Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Posted by Bayu on Feb 16, '08 12:42 PM for everyone
Berawal dari baca tulisannya kang Tian soal nemu obat murah yang harganya cuma seribu rupiah (Rp. 1.000,00), beberapa hari kemudian di Alfa Mart Sentiong gw nemuin juga obat yang sama. Lengkap dengan poster bergambar pak Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, mempromosikan obat-obatan murah yang dinamai "Indo Obat Serbu" ini.

Kebetulan lagi nyari obat flu, ya sekalian aja gw beli tu obat murah keluaran IndoFarma (BUMN) ini. Program obat murah ini, diluncurkan oleh DepKes RI dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat miskin memperoleh pengobatan dengan harga murah. Untuk saat ini variasinya masih sangat terbatas; obat flu, obat flu& batuk, obat asma, serta beberapa obat tablet lainnya untuk masalah kesehatan yang umum. Satu kemasan Rp. 1.000,00 umumnya berisi enam butir tablet.

Gimana dengan kualitasnya? Kalau diperhatikan bagian belakang obat dimana terdapat informasi kandungan obat, maka jenis dan komposisi muatannya tidak jauh berbeda dengan obat komersil yang beredar di pasaran. Secara teoritis, ini berarti obat murah ini sama baiknya dengan obat lainnya yang dijual lebih mahal. Program ini sendiri, masih dijalankan secara bertahap dahulu, dengan salahsatu tujuan utamanya adalah menyediakan obat antibiotik murah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Dari segi produksi, hingga saat ini baru terwujud sekitar sepuluh jenis obat murah, dari duapuluh jenis yang direncanakan.

Another great move dari ibu Menkes kita, Siti Fadilah Supari. Setelah terlebih dahulu me-restruktur sistem penanganan Askeskin, lalu menodong WHO untuk melepas informasi virus H5N1, dan sekarang program obat murah ini. Kami tunggu gebrakan berikutnya bu.

Saat melakukan pembayaran di kasir, ternyata harganyapun tidak mengalami perubahan, tetep Rp. 1.000,00 saja. Wah, berarti kontrol harga dari pemerintah masih bagus, semoga demikian juga halnya dengan di daerah. (bay)



42 CommentsChronological   Reverse   Threaded
senowahyu wrote on Feb 16, '08
paragraf terakhir tulisannya 1jt mas...^_^
irfanlisa wrote on Feb 16, '08
Another great move dari ibu Menkes kita, Siti Fadilah Supari. Setelah terlebih dahulu me-restruktur sistem penanganan Askeskin, lalu menodong WHO untuk melepas informasi virus H5N1, dan sekarang program obat murah ini. Kami tunggu gebrakan berikutnya bu.
Sekarang askeskin bisa digunakan tidak hanya di RS Pemerintah, tapi juga di beberapa RS Swasta.....
otto13 wrote on Feb 16, '08
semoga gak ada kenakalan lagi....
delkery wrote on Feb 16, '08
Tapi jangan jadi ketagihan tiap sakit beli obat..
kangbayu wrote on Feb 16, '08
paragraf terakhir tulisannya 1jt mas...^_^
hehehe, maaf terlalu bersemangat, sudah diedit ulang
kangbayu wrote on Feb 16, '08
Sekarang askeskin bisa digunakan tidak hanya di RS Pemerintah, tapi juga di beberapa RS Swasta.....
oh ya?? syukurlah, semoga kualitas pelayanannya bisa lebih meningkat juga kalau begitu
kangbayu wrote on Feb 16, '08
otto13 said
semoga gak ada kenakalan lagi....
mungkin selama masih "anget", kalau ada rekan di daerah yang nemu penyelewengan silakan lapor!
kangbayu wrote on Feb 16, '08
delkery said
Tapi jangan jadi ketagihan tiap sakit beli obat..
hehehe, a wholle different issue tapi mau nggak mau memang terkait juga. obat murah, jangan sampai jadi penyebab sikap gampangan terhadap obat
aggiechan wrote on Feb 16, '08
mmm kapan ada di rs ku yaa,..tapi askeskin di rs ku malah di cabut tuh soalnya pembayaran tagihan askeskin sampai des 2007 belum juga dibayar
tianarief wrote on Feb 16, '08
terima kasih apresiasinya. awalnya, memang aku kaget melihat harganya yang begitu murah (obat sejenis non-generik/branded di pasaran, bisa tiga kali lipat harganya). ternyata benar, itu obat murah untuk rakyat. pemerintah rupanya menyubsidi harganya. salut! :)
brotherihda wrote on Feb 16, '08
salut!
salut!
wah coba pendidikan kita juga disubsidi gitu..
biaya kuliah bener-2 menakutkan...
hihihihi....

*nada kuntilanak... :D *
kangbayu wrote on Feb 16, '08
salut!
salut!
wah coba pendidikan kita juga disubsidi gitu..
biaya kuliah bener-2 menakutkan...
hihihihi....

*nada kuntilanak... :D *
Sebenernya bisa... apalagi kalo kerjasama dengan Pemda.

Mendiknas, apa kabar?!
kangbayu wrote on Feb 16, '08
mmm kapan ada di rs ku yaa,..tapi askeskin di rs ku malah di cabut tuh soalnya pembayaran tagihan askeskin sampai des 2007 belum juga dibayar
mentok dimananya gie? des 2007 bukannya masih sama PT Askes?
kangbayu wrote on Feb 16, '08
terima kasih apresiasinya. awalnya, memang aku kaget melihat harganya yang begitu murah (obat sejenis non-generik/branded di pasaran, bisa tiga kali lipat harganya). ternyata benar, itu obat murah untuk rakyat. pemerintah rupanya menyubsidi harganya. salut! :)
sama-sama kang, yang bermangfaat kan harus didukung =)
udintpi wrote on Feb 16, '08
setelah obat, kapan ya buku murah?
kangbayu wrote on Feb 16, '08
udintpi said
setelah obat, kapan ya buku murah?
udah, download. hehehehehe
myshant wrote on Feb 17, '08
ternyata itu obat subsidi pemerintah ya ...aku baru tahu lho...
waktu pertama liat iklannya di tipi, aku sama mas alan langsung komen "masa' iya obat seribuan bisa nyembuhin berbagai penyakit, paling ingredientnya gak jelas tuh"
hihihi ...udah curiga yg enggak2, blum tahu kalo' pembuatannya disubsidi pemerintah, brati manjur kang ? udah ngebuktiin kan ?
alia wrote on Feb 17, '08
wah hebat sekali... mudah2an obatnya mujarab juga :)
kangbayu wrote on Feb 17, '08, edited on Feb 17, '08
myshant said
brati manjur kang ? udah ngebuktiin kan ?
Setelah banyak baca soal sepak-terjang perusahaan farmasi di dunia internasional, apalagi setelah liat film "Constant Gardener" dan nonton film dokumenternya Michael Moore "Sicko", gw lebih prefer nyari obat generic aja deh shant, toh basically ingredientsnya sama dengan obat2 komersil yang iklannya bejibun dan markup harganya gila2an itu

Rantin - obat maag, dijual sampe beberapa belas ribu rupiah per-strip nya, sedangkan Ranitidin (generic), dijual cuma tiga ribu rupiah per-strip nya. Mungkin ada elemen obat yang ilang, tapi kandungan utamanya idem koq. Dan so far, efeknya ke penyakit sama persis koq, sembuh.

Si obat serebu rupiah ini juga dah gw cobain, apalagi dah liat komposisi utamanya Paracetamol (idem with Neozep, Decolgen, Panadol, cs.) berarti kemampuannya comparably sama bagusnya. Sembuh? Alhamdulillah.
kangbayu wrote on Feb 17, '08
alia said
wah hebat sekali... mudah2an obatnya mujarab juga :)
Kalau nurut spec sih harusnya sama-sama mujarab koq Alia. Kecuali kalo daftar ingredients tidak mencerminkan komposisi asli si obat.
myshant wrote on Feb 17, '08
OOT : tadi liat michael moore di oprah, ngomongin tentang sicko
aih, punya asuransi gak menjamin pelayanan kesehatan bakalan mulus ya ?
brati udah bener tuh doa harianku "mudah2an kami sekeluarga diberi kesehatan" :)
meskipun selama ini klaim pengobatan di kantor suwami gak masalah siy ..:)
kangbayu wrote on Feb 17, '08
myshant said
OOT : tadi liat michael moore di oprah, ngomongin tentang sicko
aih, punya asuransi gak menjamin pelayanan kesehatan bakalan mulus ya ?
brati udah bener tuh doa harianku "mudah2an kami sekeluarga diberi kesehatan" :)
meskipun selama ini klaim pengobatan di kantor suwami gak masalah siy ..:)
liat filmnya deh shant, bikin terenyuh... masa layanan kesehatan di Cuba masih lebih bagus daripada di AS? (apalagi dibanding Indonesia)
cambai wrote on Feb 17, '08
mudah2an program obat murah ini bisa mengantisipasi obat palsu yang kang.. ? soalnya kan kalau harga murah gini..masyarakat pilih yang murah..dan tukang palsunya bakalan rugi kalau mau malsuin...

TFS ya.. baru tau nih... ^_^
fabee wrote on Feb 17, '08
Hmmm ...

Mudah-mudahan gak jadi bikin pemerintah males memperbaiki kualitas layanan puskesmas dan dokter yah. Mudah-mudahan jangan jadi "Udeeeeh, kita kasih obat murah aja. Biar jadi dokter masing-masing!".

Huehehehe ...
kangbayu wrote on Feb 17, '08
cambai said
mudah2an program obat murah ini bisa mengantisipasi obat palsu yang kang.. ? soalnya kan kalau harga murah gini..masyarakat pilih yang murah..dan tukang palsunya bakalan rugi kalau mau malsuin...

TFS ya.. baru tau nih... ^_^
betul dian, itu salahsatunya. mestinya obat murah sih lebih unlikely buat dipalsu...
kangbayu wrote on Feb 17, '08
fabee said
Hmmm ...

Mudah-mudahan gak jadi bikin pemerintah males memperbaiki kualitas layanan puskesmas dan dokter yah. Mudah-mudahan jangan jadi "Udeeeeh, kita kasih obat murah aja. Biar jadi dokter masing-masing!".

Huehehehe ...
semoga demikian fab

anyway, ada diantara kalian yang dah pernah berobat ke puskesmas? =)
dyru wrote on Feb 17, '08
semoga dengan murahnya obat ini, terhindar dari pemalsuan...
indocalita wrote on Feb 17, '08
ada info obat apa aja yg disubsidi sbg obat murah Kang.....?

*maklum....agak penyakitan..huehehe
kangbayu wrote on Feb 17, '08
ada info obat apa aja yg disubsidi sbg obat murah Kang.....?

*maklum....agak penyakitan..huehehe
sejauh ini yang saya tau cuma terbatas, mungkin kalo di-click link di artikelnya ada info lebih komplit tuh
indocalita wrote on Feb 17, '08
sejauh ini baru dapat info ada 10 jenis......nti aq utek2 lagi d.... :)
ailtje wrote on Feb 17, '08
niat baik pemerintah untuk pro pada rakyat miskin patut dihargai.
seeselvy wrote on Feb 17, '08
good news... semoga bertahan tanpa campur tangan kejahatan
srhida wrote on Feb 18, '08, edited on Feb 18, '08
Bayu... aku sueneng buanget baca artikel ini.. stelah jungkir balik blusak blusuk kampanye penggunaan obat secara rasional di kalangan ibu2, baik tingkat propinsi, kabupaten, maupun tingkat kecamatan dan ibu2 arisan..

FYI, komponen yang membuat obat menjadi mahal, malah tidak terkait dengan kasiat obat yaitu, untuk iklan dan pemasaran, biaya kemasan yang terlalu "mewah & flashy" dan jejaring distribusi. Obat generik (dan program obat murah)menjadi murah karena memangkas biaya2 itu, oleh karena itu dapat dimaklumi jika kemasannya tidak menarik.

Namun, seperti yang sudah Bayu lakukan, yang dapat dilakukan oleh konsumen adalah membandingkan kandungan/isi obat antara obat - obat yang semacam.

Ikutan promosi penggunaan obat secara rasional yukk
kangbayu wrote on Feb 18, '08
srhida said

Namun, seperti yang sudah Bayu lakukan, yang dapat dilakukan oleh konsumen adalah membandingkan kandungan/isi obat antara obat - obat yang semacam.

Ikutan promosi penggunaan obat secara rasional yukk
memang sulit sih untuk menembus pasar nasional kalau nggak pake iklan, tapi semoga aja dengan nulis2 dan nyebar2in info seperti ini bisa sedikit menolong

ikutan promosi POSR caranya gimana mbak?
kangbayu wrote on Feb 18, '08
ailtje said
niat baik pemerintah untuk pro pada rakyat miskin patut dihargai.
salahsatu caranya nolong, adalah kita ikutan make juga! soalnya kalau nggak salah baca, menurut artikel yang gw link itu, kalaupun pabriknya dipatok sama pemerintah harus bertahan dengan profit-margin kecil, maka kita bantuin aja gedein volume penjualannya =)
kangbayu wrote on Feb 18, '08
sejauh ini baru dapat info ada 10 jenis......nti aq utek2 lagi d.... :)
semoga nggak usah dikonsumsi semuanya ya, cukup dua atau tiga macem aja =)
agustam wrote on Feb 18, '08
andai saja semua obat kaya gitu harganya..
*miris*
dwasana wrote on Feb 18, '08
Wah.. mudah2an jaringan distribusinya bagus ya, supaya yg di daerah2 juga dapet (daerah timur terutama) secara kualitas hidup/kesehatan kan lebih rendah nih.. trus harganya juga jangan makin ke timur makin naik.. bilang Kang ma pemerintah..
srhida wrote on Feb 18, '08
ikutan promosi POSR caranya gimana mbak?
salah satunya tentu saja, dengan tulisan seperti ini, tulisan - tulisan tentang ajakan kepada konsumen obat agar kritis terhadap iklan obat, tidak terpaku kepada harga (obat murah tidak manjur) atau pengiklan (obat pusingnya dede yusuf), atau fanatik terhadap salah satu merek obat, padahal isinya sama dengan obat yang lain (pokoknya procold! gak mau yang lain, meskipun isinya sama)

mm.. teman - teman di jogja, kami, mengembangkan instrumen untuk diskusi bagi ibu - ibu dan kelompok masyarakat lain, untuk mengenalkan konsep POSR ini.. I'll post it soon
kangbayu wrote on Feb 19, '08
agustam said
andai saja semua obat kaya gitu harganya..
*miris*
kalo perlu, gratis!
ibheotten wrote on Feb 21, '08
Aku juga pernah liat, pas pertama liat sempet kaget bgt!!
tp bagus juga sih...jd sangat nolong bagi masyarakat yg kurang mampu.
mudah2an bisa berlangsung seterusnya, tau sndirikan...biasanya cuma gebrakan awal aja, seterusnya jd ga jelas n menghilang bgitu aja..
kangbayu wrote on Feb 21, '08
mudah2an bisa berlangsung seterusnya, tau sndirikan...biasanya cuma gebrakan awal aja, seterusnya jd ga jelas n menghilang bgitu aja..
tepat sekali, biasanya gebrakan awal aja yang heboh. mungkin kalau kita bantu sebar-luaskan, lebih banyak masyarakat yang tau, jadi sekaligus pemerintah bisa liat kalau program ini actually bermanfaat?
Add a Comment
   

Bayu

Visit my other websites:

View Bayu Amus's profile on LinkedIn

Good UXD Blog

Epicurina - Epicurean Indonesia

BETA-UFO Indonesia (UFO)

Ufosiana - Serba-serbi Ufologi di Indonesia

Bajamus Domain

» Portfolio (Career)
» Flickr (Photos)
» Complete list...



multiply