ini juga kembali ke komunitas muslimnya. Mau gak mempermasalahkan secara hukum. Kalau saya sih mau banggetttt. :D, secara langsung tindakan barbarik dan anarki itu mencoreng fitrah islam sebagai agama yang bukan hanya buat orang muslim, tapi sebagai rahmat untuk dunia ini. Jadi yang ahli hukum mau nge-sue...saya ikut deh tanda tangan..:D
bdarma wrote on May 12, '06
yang salah ... yang bikin film/sinetron/drama setan-setanan..
ada juga ortu yang salah, nakut-nakuti anak dengan ucapan 'awas setan dsb'..anak jadi penakut...
saya juga salah, suka ikut-ikutan nonton film/sinetron/drama setan-setanan...heheh
anomk wrote on May 12, '06, edited on May 12, '06
Karena kita hidup di Indonesia yang Islamnya sendiri banyak aliran jadi yang ketangkep ya seperti ini nih..hehehe.

1. Frankly, AZAB memang menyeramkan. Kalau kita kaji benar di Al Quran, isinya AZAB itu sangat menyeramkan, diluar pemahaman manusia. Tapi, jangan salah, setiap kata AZAB di Al Quran, juga sebanding dengan kata NIKMAT!
2. Hehehe, yang bisa menyelamatkan dari hal hal yang ghaib adalah ALLAH semata...:D awas loh, syirik itu tipis sekali batasannya. Kyai itu bukan representasi wakil Allah di dunia. Mereka hanya memiliki 'ilmu' atau 'pengalaman' lebih tentang hal spiritualitas keislaman. Kita semua bisa kok jadi Kyai untuk alam ini karena Manusia itu adalah Wakil Allah di bumi, sebagai rahmatan lil allamin
3. Setan gak bisa ditangkap, bisanya hanya diusir, atau di kunci dimensinya. Orang tuh gak bisa lihat setan, yang dilihat adalah SETAN yang berwujud sesuai bayangan manusia. Dimensi Setan dan Manusia itu beda. :D
4. Nah ini nih seneng bener ngomentarinnya. Ustadz dan Kyai, emang bener? Belum cencu! Lihat di Blog saya tentang Kyai Pelacur.
5. Organisasi yang mana dulu. Menghakimi? Ini harus dipilah. Saya gak rela seumpama FBR mengatasnamakan umat muslim mengobrak abrik tempat orang dan mengibliskan seseorang tanpa dasar dan hukum yang jelas. Islam itu rahmatan lil alamin. Ini yang kurang dimengerti oleh umat muslim sendiri. Ini kalau dibahas mah bisa panjang...:D
6. Nah, ini juga kembali ke komunitas muslimnya. Mau gak mempermasalahkan secara hukum. Kalau saya sih mau banggetttt. :D, secara langsung tindakan barbarik dan anarki itu mencoreng fitrah islam sebagai agama yang bukan hanya buat orang muslim, tapi sebagai rahmat untuk dunia ini. Jadi yang ahli hukum mau nge-sue...saya ikut deh tanda tangan..:D
semua yg anda katakan memang betul..
tapi itu kan teori2nya..
kenyataan di lapangan kagak begitu, bung..
buka mata, dan tulis sesuatu mengenai LAPANGAN dan bukan TEORINYA saja..
anomk wrote on May 12, '06
bdarma said
yang salah ... yang bikin film/sinetron/drama setan-setanan..
ada juga ortu yang salah, nakut-nakuti anak dengan ucapan 'awas setan dsb'..anak jadi penakut...
saya juga salah, suka ikut-ikutan nonton film/sinetron/drama setan-setanan...heheh
..dan memasang gambar tengkorak..
motulz wrote on May 12, '06
3. Setan gak bisa ditangkap, bisanya hanya diusir, atau di kunci dimensinya. Orang tuh gak bisa lihat setan, yang dilihat adalah SETAN yang berwujud sesuai bayangan manusia. Dimensi Setan dan Manusia itu beda. :D
Setahu saya.. SETAN itu bukan mahluk.. tapi sifat. Jin jahat ya setan / iblis. Manusia jahat ya setan.. manusia penggoda iman... ya setan. Manusia yang mengajak kepada kesesatan ya setan juga.

Yang mengerikan.. setan berjubah ulama... wiiiiih.. Sepertinya memberikan nasehat mulia ternyata malah memecah belah umat, sepertinya memberikan kesejukkan ternyata malah menimbulkan kegelisahan.. Repotnya, saat dia memberikan dakwahnya kepada kaum muslim yang taqlit.. abis deh ketipu khekhkehkehkeheke.... :D
bdarma wrote on May 12, '06
setan itu mahluk. sama kayak manusia dan jin.
Kalo bentuknya, ada yang berbentuk 'jin setan' dan 'manusia setan' (kata Gus Mus).
jadi manusia juga banyak yang jadi setan ...
anomk wrote on May 12, '06
1. Frankly, AZAB memang menyeramkan. Kalau kita kaji benar di Al Quran, isinya AZAB itu sangat menyeramkan, diluar pemahaman manusia. Tapi, jangan salah, setiap kata AZAB di Al Quran, juga sebanding dengan kata NIKMAT!
Btw, saya juga nggak akan pernah bosen ngingetin ini:
Ketika SD, kalo saya belajar rajin dan naik kelas, saya akan dibelikan sepeda..
kalo saya malas, maen terus dan hasilnya tidak naik kelas, saya akan disetrap sebulan tidak boleh main.. Lama2 saya mikir sendiri.. Kenapa kalo rajin=sepeda, malas=disetrap?
Ternyata itu karena ortu ingin kita pintar dan bisa mandiri di masa depan.. dan bukan karena SEPEDA atau DISETRAP. Jadi ini tentang PINTAR dan MALAS, yang berujung pada cinta ortu kepada kita sampai mereka nggak mau kita susah.. Bukan nggak mau kita disetrap doang.. bukan ortu emang cuma mau kasih sepeda doang.. Ini semua karena ortu cinta kita.. that's all..

Nah, sekarang coba ganti kata2:
ortu menjadi Allah
sepeda menjadi Nikmat/Pahala/Surga
disetrap menjadi Azab/Dosa/Neraka

Setelah baca tulisan saya ini, apakah anda masih mikirin SEPEDA?
bdarma wrote on May 12, '06
Tapi bay ... kalau sekarang lo diajakin ke kuburan pas malem Jumat, berani nggak ?
........
motulz wrote on May 12, '06
bdarma said
setan itu mahluk. sama kayak manusia dan jin.
masa sih? saya hanya berpatokan dari firman: "Aku ciptakan jin dan manusia..." lalu di kalimat "aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk", gw rasa setan di sini sudah menjelaskan karakter, sifat, atau kaum yang sangat dikutuk.. bisa dari kaum jin setan (setan gentayangan) atau kamu manusia (penjahat-bajingan dll)

getooh kale yeeh.. :D
kangbayu wrote on May 12, '06
bdarma said
Tapi bay ... kalau sekarang lo diajakin ke kuburan pas malem Jumat, berani nggak ?
........
Bisa ya, bisa nggak...

YA, kalo pikiran lagi gak kalut atau terpecah2
NGGAK, kalo pikiran lagi kusut << diem dikamar aja suka parno sendiri =P
kangbayu wrote on May 12, '06
motulz said
Setahu saya.. SETAN itu bukan mahluk.. tapi sifat. Jin jahat ya setan / iblis. Manusia jahat ya setan.. manusia penggoda iman... ya setan. Manusia yang mengajak kepada kesesatan ya setan juga.

Yang mengerikan.. setan berjubah ulama... wiiiiih.. Sepertinya memberikan nasehat mulia ternyata malah memecah belah umat, sepertinya memberikan kesejukkan ternyata malah menimbulkan kegelisahan.. Repotnya, saat dia memberikan dakwahnya kepada kaum muslim yang taqlit.. abis deh ketipu khekhkehkehkeheke.... :D
Kalo setau gw tull, IBLIS itu individu, nama dari salahsatu pembesar Jin, bukan golongan.

SETAN itu terkait sifat, tapi bisa juga untuk menamai golongan Jin dan Manusia yang memiliki sifat demikian.

Dan soal setan berwujud ulama... wah bener sekali... sayangnya masih banyak orang yang terpaku pada status (Haji/Kyai/Ustadz/Ulama/Gus), daripada esensi (inti permasalahannya).
kangbayu wrote on May 12, '06
anomk said
Ternyata itu karena ortu ingin kita pintar dan bisa mandiri di masa depan.. dan bukan karena SEPEDA atau DISETRAP. Jadi ini tentang PINTAR dan MALAS, yang berujung pada cinta ortu kepada kita sampai mereka nggak mau kita susah..
Ilustrasi yang bagus ness... dalem

tapi...

Jangan sampai jadi menyisihkan mereka yang masih berhitung pahala vs. dosa...

Sistem "jual-beli pahala" yang sering elo protes tersebut, mungkin keliatan terlalu dangkal tapi justru konsep inilah yang paling mudah dimengerti oleh manusia secara luas. Dan karena Islam itu rahmat bagi semesta alam... turun bukan hanya bagi kaum cendikia tapi buat manusia dengan beragam karakter dan features =), maka ilustrasi sederhana semacam jual-beli ini kalo gw bilang sih sangat reasonable.

Dan Alloh SWT pun dalam firman-firman Nya seringkali mengambil contoh jual-beli seperti ini... misalnya mengenai tidak ada yang akan luput dari timbangan di Hari Akhir, walaupun sekedar pahala / dosa seberat biji zarah. Rasulullah SAW pun banyak menyontohkan mengenai perhitungan pahala vs. dosa dalam hadist2nya...

Jadi imho, apa yang elo ilustrasikan ini sebaiknya ditempatkan sebagai "pengertian lebih lanjut/alternatif" terhadap suatu pengertian "tingkat umum".

Comments?
kangbayu wrote on May 12, '06
nisania said
kayanya tulisan2nya pas tu buat rd.btw rd indonesia yg baru ada ngebahas soal kesurupan.
jadi gimana kalo kang bayu bikin tulisan juga tentang kesurupan?
(*permintaan dari yang pengen banyak tau tapi males riset :D)
usul diperhatikan, thank youu =)
kangbayu wrote on May 12, '06
mgk krn anggapan malam jumat horor gitu
maka para muslim n muslimah sehrsnya banyak2 membaca al-qur'an, berdoa, sholat tahajud or spt mba shant n mba pritha berjihad....kikikiki ;p
saran yang terakhir belum applicable buat saya euyy.... =)
kangbayu wrote on May 12, '06
anomk said
bukannya malam jumat itu berasal dari peristiwa friday the 13th ketika sebagian besar tentara templar terbunuh?! salah satu tokohnya kalo ga salah sih drakula (pangeran pejuang perang salib ketika itu, sebelum mengungsi dalam kesedihan).. cek di wikipedia deh..
Kayaknya mitos ini dah ada sejak sebelum bangsa kita berkenalan dengan bangsa Eropa deh mass. Kebetulan aja sama2 Jum'at =)
kangbayu wrote on May 12, '06
agungks said
jadi..hantu berkeliarannya malam apa? :)

tulisannya bagus, Bay..logiknya mendasar banget
tiap hari tiap jam sebenernya =P

makasih Gung, ditunggu tulisan-tulisan lainnya =)
kangbayu wrote on May 12, '06
motulz said
Kalau pun di Islam memang menjadikan Hari Jumat sebagai hari istimewa tak lain karena pada hari ini ada sholat Jumat, yang mana saat itu diharapkan sesama muslim bisa saling bersilaturahmi usai sholat berjamaah.

Gitu kali ya Bay :D (mungkin)
Setau gw tul, approachnya kebalik... =)

Karena Alloh SWT menetapkan Jum'at sebagai Hari Raya, maka karena itu diadakan Sholat Massal Wajib dihari itu, yang kita kenal sebagai "Sholat Jum'at" atawa "Jum'atan" tea... Dan tujuannya selain silaturahmi, juga konsolidasi... dimana Immam bisa berbicara mengenai hal2 yang penting bagi ummat pada kesempatan ini, either sekedar mengingatkan, atau terkait suatu isyu yang butuh perhatian.

Ada ayatnya koq, yang menyatakan kenapa Jum'at ditetapkan jadi Hari Raya nya ummat Islam... dan ini terkait dengan sucinya Sabtu bagi Yahudi dan Minggu bagi Nasrani.
anomk wrote on May 12, '06
Jadi imho, apa yang elo ilustrasikan ini sebaiknya ditempatkan sebagai "pengertian lebih lanjut/alternatif" terhadap suatu pengertian "tingkat umum".
Jadi, mayoritas muslim Indonesia masih pada "SD" gitu? Dan masih sedikit yang udah naek ke "SMP"? Ini yg bikin gue prihatin.. Karena agama lain banyak yang sudah sampe "SMA", kalo ngeliat dr konteks pembelajaran/metode imannya.. Dan kita sebagai manusia (bukan Allah) ikut2an berteriak2 tentang Agama Rahmat Sejagad Raya..
Kenapa nggak low profile aja dulu sih?! Kalaupun memang rahmatan lil alamin, ya diem2 aja dulu sampe kita "Kuliah", baru campaign yg bener.. toh agama kita agama bungsu..
kangbayu wrote on May 12, '06
anomk said
Jadi, mayoritas muslim Indonesia masih pada "SD" gitu? Dan masih sedikit yang udah naek ke "SMP"? Ini yg bikin gue prihatin.. Karena agama lain banyak yang sudah sampe "SMA", kalo ngeliat dr konteks pembelajaran/metode imannya.. Dan kita sebagai manusia (bukan Allah) ikut2an berteriak2 tentang Agama Rahmat Sejagad Raya..
Kenapa nggak low profile aja dulu sih?! Kalaupun memang rahmatan lil alamin, ya diem2 aja dulu sampe kita "Kuliah", baru campaign yg bener.. toh agama kita agama bungsu..
Dengan berat hati bisa gw bilang, IYA, masih pada "SD" =D

Agama lain sudah sampe SMA? Ah... not really... ini lebih terkait ke niatan si penganut buat belajar... dan niatan si ulama (orang berilmu) untuk jadi pemimpin... Kalau esensi Islamnya sendiri sudah jauh lebih dari UNIVERSITAS =). Sedemikian dalam yang bisa digali... yet, nggak harus punya sarana atau pendidikan yang advanced buat bisa belajar...

Agama "bungsu?". Dalam urutan turun iya, tapi dalam versi justru nggak... hehehehehehe =D

Dah ah, pulang duluan yaaaaaaaaa

idaman wrote on May 12, '06
Gue jadi inget "Visualisasi Organik"
Yang digambarin orang liat setan kebanyakan (dari kultur eropa maupun asia) adalah makhluk yang punya kepala,mulut,mata, tangan, badan, dsb (meskipun tidak proportional, dan estetik, atau kadang rusak atau diekstrimkan), semua ini adalah perangkat organisma , yaitu mulut untuk memasukkan materi organik makanan sebagai sumber energi organik dan bahan massa organik pertumbuhan sel organik, mata: perangkat sensor/konversi optis ke sinyal elektrokimia ke syaraf organik, kaki: alat lokomosi (penggerak perpindahan tempat) di domain massa-ruang-waktu, dsb...

jadi apa ya hantu itu mahluk organik?
kalau emang ada mulutnya ya ada giginya, berarti ada pencernaan, lambung, usus, termasuk enzym, dan kelenjar getah bening... kalau ada matanya, ya ada retina, axon, synapse, sampai ke otak neo-kortex, kalau ada kaki, tangan berati ada tulang, otot, tendon, sendi, termasuk proses asam laktat, termasuk bisa kena asam urat atau rematik dong?

boleh jadi "lihat hantu" ini konstruksi visual,proyeksi simbol simbol dalam database sejarah pengalaman dan kenangan serta psyche si pelihat saja

mosok ga ada hantu berbentuk flashdisk? (tapi berapa Gigabytes ya? pake MP3 player ga?)
stelivena wrote on May 14, '06
mungkin krn emang udah terlanjur percaya ama legenda jumat kliwon-nya org jawa, bay?
rikigede wrote on May 15, '06
males banget.com
udah gak ada lagi bay, situsnya. sedih deh. tapi untungnya, kamus onlinenya masih ada.

alhamdulillah.
rikigede wrote on May 15, '06
Think again...
sebagai orang indonesia kebanyakan, saya menolak untuk berpikir. saya lebih memilih untuk mengedepankan otot saya daripada otak.

loh? kok malah curhat mengenai kondisi orang indonesia kebanyakan?

eniwei bay, gue udah gak di wisma kosgoro lagi. udah balik ke ruangan gue di BEJ tower 2 lantai 22.

malem jumat kan emang waktunya mengaji bukankah?
agustam wrote on May 15, '06
kalo menurut saya lebih kental nuansa kejawennya, eh maksudnya budaya jawanya, kaya misalnya (malam) jumat kliwon, selasa legi, atau apalah...
frozenmina wrote on May 15, '06
kalo kata the cure " friday im in love" , kalo kt bagus netral" friday im in hell". tapi kang bayu,buat saya,malam2 apapun baik utk ibadah. jgn sampai kita ibadah di malam yg baik sajah..
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help