Posted by Bayu on May 12, '06 12:18 AM for everyone 
*Inpired by Leonie's
Seberapa banyak dari kita yang lantas berpikir "hantu", manakala dihadapkan pada kata "Malam Jum'at"?.
INTRODUKSI
Dulu sewaktu masih duduk dibangku SMP, saya sempat terlibat
perbincangan rada seru soal pemakaian istilah "Malem Jum'at", "Malem Minggu", dll., dengan tetangga yang
kebetulan wong Jowo aseli dan baru beberapa bulan saja tinggal di Bandung.
Entah kenapa, si tetangga rupanya nggak mengerti konsep istilah dengan rumusan f(x) = "malam" + (nama hari) untuk mengacu kepada waktu malam sebelum hari yang dimaksud dimulai.
Padahal setahu saya, sedari kecil dulu, sudah ada kesepakatan tak tertulis mengenai hal ini.
Jadi... kalau menurut saya (dan lingkungan saya), "Malem Minggu" actually adalah "Sabtu
malam", maka buat tetanggaku ini, "malem minggu" itu ya berarti "minggu
malem", cuma beda susunan katanya saja.
[Anyway, pembicaraan yang gak penting sekaligus penting ini berakhir
dengan saya dan tetangga masing-masing tetep pada pendirian awal...
alias gak ada kata sepakat.]
Bertahun-tahun kemudian, pemakaian istilah yang sebenarnya rancu inipun
tetap saya pakai dengan gencar, toh istilah ini sudah saya dengar sejak
masih balita... dan orang-orang disekeliling sayapun kelihatan
sama-sama mengerti apa yang dimaksud. Jadi ketika terjadi percakapan
berikut dengan teman;
"Kapan atuh mau ketemuan teh?"
"Yaa.... Malem Rebo aja kali ya?"
Maka kita sepakat untuk bertemu dihari Selasa Malam, bukan Rabu Malam, tidak pernah ada kesalahpahaman. Namun mau nggak mau, pemakaian istilah ini tetep membuat saya
bertanya-tanya... kenapa koq (sebagian) masyarakat kita bisa sedemikian
terbiasanya dengan kerancuan ini...
Hingga pada suatu ketika, ada petunjukNya yang membantu pemahaman atas hal ini...
Suatu hari... setelah melaksanakan ibadah shaum (puasa) Ramadhan
bertahun-tahun, saya baru menyadari alasan "Kenapa pada malam terakhir
di
bulan Ramadhan tidak ada sholat tarawih?", adalah karena
pada malam itu menurut penanggalan Islam, sudah masuk bulan Syawal
alias sudah masuk penanggalan bulan berikutnya! Jadi dalam Islam,
penanggalan dan pergantian hari baru itu tidak terjadi pada pukul 00:00
dini hari sebagaimana konvensi internasional, namun dihitung semenjak tenggelamnya matahari... Jadi kenapa koq istilah
"Malam Jum'at" itu mengacu kepada Kamis malam, dan bukannya Jum'at
malam, adalah karena:
Hari Jum'at menurut penanggalan Islam, dimulai sejak tenggelamnya matahari dihari Kamis.
Jadi istilah "Malem Jum'at" kalau diartikan sesuai konteks kosakata lokal,
adalah mengacu pada penanggalan Islam yang berarti Kamis malam pada
penanggalan Masehi (Internasional).
HARI RAYA, TERKABULNYA DO'A, DAN KEKEJIAN IBLIS
Entah kapan mulainya... "Malam Jum'at" menjadi identik dengan malam
dimana setan bergentayangan. Dan kepercayaan inipun dianut oleh nyaris
seluruh kalangan masyarakat, termasuk (terutama) kalangan media hiburan
yang lantas menjadikan Kamis malam sebagai waktunya untuk memutar
tayangan seram dan berbau mistis. Jadilah image "Malam Jum'at" sebagai
malam hantu semakin melekat... Masyarakat cenderung takut untuk keluar
malam disaat itu, termasuk berlama-lama bangun malam karena takut
tiba-tiba dimalam yang spesial ini dia didatangi tamu dari alam lain...
hiiyyy.... Lebih baik tidur awal dan terhindar dari kemungkinan masalah
seperti itu. Kalaupun kita nggak terpengaruh dengan anggapan umum ini, ya bagus... Namun apa yang telihat seperti suatu kepercayaan yang harmless, bisa jadi memiliki aplikasi yang berbuntut panjang atau berdampak besar secara tidak disadari. Karena itulah harus diluruskan...
Berdasarkah titah-Nya, Hari Jum'at adalah Hari Raya nya ummat Islam! Hari yang
ditetapkan oleh Alloh SWT sebagai hari istimewa bagi ummat Islam, mendahului hari raya nya ummat Yahudi dan Nasrani. Oleh karena penanggalan Islam menghitung pergantian hari adalah semenjak
saat terbenam matahari, berarti Hari Raya ummat Islam ini sudah dimulai
semenjak tenggelamnya matahari dihari Kamis.
Mungkinkah di Hari Raya ummat Islam ini, setan-setan justru
berkeliaran merajalela?
Sebaliknya..! Beberapa hadist justru menyatakan bahwa pada
dinihari di hari Jum'at (Malam Jum'at), Alloh SWT secara khusus
menurunkan para Malaikatnya ke Bumi... "Malam Jum'at" sebenarnya adalah
saat dimana do'a mendapat kemungkinan yang lebih besar untuk dikabulkan,
"Malam Jum'at" menurut Islam, sebenarnya adalah malam yang paling baik
diantara malam-malam hari lainnya dalam suatu minggu!
Sedangkan pada kenyataannya di Indonesia saat ini... "Malam Jum'at"
adalah saat yang sangat identik dengan nuansa mistis yang negatif...
Hasil karya siapakah pemahaman yang salah ini? Apakah ini hasil program
propaganda terstruktur, yang selama berpuluh-puluh tahun melalui disebarkan di Bumi Indonesia untuk menyematkan image yang
buruk pada suatu malam yang sebenarnya sangat mulia? Sehingga banyak
orang (termasuk muslim) justru berusaha menjauhinya bahkan menakutinya?
(Clue: lihat judul bagian ini =P)
Soo... masih percaya "Malam Jum'at" itu malam yang mengerikan saat hantu berkeliaran? Think again...
foto dari http://i27.photobucket.com/albums/c198/thmfman

 | pinkq wrote on May 12, '06 |
 | pinkq wrote on May 12, '06 he eh ..tau deh heran juga kenapa bisa begini yah....?? |
 | bukannya malam jumat itu sunah untuk "berjihad" ? :p |
 | pinkq wrote on May 12, '06 bukannya malam jumat itu sunah untuk "berjihad" ? :p
======= >>> Wakakakakakakkakaka :D |
| Fotonya seyeeeeeeemmm...iiiihhhhh.... Ganti pakai gambar malaikat kek, katanya malam Jum'at malam didatangi malaikat. Protes, nih. Habis seyyyeeeeemmmm...... |
 | anomk wrote on May 12, '06 bukannya malam jumat itu berasal dari peristiwa friday the 13th ketika sebagian besar tentara templar terbunuh?! salah satu tokohnya kalo ga salah sih drakula (pangeran pejuang perang salib ketika itu, sebelum mengungsi dalam kesedihan).. cek di wikipedia deh.. |
 | pinkq wrote on May 12, '06 bukannya malam jumat itu berasal dari peristiwa friday the 13th ketika sebagian besar tentara templar terbunuh?! salah satu tokohnya kalo ga salah sih drakula (pangeran pejuang perang salib ketika itu, sebelum mengungsi dalam kesedihan).. cek di wikipedia deh..
======== >... serius bener :D |
 | anomk wrote on May 12, '06 seriusan mana gue sama bayu? kekekekekeke.. |
 | mvlia wrote on May 12, '06 seriusan yang bikin mitos kalo ada hantu di malam jumat...
wekkk....keke..ke..kk |
 | mgk krn anggapan malam jumat horor gitu maka para muslim n muslimah sehrsnya banyak2 membaca al-qur'an, berdoa, sholat tahajud or spt mba shant n mba pritha berjihad....kikikiki ;p
|
Comment deleted at the request of the author.
 | jadi..hantu berkeliarannya malam apa? :)
tulisannya bagus, Bay..logiknya mendasar banget |
 | hiyyyy takut.......... *liat foto di jurnal ini*
|
 | pinkq wrote on May 12, '06 seriusan mana gue sama bayu? kekekekekeke..
========== >>>>> seriussss banget yah topiknya :D |
 | mau nyoba share ah... sayang gak bawa bukunya padahal kemarin bawa.... bahwasannya keutamaan jum'at itu dimulai dari kamis sore hingga sabtu sebelum matahari terbit... (di sepanjang waktu itulah waktu yang utama dalam satu minggu) |
| dezig wrote on May 12, '06 Soo... masih percaya "Malam Jum'at" itu malam yang mengerikan saat hantu berkeliaran? Think again...  hantu sih keliarannya ngga nunggu malem Jum'at kaliiii... :P apalagi kalo hantu-nya gaul, mungkin keluarnya malem sabtu.. ikutan clubbing.. kekekekeke
|
 | kang bayu pernah ngirim tulisan ke reader's digest ga? kayanya tulisan2nya pas tu buat rd.btw rd indonesia yg baru ada ngebahas soal kesurupan. jadi gimana kalo kang bayu bikin tulisan juga tentang kesurupan? (*permintaan dari yang pengen banyak tau tapi males riset :D) |
 | b3ll3 wrote on May 12, '06 Dulu sewaktu masih duduk dibangku SMP, saya sempat terlibat perbincangan rada seru soal pemakaian istilah "Malem Jum'at", "Malem Minggu", dll., dengan tetangga yang kebetulan wong Jowo aseli dan baru beberapa bulan saja tinggal di Bandung.
Entah kenapa, si tetangga rupanya nggak mengerti konsep istilah dengan rumusan f(x) = "malam" + (nama hari) untuk mengacu kepada waktu malam sebelum hari yang dimaksud dimulai. Padahal setahu saya, sedari kecil dulu, sudah ada kesepakatan tak tertulis mengenai hal ini.
Jadi... kalau menurut saya (dan lingkungan saya), "Malem Minggu" actually adalah "Sabtu malam", maka buat tetanggaku ini, "malem minggu" itu ya berarti "minggu malem", cuma beda susunan katanya saja.
[Anyway, pembicaraan yang gak penting sekaligus penting ini berakhir dengan saya dan tetangga masing-masing tetep pada pendirian awal... alias gak ada kata sepakat.]  Hehehehe... Maap, keluar jalur, tapi sumpah, aku ngebayangin kejadian ini (kamu dan tetanggamu) jaman dahulu. Kocak banget :D Hihihihihihi... |
 | ha? knapa mesti disebut terang2an.. nanti ada yg sakit hati loooh..,
|
 | kalo cuman sakit hati mending, yang repot kalo sampe disweeping.. |
 | hihihihi.. YAKKKK.. setujuuuuh.. |
 | pembicaraan ini sudah keluar jalur utama |
 | maap.. balik ke jalur utama nya.. lewat mana ya maas?? eh mbak.. eh.. maap.. mas.. lohh.. kok.. ehh.. looh??? **kabur... |
 | anomk wrote on May 12, '06, edited on May 12, '06 organisasi Islam yang mana ? ..... sebut aja terus terang. Jangan menggeneralisir kayak begitu...  contohnya FPI lah..!!! polanya sama sama Pemuda Pancasila jaman dulu.. Kekerasan, apapun jenisnya, dalihnya, alibinya, atas namanya tetep aja KEKERASAN..
Ada yg sakit hati?! Hati membara?! Tidak terima?! Mau marah?!
Ambil wudhu sana! |
 | sebetulnya gak cuma FPI sih.. gw lupa.. tapi di nama organisasi itu pake embel-embel Islam, atau jihad, jadi bukan gak gua tulis karena gua takut diomelin... tapi takut salah sebut...
|
 | Bener pisan euy maneh... stujuh!
1. Penonton bisa mikir, "yey, serem amat jadi orang Islam... males banget.com" 2. Jadilah tokoh superhero di Islam itu "Kiai", dan Islam (hanya) ampuh buat ngelawan hantu. 3. Hmm... keliatannya emang sih... LOL =D 4. Islam membolehkan pengkultusan pribadi 5. Islam itu barbarik 6. Islam itu eksklusif
Tulisan tambahan? Mangga atuh kang? =)  Karena kita hidup di Indonesia yang Islamnya sendiri banyak aliran jadi yang ketangkep ya seperti ini nih..hehehe.
1. Frankly, AZAB memang menyeramkan. Kalau kita kaji benar di Al Quran, isinya AZAB itu sangat menyeramkan, diluar pemahaman manusia. Tapi, jangan salah, setiap kata AZAB di Al Quran, juga sebanding dengan kata NIKMAT! 2. Hehehe, yang bisa menyelamatkan dari hal hal yang ghaib adalah ALLAH semata...:D awas loh, syirik itu tipis sekali batasannya. Kyai itu bukan representasi wakil Allah di dunia. Mereka hanya memiliki 'ilmu' atau 'pengalaman' lebih tentang hal spiritualitas keislaman. Kita semua bisa kok jadi Kyai untuk alam ini karena Manusia itu adalah Wakil Allah di bumi, sebagai rahmatan lil allamin 3. Setan gak bisa ditangkap, bisanya hanya diusir, atau di kunci dimensinya. Orang tuh gak bisa lihat setan, yang dilihat adalah SETAN yang berwujud sesuai bayangan manusia. Dimensi Setan dan Manusia itu beda. :D 4. Nah ini nih seneng bener ngomentarinnya. Ustadz dan Kyai, emang bener? Belum cencu! Lihat di Blog saya tentang Kyai Pelacur. 5. Organisasi yang mana dulu. Menghakimi? Ini harus dipilah. Saya gak rela seumpama FBR mengatasnamakan umat muslim mengobrak abrik tempat orang dan mengibliskan seseorang tanpa dasar dan hukum yang jelas. Islam itu rahmatan lil alamin. Ini yang kurang dimengerti oleh umat muslim sendiri. Ini kalau dibahas mah bisa panjang...:D 6. Nah, ini juga kembali ke komunitas muslimnya. Mau gak mempermasalahkan secara hukum. Kalau saya sih mau banggetttt. :D, secara langsung tindakan barbarik dan anarki itu mencoreng fitrah islam sebagai agama yang bukan hanya buat orang muslim, tapi sebagai rahmat untuk dunia ini. Jadi yang ahli hukum mau nge-sue...saya ikut deh tanda tangan..:D |
 | yang salah ... yang bikin film/sinetron/drama setan-setanan.. ada juga ortu yang salah, nakut-nakuti anak dengan ucapan 'awas setan dsb'..anak jadi penakut... saya juga salah, suka ikut-ikutan nonton film/sinetron/drama setan-setanan...heheh |
 | anomk wrote on May 12, '06, edited on May 12, '06 Karena kita hidup di Indonesia yang Islamnya sendiri banyak aliran jadi yang ketangkep ya seperti ini nih..hehehe.
1. Frankly, AZAB memang menyeramkan. Kalau kita kaji benar di Al Quran, isinya AZAB itu sangat menyeramkan, diluar pemahaman manusia. Tapi, jangan salah, setiap kata AZAB di Al Quran, juga sebanding dengan kata NIKMAT! 2. Hehehe, yang bisa menyelamatkan dari hal hal yang ghaib adalah ALLAH semata...:D awas loh, syirik itu tipis sekali batasannya. Kyai itu bukan representasi wakil Allah di dunia. Mereka hanya memiliki 'ilmu' atau 'pengalaman' lebih tentang hal spiritualitas keislaman. Kita semua bisa kok jadi Kyai untuk alam ini karena Manusia itu adalah Wakil Allah di bumi, sebagai rahmatan lil allamin 3. Setan gak bisa ditangkap, bisanya hanya diusir, atau di kunci dimensinya. Orang tuh gak bisa lihat setan, yang dilihat adalah SETAN yang berwujud sesuai bayangan manusia. Dimensi Setan dan Manusia itu beda. :D 4. Nah ini nih seneng bener ngomentarinnya. Ustadz dan Kyai, emang bener? Belum cencu! Lihat di Blog saya tentang Kyai Pelacur. 5. Organisasi yang mana dulu. Menghakimi? Ini harus dipilah. Saya gak rela seumpama FBR mengatasnamakan umat muslim mengobrak abrik tempat orang dan mengibliskan seseorang tanpa dasar dan hukum yang jelas. Islam itu rahmatan lil alamin. Ini yang kurang dimengerti oleh umat muslim sendiri. Ini kalau dibahas mah bisa panjang...:D 6. Nah, ini juga kembali ke komunitas muslimnya. Mau gak mempermasalahkan secara hukum. Kalau saya sih mau banggetttt. :D, secara langsung tindakan barbarik dan anarki itu mencoreng fitrah islam sebagai agama yang bukan hanya buat orang muslim, tapi sebagai rahmat untuk dunia ini. Jadi yang ahli hukum mau nge-sue...saya ikut deh tanda tangan..:D  semua yg anda katakan memang betul.. tapi itu kan teori2nya.. kenyataan di lapangan kagak begitu, bung.. buka mata, dan tulis sesuatu mengenai LAPANGAN dan bukan TEORINYA saja.. |
 | anomk wrote on May 12, '06 yang salah ... yang bikin film/sinetron/drama setan-setanan.. ada juga ortu yang salah, nakut-nakuti anak dengan ucapan 'awas setan dsb'..anak jadi penakut... saya juga salah, suka ikut-ikutan nonton film/sinetron/drama setan-setanan...heheh  ..dan memasang gambar tengkorak.. |
 | setan itu mahluk. sama kayak manusia dan jin. Kalo bentuknya, ada yang berbentuk 'jin setan' dan 'manusia setan' (kata Gus Mus). jadi manusia juga banyak yang jadi setan ...
|
 | anomk wrote on May 12, '06 1. Frankly, AZAB memang menyeramkan. Kalau kita kaji benar di Al Quran, isinya AZAB itu sangat menyeramkan, diluar pemahaman manusia. Tapi, jangan salah, setiap kata AZAB di Al Quran, juga sebanding dengan kata NIKMAT!  Btw, saya juga nggak akan pernah bosen ngingetin ini: Ketika SD, kalo saya belajar rajin dan naik kelas, saya akan dibelikan sepeda.. kalo saya malas, maen terus dan hasilnya tidak naik kelas, saya akan disetrap sebulan tidak boleh main.. Lama2 saya mikir sendiri.. Kenapa kalo rajin=sepeda, malas=disetrap? Ternyata itu karena ortu ingin kita pintar dan bisa mandiri di masa depan.. dan bukan karena SEPEDA atau DISETRAP. Jadi ini tentang PINTAR dan MALAS, yang berujung pada cinta ortu kepada kita sampai mereka nggak mau kita susah.. Bukan nggak mau kita disetrap doang.. bukan ortu emang cuma mau kasih sepeda doang.. Ini semua karena ortu cinta kita.. that's all..
Nah, sekarang coba ganti kata2: ortu menjadi Allah sepeda menjadi Nikmat/Pahala/Surga disetrap menjadi Azab/Dosa/Neraka
Setelah baca tulisan saya ini, apakah anda masih mikirin SEPEDA? |
 | Tapi bay ... kalau sekarang lo diajakin ke kuburan pas malem Jumat, berani nggak ? ........
|
 | anomk wrote on May 12, '06 Jadi imho, apa yang elo ilustrasikan ini sebaiknya ditempatkan sebagai "pengertian lebih lanjut/alternatif" terhadap suatu pengertian "tingkat umum".  Jadi, mayoritas muslim Indonesia masih pada "SD" gitu? Dan masih sedikit yang udah naek ke "SMP"? Ini yg bikin gue prihatin.. Karena agama lain banyak yang sudah sampe "SMA", kalo ngeliat dr konteks pembelajaran/metode imannya.. Dan kita sebagai manusia (bukan Allah) ikut2an berteriak2 tentang Agama Rahmat Sejagad Raya.. Kenapa nggak low profile aja dulu sih?! Kalaupun memang rahmatan lil alamin, ya diem2 aja dulu sampe kita "Kuliah", baru campaign yg bener.. toh agama kita agama bungsu.. |
 | Gue jadi inget "Visualisasi Organik" Yang digambarin orang liat setan kebanyakan (dari kultur eropa maupun asia) adalah makhluk yang punya kepala,mulut,mata, tangan, badan, dsb (meskipun tidak proportional, dan estetik, atau kadang rusak atau diekstrimkan), semua ini adalah perangkat organisma , yaitu mulut untuk memasukkan materi organik makanan sebagai sumber energi organik dan bahan massa organik pertumbuhan sel organik, mata: perangkat sensor/konversi optis ke sinyal elektrokimia ke syaraf organik, kaki: alat lokomosi (penggerak perpindahan tempat) di domain massa-ruang-waktu, dsb...
jadi apa ya hantu itu mahluk organik? kalau emang ada mulutnya ya ada giginya, berarti ada pencernaan, lambung, usus, termasuk enzym, dan kelenjar getah bening... kalau ada matanya, ya ada retina, axon, synapse, sampai ke otak neo-kortex, kalau ada kaki, tangan berati ada tulang, otot, tendon, sendi, termasuk proses asam laktat, termasuk bisa kena asam urat atau rematik dong?
boleh jadi "lihat hantu" ini konstruksi visual,proyeksi simbol simbol dalam database sejarah pengalaman dan kenangan serta psyche si pelihat saja
mosok ga ada hantu berbentuk flashdisk? (tapi berapa Gigabytes ya? pake MP3 player ga?)
|
 | mungkin krn emang udah terlanjur percaya ama legenda jumat kliwon-nya org jawa, bay? |
 | kalo menurut saya lebih kental nuansa kejawennya, eh maksudnya budaya jawanya, kaya misalnya (malam) jumat kliwon, selasa legi, atau apalah... |
 | kalo kata the cure " friday im in love" , kalo kt bagus netral" friday im in hell". tapi kang bayu,buat saya,malam2 apapun baik utk ibadah. jgn sampai kita ibadah di malam yg baik sajah.. |
| |