One of my annoying habit is the love to criticize, termasuk untuk hal-hal yang nggak terlalu penting... Mungkin sang isteri dah terbiasa sekarang menghadapi kebiasaan memusingkan suaminya ini, tapi kalian belum kan? So start deal with it! =P
Tergelitik liat iklan salahsatu merk minuman energi*, yang settingnya melibatkan wanita menyebrangi jalan, truk berlari kencang tanpa mengetahui keberadaan si wanita, serta dua pria mengawasi keadaan lingkungan (siskamling?) dari atap. Ketika kemudian si wanita terjebak di tengah jalan karena hak sepatunya nyangkut di drainase jalan, truk trailer telah tiba ke tikungan dan berbelok dengan kencang kearah wanita yang sedang terjebak di tengah jalan. Terlihat raut kaget dari si supir truk. Apakah si wanita akan tertabrak?
Tentunya tidak, karena salahsatu dari dua pria yang siskamling tersebut lantas menuruni gedung dengan melompat sana-sini dan dengan gerakan akrobatik tangkas lantas menyelamatkan si wanita, tepat sebelum tertabrak truk. Pria satunya lagi juga berusaha menyelamatkan, tapi digambarkan turun lewat tangga.
Selain dari performance pria penyelamatnya yang jelas-jelas terilhami dari film
Yamakasi, ada satu pertanyaan besar yang mengganggu:
"Dimanakah setting dari tempat kejadian?"
- Soalnya jika dibilang ditengah kota, maka hal yang absurd adalah kenapa koq bisa ada truk besar berlari kencang disana? Di siang hari? Yang mana notabene, truk ukuran sedang saja dilarang masuk daerah kota pada waktu-waktu tersebut?
- Jika di daerah pelabuhan, apa yang si wanita lakukan di daerah garang berdandan sedemikian rupa? Dengan busana yang cukup riskan dan high-heels yang nggak praktis? Atau...
- Di tengah kota, dan para pria agen siskamling ini memang sedang memburu truk siluman yang beberapa waktu terakhir ini sering melakukan tabrak lari hewan peliharaan di lingkungan mereka?
- Di pelabuhan, dimana pengemudi truk kebelet pipis dan berusaha sekuat tenaga untuk cepat-cepat sampai ke jamban umum, dimana si wanita cantik baru habis numpang pipis setelah turun dari yacht milik James Bond.
Yah tentu sah-sah aja kalau mau bikin si wanitanya nyaris ketabrak kapal selem juga, toh ini cuma iklan. Namun kalau diibaratkan berada di daerah kota, kenapa nggak nyari object of menace yang lain? Misalnya:
- Truk Gegana atau Pemadam Kebakaran
- Geng kendaraan bermotor yang memang biang kerusuhan
- Kebut-kebutan antara tukang ojek kembali ke pool di pengkolan
- Automan, yang belok mobil bisa 90 derajat tanpa perlu tancep rem
Trus setelah si wanita selamat, kalau object of menace nya jahat, buat aja ending yang lucu... nabrak tong sampah keq, nyerempet bencong keq, beres sekaligus menghibur. (bay)
*four letters, start with M end with 0 (zero)