Bayu's posts with tag: [combreak]
Posted by Bayu on Jun 6, '08 11:13 AM for everyone Alkisah seorang eksekutif muda keluar dari hotel (Nikko) dan menyetop taksi. Setelah diberitahu untuk menuju airport, supir taksi yang berpenampilan ala speed-racer pun mulai beraksi. Dengan taksi kuningnya ia kemudian berkelit gesit diantara kendaraan, mengambil jalanpintas, ngebut dengan kecepatan tinggi, dan puncaknya... penggunaan NOS untuk meningkatkan kecepatan! Lalu merekapun akhirnya tiba di tempat tujuan...
Yang sayangnya bukan airport melainkan Stasiun Kota! Si penumpang pun marah dan berujar "LOH? INI BUKAN AIRPORT!!!".
Kemudian muncullah seorang wanita (cantik, no surprise) membacakan tagline "Yang cepat dan bisa diandalkan? Speedy!"
Selesai
Oke, dibahas...pertama, image dari iklan yang baru saja muncul adalah: cepat belum berarti tepat sasaran (cmiiw). Kalau memang ini tujuan visualnya, sayangnya, dalam kasus ISP manapun afaik belum pernah terjadi browsing ke Yahoo tapi nyampe ke Google. Atau ngebuka MP nya kangbayu malah nyampe ke fortheblossom. Adapun masalah yang paling sering terjadi adalah kecepatan koneksi yang lambat, atau tidak stabil, bukan salah tujuan.
Come to think of it, kenapa nggak dua masalah terakhir itu aja yang diangkat? Lepas dari kadang tersendat juganya Speedy -- seperti yang dialami kantor gw kemaren nyaris setengah hari penuh -- dua topik itu lebih kontekstual dan sesuai tagline yang dipake Speedy: "cepat dan bisa diandalkan"
visualisasinya? gangguan terhadap proses yang harusnya berjalan normal, misalnya:
+ Pas si taksi ngebut abis, begitu sopir neken tombol buat NOS, si mobil dan supir jadi freeze! Penumpang pun kebingungan lalu coba neken2 tombol ini-itu seakan di hadapan dia ada touch screen raksasa, atau tampilin pop-up screen dengan tulisan "Retry? Yes or No", atau lingkungan sekitar taksi dari setting kota dibuat jadi mengalami BSOD (blue screen of death) khas Windows yang nge-hang -- Tanda dari koneksi yang ketika dibawa cepet malah error.
+ Buat si taksi dan supirnya yang berpenampilan racer (termasuk penumpangnya) awalnya melaju kencang... tapi tiba-tiba kendaraannya berubah jadi bajaj! Belum habis keterkejutan penumpang, lalu kendaraan berubah jadi taksi keren lagi... tapi tiba-tiba kembali berubah, kali ini jadi delman! Dan si penumpang bengong sementara si supir cuma bisa cengengesan dan minta maaf... -- Tanda dari koneksi nggak stabil.
+ Bikin taksinya dari awal nggak bisa maju cepet, karena ternyata si supir bukannya nginjek pedal gas tapi malah ngeboseh pedal sepedah! Mobil pun melaju lambat. Waktu penumpang marah dan nanya apa yang terjadi, soalnya bodi sedan tapi koq mesinnya sistem boseh (kayuh)? Si sopir jawab "ah sama aja boss, nanti juga nyampe" -- Tanda dari koneksi sok cepet padahal kulit doang
+ Atau buat si taksinya ngelaju secepet kilat, tapi dikit-dikit harus masuk bengkel buat benerin ini-itu, ganti ini-itu, servis ini-itu. Waktu penumpang bingun, si supir jawab "biasaaa, maintenance rutin pak" kata si supir... dan si penumpang pun tidak nyampe2 ke tujuan -- Tanda koneksi bermasalah dan down melulu
(bay)
Posted by Bayu on Jun 3, '08 3:25 AM for everyone Alkisah tiga orang sahabat sedang menunggu bis di suatu halte. Seorang diantara mereka melihat sampah berserakan lantas langsung turun tangan mengambili sampah tersebut membersihkan halte. Melihat hal ini temannya yang lain protes, karena dianggapnya jorok. Temannya balik menjawab kalau ia cinta kebersihan. Tapi temen yang protes tetep beranggapan bahwa menurutnya mendingan tunggu dibersihin sama tukang sampah aja. Temennya yang pertama tadi balik nyahut "Cita tidak dapat menunggu". (Cieeehhh...)
Sampe sini keren, punch-line nya kena...
Kemudian temen yang nggak ikutan debat cuma geleng-geleng kepala lalu pergi ke tukang teh botol dan membawakan mereka semua Teh Botol Sosro. Minumlah mereka dan tenanglah mereka bertiga disertai tagline dari Sosro. End of story? Nggak, karena setelahnya mereka kembali ribut..!
Padahal kalau berenti sampe di keadaan tenang, pesan bahwa Teh Botol Sosro itu menenangkan, akan jauh lebih ketangkep penonton. Soalnya dengan kembali berdebatnya mereka mengenai harus ngambilin sampah langsung atau nggak, seakan-akan menggambarkan bahwa si produk ini ditawarkan sebagai solusi pembuat dingin suasana.... dan ternyata gak ngaruh / nggak ngaruh lama2.
Versi lainnya debat kusir antara dua orang temen sekolah perihal klasifikasi Burung Unta sebagai unggas atau bukan. Yang satu ngotot kalau burung itu unggas tapi unta bukan. Satunya lagi keukeuh kalau Burung Unta itu unggas.
Kalau yang pertama tadi topiknya up to date mengenai lingkungan, maka yang satu ini rada menggemaskan, kecuali kalau emang kesan lolot itu yang mau diangkat -- tapi inipun tetep ngejomplang dibandingin tema yang pertama... dan setelah minum sosro mereka kembali ribut. (bay)
Posted by Bayu on Apr 27, '08 8:00 AM for everyone Sebenernya gw seringkali speechless nyaksiin aneka ragam iklan produk kopi di TV Indonesia. Karena minuman ini termasuk raja-nya beverages Indonesia, dan digemari aneka kalangan masyarakat dari mulai tukang parkir sampe boss nya boss, maka tiada hari lepas dari kehadiran iklan kopi di TV. Sayangnya, entah karena dana yang pas-pasan, atau target pasar utamanya dianggap menengah kebawah, seringkali iklan kopi ini muncul rada absurd; misalnya terlalu berlebihan dalam menggambarkan kualitas, atau mengasosiasikan diri dengan kegiatan yang tidak benar.
Misalnya iklan Kopi ABC Plus ini, dalam dua versinya. Versi pertama: Sepasang suami isteri sedang duduk di meja makan dan si isteri protes mengenai suaminya yang tidak mau makan masakan yang sudah ia siapkan dengan susah payah. Hasilnya? Si suami disiram kopi oleh si isteri sampai terjungkal jatuh dari kursi!
Versi kedua: Masih dalam setting sama, namun tanpa percakapan. Tiba-tiba si isteri meraih cangkir kopi, dan si suami dengan tergesa-gesa meloncat dari kursi menyelamatkan diri! Si isteri tersenyum sinis dan mengambil kopi untuk diminum.
Mungkin asosiasi awalnya adalah kearah "strong", tapi koq yang muncul malah mengaitkan diri dengan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga)? (bay)
Posted by Bayu on Apr 26, '08 8:23 AM for everyone Alkisah di sebuah Sekolah Dasar (ingat, Sekolah Dasar, dengan anak-anak mungil, lucu, kesayangan hati orang tuanya), ibu guru udang sedang mengabsen kehadiran anak-anak didiknya satu persatu, yang sesuai tema ceritanya, adalah juga udang (iya, iklan ini mengambil setting negara antah-berantah dimana udang-udang kecil bersekolah layaknya manusia)
(barangkali di dunia tersebut, anak didik yang lambat menangkap pelajaran dinamakan "otak orang")
Selayaknya anak-anak Sekolah Dasar yang gemar bermain, maka acara absen inipun tak lepas dari canda gurau antar satu teman dan teman lainnya. Eniwei, setelah satu persatu nama anak didiknya dipanggil; ebi katsu, ebi fried, dll., tibalah gilirannya pada satu anak udang diabsen, namanya Ebi Soshu. Setelah beberapa kali dipanggil tidak menjawab, dan teman-temannya celingukan mencari temannya tesebut, akhirnya ketahuanlah ada dimana si anak Sekolah Dasar tersebut berada.
Si kecil Ebi Soshu ternyata sudah jadi menu baru di Hoka-Hoka Bento! Digoreng tepung dan dimakan dengan tiga macam saus!
Anda tega makannya? =) (bay)
Posted by Bayu on Mar 18, '08 7:17 AM for everyone Dua orang sahabat dikisahkan sedang melakukan perjalanan keluar kota melewati daerah perbukitan yang meliuk-liuk dengan jurang disana-sini. Waktu berenti di toko, salahseorang mereka sempet beli minuman buat nemenin jalan dan temennya yang nyopir inipun dibagi.
Si temen yang nyupir inipun lantas berterimakasih sama temennya dah ngebagi Coca-Colanya. Temennya menampik, lha yang elo minum tuh bukan Coca-Cola broer. Si supir balik nanya dengan heran, koq bisa? Soalnya rasanya mirip banget Coca-Cola. Dijawab ama temennya"
"It tastes like Coca-Cola but it has zero sugar"
Denger jawaban begini si supir kaget
"What? Zero sugar? No way!"
...dan mengalihkan perhatian dari jalan sehingga mobil pun masuk jurang!
Didasar jurang, dalam keadaan terbalik, si temen akhirnya bilang kalau itu emang Coca-Cola dan dijawab dengan sebal oleh temannya yang nyupir tadi.
Pengenalan fitur "zero sugar but still tastes like original Cola" nya sih dah kena. Cuma yang rada bikin gw bingung... Emang pemuda-pemuda jaman sekarang segitu concern nya sama kandungan gula? Secara yang ditampilkan adalah dua pemuda biasa yang (walaupun bule) adalah pemuda yang bisa ditemui sehari-hari sebagai ordinary guys, yang lazimnya setau gw gak gitu peduli sama fitur beginian. Contohnya aja, rata-rata temen gw kalo disuruh milih antara Coke klasik dengan Diet Coke aja pasti milih yang klasik karena pertimbangan utamanya bukan health-concern tapi flavour-concern. Beda kasusnya kalau yang heran tersebut adalah mereka yang diet-ers, body-buildingers, atau specialized community lainnya.
Makanya walaupun iklannya ini asik-asik aja, tapi konsep dasarnya malah ngga kena menurut gw... terhadap dunia yang gw kenal, setidaknya. (bay)
Posted by Bayu on Mar 18, '08 7:04 AM for everyone Waktu ngeliat pertama kali, iklan ini nggak terlalu spesial karena memuat elemen yang lazim terdapat dalam suatu iklan produk kecantikan; wanita cantik, setting perkotaan, dan adegan cuci muka pake air yang nyiprat. Namun setelah ditonton lebih serius, ternyata iklan ini memuat suatu konsep yang sebenernya catchy: Reverse Play! Alias si iklan diputer dari akhir ke awal, bukannya secara standar diputer dari awal ke akhir. Cuma sayangnya, eksekusi dari iklan ini nggak terlalu berhasil memunculkan konsep tersebut, ini karena nggak adanya adegan-adegan yang cukup mencolok untuk menampilkan keberadaan dari konsep reverse play ini. Bandingkan misalnya, dengan Madonna yang melakukan reverse play ini dengan mengibas-ngibaskan selendang dalam video Frozen, sehingga akibatnya, muncul tampilan yang surealis kala si selendang meliuk-liuk dengan mengabaikan hukum aerodinamika dan fisika. Konsep sama pernah dipakai juga di video musiknya RHCP, sehingga Flea (gitaris) berhasil menampilkan gerakan-gerakan tarian yang aneh, tapi menarik. Mungkin karena segmen pasarnya adalah kaum wanita yang lebih menyukai kelembutan dibanding sensasi visual? Gw bilang sih masih tetep bisa diupayakan dalam batas-batas yang kompromistis koq... tapi tetep menunjukkan keunikan dari konsep ini. Misalnya? Letusan confetti keq, atau glitters yang jatuh vertikal, atau apapun yang lebih dengan jelas nunjukin soal gravity/physic/aerodynamic law violationnya... Soalnya sayang aja konsepnya dah unik, tapi eksekusinya kurang nendang. (bay)
Posted by Bayu on Mar 18, '08 6:42 AM for everyone Seger sih liat yang manis-manis di iklan TV, seperti halnya di iklan Ponds yang satu ini. Dibawakan dengan gaya confession / pengakuan / sharing, seorang remaja wanita (keliatannya sih usia ABG) menceritakan mengenai pengalaman mengesalkan yang dialaminya kala harus berhadapan dengan jerawat yang tanpa ijin numpang menclok di bagian mukanya yang mulus tersebut. Nasibnya kemudian berubah setelah pada suatu ketika ia menemukan Ponds Anti-Bacterial di salahsatu gerai Ponds di mall, hingga akhirnya iapun terbebas dari masalah jerawat!
Yang dominan dari iklan ini, seperti lazimnya iklan jenis confession lainnya, adalah dalam hal flow suara si model iklan akibat speech editing. Karena memang banyak material yang diedit, maka kalau didengarkan seksama akan terdengar dimana-mana saja cut n' paste ini terjadi. Kadang smooth, kadang kerasa banget nggak satu lafalnya. Tapi kalau mau di-refer ke genre iklannya sendiri, yah mau gimana lagi.
Sedangkan yang lebih menonjol lagi, sebenernya suatu hal yang bikin gw curiga, jangan-jangan pemakaian produk ini bisa berakibat buruk buat kesehatan (terutama kelenturan) =), tak lain dan tak bukan karena si model iklan sepanjang shooting ini nyaris nggak menggerakkan batang lehernya barang 1 cm pun! Termasuk ketika si model menunjukkan rasa kesal!
Posturnya duduknya ini mungkin ideal menurut standar Royal Academy of Ballet, tapi secara subyektif gw suka ikutan pegel leher kalau ngeliat iklan yang satu ini. Sekaligus kagum, koq bisaaa cerita sedemikian lama dengan pose sempurna seperti itu... Makanya gw suka bercanda ma isteri, jangan-jangan si model manis ini sebenernya punya leher... yang terbuat dari beton =).
(bay)
Posted by Bayu on Feb 23, '08 11:44 PM for everyone  Ada-ada aja cara para marketing untuk jualan dengan cara yang nyeleneh. Entah darimana asal-muasalnya, mungkin berawal dari riset bahwa minyak goreng yang baik memiliki karakter yang "tipis" seperti air, maka SunCo dengan beraninya menganjurkan cara lain daripada yang lain dalam mengetes kualitas minyak gorengnya; diminum!Kecuali kalau anda nggak sengaja nelen permen karet, seperti yang isteri lakukan kala masih kecil dulu, maka sebaik apapun minyak goreng, efeknya buat badan tetaplah buruk karena memiliki kandungan lemak yang tinggi. Jadi dikala kita harus mengetes kualitas suatu minyak goreng dengan cara meminumnya, maka tubuh akan terkena penalti yang cukup berat dari si minyak. Lantas gimana kalau bukan cuma satu, tapi ada sepuluh merk yang mau dites? Kenapa nganjurin cara yang nggak sehat, kalau untuk menguji kualitas ini masih bisa dilakukan dengan cara lain yang lebih sehat? Secara EYD, mungkin yang harusnya disuarakan si iklan ini adalah lebih ke "membuktikan" kualitas, dan bukannya "mengetes" kualitas. "Membuktikan" terkait pada kegiatan verifikasi kebenaran dari suatu klaim yang dibuat (seperti minta seorang sarjana nunjukin ijazah), sedangkan "mengetes", terkait dengan kegiatan pengujian kualitas dari suatu obyek (seperti menyidang seorang mahasiswa pantas lulus atau nggak). Tadinya mau diem aja nggak ngebahas iklan ini karena serasa terlalu obvious salahnya, toh sudah jarang muncul di TV juga sebelum sempet dicela-cela. Sampai ternyata... lho koq di TV ada iklan versi barunya? Dan tetap dengan tagline yang sama pula! Ya sud... jadi ditulis juga deh... Satu fakta rada gak nyambung yang tak kalah mengejutkan, ternyata sekomplit apapun kandungan vitamin, asam omega dan tetek-bengek lainnya dari suatu minyak goreng, kala digunakan untuk menggoreng, semua manfaat tersebut akan hilang! Karena baik vitamin maupun asam omega, keduanya akan rusak ketika dipanaskan pada suhu tinggi, sedangkan suhu penggorengan dengan minyak rata-rata adalah diatas 175°C. Ini sama kasusnya dengan klaim produk-produk kecantikan kulit dengan kandungan Vitamin E sebagai bermanfaat buat kulit, padahal Vitamin E tidak diserap oleh kulit. Memang ada beberapa jenis minyak yang dianggap baik untuk kesehatan karena kandungan vitamin dan asam omega yang tinggi, misalnya minyak biji Canola*, dan minyak Zaitun. Namun tetap saja, keduanyapun akan hilang manfaatnya kala dimasak, maka dari itu penambahan kedua jenis minyak ini (misalnya pada salad) biasanya dilakukan pada saat penghidangan (saus), bukan pemasakan. * Canola oil has been claimed to be healthy due to its low, or even zero, saturated fat and high—almost 60%—monounsaturated oil content and beneficial omega-3 fatty acids profile. The Canola Council of Canada states that it is completely safe and is the healthiest of all commonly used cooking oils - Wikipedia. Ngetes minyak goreng dengan meminumnya? Hmm... lebih aman baca reviewnya aja deh =). (bay)
Posted by Bayu on Jan 19, '08 1:07 PM for everyone Ceritanya ada seorang pengendara motor bebek sedang kalem boncengan dengan isterinya. Mendadak, entah gimana atau kenapa, muncul pengendara motor-motor disebelahnya yang melihat dengan pandangan menantang dan merekapun menyalip tokoh protagonis kita ini dengan berang.
Ketika mereka semua tiba di lampu merah, seorang pengendara motor bertampang garang yang tadi mencibir tokoh protagonis kita ini meraung-raungkan suara motornya sekaligus menunjukkan raut muka menantang. Si isteri terlihat kesal dan memberi isyarat pada suaminya untuk "memberi pelajaran". Si suami pun mengangguk mantap.
Red light, Yellow light, Green light, Go! Karena motor bebek yang dipakai tokoh protagonis ini menggunakan kopling manual, maka dalam hitungan persepuluhan detik saja, dengan akselerasi yang mencengangkan, jagoan kita sudah melesat jauh didepan para pesaingnya, bahkan sebelum mereka sempat start. Dan si isteri pun mencibir dengan bangga. End of story.
Dari segi eksekusi iklannya sendiri, alasan buat balapannya kurang kuat. Ngapain pengendara motor lain pada sebel sama si tokoh jagoan? Dan alih-alih nantang si jagoan untuk adu balap, tapi malah melototin isteri si tokoh jagoan?
Sedangkan kalau ditinjau dari sisi strategi visualisasi produk, malah ada masalah lebih serius. Kenapa malah nganjurin buat emosional dan adu balapan di jalan raya?
Kebetulan gw punya contoh pribadi. Adek sepupu gw walau pake motor bebek kopling otomatis, pernah melakukan hal serupa seperti dicontohkan iklan ini; melesat maju saat lampu hijau menyala, seakan sedang adu cepat start saat balapan di track. Maklum, darah muda. Hasilnya? Doi ketabrak mobil dari arah sebelah yang nyosor barisan karena merasa traffic light dari arah dia masih baru aja merah. Akibatnya? Sepupu gw mental sampe sepuluh meter-an, dan berujung dengan tulang kakinya harus ditanem pin metal buat bantu nyembuhin patahnya. Pincang berbulan-bulan.
Masalahnya, apa yang terjadi pada sepupu gw itu bukan kejadian unik apalagi langka. Gw yakin banyak kasus kecelakaan yang terjadi akibat pengendara motor yang emosional dan kurang berpikir panjang, celaka karena kebut-kebutan di jalan raya, atau karena curi start. Secara ini Indonesia gitu lho! Ngapain sih suatu iklan malah nganjurin hal yang nggak bener? Nggak ada visualisasi lain yang lebih mendidik dan pintar? Atau memang produk yang diluncurkan ini ditujukan semata-mata supaya menang adu sprint? Kenapa visualisasinya nggak di racing track aja sekalian? Supaya target pasarnya jelas para bebek racing team, bukan regular motorcyclist yang sehari2nya harus bergelut justru dengan kemacetan jalan dan isyu keselamatan berkendaraan di jalan raya, bukan adu balap. Atau kinerja motor memang cuma bisa diukur dari seberapa kencengnya bisa ngebut? (bay)
Posted by Bayu on Jan 13, '08 5:36 AM for everyone  Entah gimana ceritanya, tapi mendadak antara dua merk deterjen kondang ini terjadi adu banyak-banyakan tangan. Farhan dengan Surf nya lebih dulu dan lebih giat mengkampanyekan slogan "kekuatan 12 tangan" untuk produk baru Surf. Sedangkan tak lama kemudian, tiba-tiba Attack muncul dengan slogan yang hampir sama tapi kalah jumlah; "kekuatan 10 tangan" untuk produk terbaru mereka. Sudah jelas 10 tangan kalah jumlah dibanding 12 tangan. Kalau demikian, kenapa Attack yang muncul belakangan malah memilih jumlah tangan yang lebih sedikit dibanding pesaingnya? Alih-alih nge-book slogan "kekuatan 14 tangan" tapi malahan milih "kekuatan 10 tangan"? Apa sebenernya Attack yang muncul duluan dengan ide ini tapi kalah cepat dalam eksekusi dibandingkan Surf? Salahsatu contoh industrial espionage? =) (bay)
Posted by Bayu on Jan 13, '08 1:47 AM for everyone Alkisah sekelompok teman sedang bermain sepak-bola di jalanan yang sepi. Mendadak bola mencelat jauh dan seorang dari mereka bergegas mengejar bola... Lama tak berjumpa. eh. lama berselang, si teman nggak kembali-kembali juga jadi temen2nya pun kompakan nyusul.
Ternyata...
Si pengejar bola terlihat sedang error mematung didepan taman kecil. Waktu ditanya kenapa? Dengan lirih ia meringis (nyaris menangis) dan berujar "ittuuuuu..." sambil menunjuk bola yang ternyata berada rada ketengah taman kecil dengan larangan jelas "Dilarang Menginjak Rumput".
DUH!
Selain dari posisi bola yang sangat dekat dengan sisi taman (bad and unconvincing visualization on how hard it is to get to the ball), pada kenyataannya komunitas pemain bola jalanan lazimnya nggakan terlalu perduli dengan aturan. apalagi aturan yang cetek semacem ini. After all, mereka maen juga di tempat yang nggak semestinya kan? Jadinya, iklan yang harusnya nunjukin "street smart" dengan solusi berupa menjangkau bola memakai papan larangan itu sendiri, malah muncul sebagai idiocracy (istilah keren nya bolot).
Mungkin lebih cocok kalau si temen yang error itu ditendang saja rame2 sama temennya trus ada satu orang yang bertereak "Gitu aja koq repot!" ala Gusdur sambil nginjek rumput untuk ngambil bola.
Maaf ekstrim, lagian premise ceritanya kacau: para easygoers yang lepas dan berani, ngedadak law conscious terhadap larangan yang sangat sepele.
Memang banyak sekali iklan rokok yang termasuk kategori ringan-ringan tak berbobot, dengan visualisasi kemewahan / kejantanan palsu disana-sini lalu flashing logo secara singkat -- biasanya dilakukan oleh produsen rokok merk kurang terkenal --. Cuma karena yang satu ini dikeluarkan oleh Gudang Garam, masa iya sih ikutan cari gampangnya aja? (bay)
Posted by Bayu on Dec 5, '07 11:30 PM for everyone Alkisah ada seorang gadis cantik yang dengan rambut hitam indahnya bisa membuat perubahan... tipe yang common baik buat si produk yang dibawakan (Sunsilk) maupun untuk iklan produk sejenis kan? (Shampoo) Tapi tunggu dulu..., di iklan ini perubahan yang dibawa si gadis ditampilkan lebih spektakuler dan bersifat super-power; Si gadis dengan kibasan rambutnya bisa mengubah isi pengumuman, sekaligus menghipnotis obyeknya! Jadi kala didepan kantor suatu stasion TV disebutkan "Tidak Ada Lowongan", maka dengan kekuatan super power nya, wusss! Si gadis menyibakkan rambut dan terhapuslah tulisan "tidak", sehingga pengumuman terbaca jadi "Ada Lowongan". Lantas si gadis pun masuk dan keluar dengan hasil diterima sebagai reporter TV... Atau pada kesempatan lainnya saat si gadis menemukan gaun malam cantik dengan catatan pengumuman "Tidak Dijual", maka wuss!!! Si gadis kembali mengeluarkan kekuatan super power nya untuk menghapus tulisan "Tidak", dan berujung pada pemilik toko yang mengijinkan si gadis untuk memiliki gaun tersebut. Berdasarkan kemampuannya ini, jangan-jangan si gadis adalah salahsatu tokoh yang lepas dari pengamatan Lynderman dan Sylar dari serial TV " Heroes"!  Sebenernya... sah-sah saja kalau iklan mau membuat versi lucu-lucuan, atau simbolisasi yang cenderung harafiah seperti ini... Namun apa daya, Sunsilk nggak baru sekali ini nerbitin iklan, jadinya penonton mau nggak mau akan mulai membandingkan. Dan setelah dibandingkan, maka iklan Sunsilk kali ini beda drastis dengan iklan-iklan sebelumnya yang smart dan inspiratif. Misalnya, mengenai gimana seorang gadis remaja yang ditinggal pacarnya lantas berhasil memperoleh kembali cinta si pemuda (sekaligus menuntut balas) setelah mempercantik rambutnya memakai Sunsilk -- klip disini. Atau tentang seorang presenter baru yang tadinya jadi bahan tertawaan Orangutan di bonbin, hingga akhirnya berhasil meningkatkan prestasinya setelah mempercantik rambutnya memakai Sunsilt -- klip disini. Atau iklan Sunsilk tentang wanita berjilbab yang tetap cool dan malah mengendalikan suasana ketika terjebak dalam lift bersama sekelompok anak kecil. Semuanya memuat kondisi-kondisi nyata yang sedikit saja dibuat hiperbolis, tapi dengan solusi-solusi yang charming... Sunsilk beralih haluan?
Posted by Bayu on Nov 28, '07 4:35 AM for everyone Rexona ngeluarin iklan untuk produk baru bernama "Rexona Teens". Dalam iklan ini ceritanya ada seorang remaja putri yang malu-malu saat diajak buat nari-nari sama dua temennya didepan webcam. Saat kemudian si remaja lebih berani buat berekspresi, yang terjadi berikutnya adalah seorang temennya pingsan..! Gara-gara si remaja ternyata mengidap BKA (Bau Ketek Akut). Setelah make rexona teens, baru deh si remaja bisa enjoy nari-nari bareng temen-temennya itu lagi. Case Closed. Apa yang mau gw protes? =P Cuma iringan lagunya "Tell Me What You Want" Spice Girl yang gw rasa dah rada outdated buat remaja Indonesia sini. Lima taun lalu mungkin masih masuk yah, tapi sekarang? Hmm... not so sure. But anyway, ternyata bintang iklannya menurut informasi dari MPnya Afif, adalah bintang Phillipines, Bea Candaza. Yang mana mungkin disana lagunya Spice Girl ini masih ngetop abis sampe sekarang, siapa hidung (who nose)? Tapi sebenernya yang lebih mau gw bahas sebenernya keberadaan para remaja pendamping si Bea yang jadi bintang utama disini. Kalo yang sebelah kirinya cenderung sama malu-malu, yang sebelah kanan ternyata ekspresinya idup sekali! Cuma kalo nggak sengaja diperhatiin maka pasti matanya pada selalu ngelirik ke Bea... true? =) (bay)
Posted by Bayu on Nov 22, '07 12:12 AM for everyone Soyjoy Fruit Soy Bar Alkisah, sekelompok kacang kedelai buntet di suatu supermarket berusaha mati-matian untuk menarik perhatian seorang gadis remaja dengan beragam cara; Pertama, mereka menyusun aksi akrobat ala cheerleaders dan meletuskan beberapa confetti berbahan ragi. Hasilnya: Tempe. Namun ternyata si gadis berlalu tanpa melirik sedikitpun. Keringat pun bermunculan... Kedua, mereka menyusun aksi ice skating dilanjutkan terjun indah harmonis menuju botol kaca. Hasilnya: Susu Kedelai. Tapi lagi-lagi si gadis tidak melirik sedikitpun. Keringat pun kembali bermunculan... Terakhir, mereka menggandeng aneka buah-buahan dan "turun" di lantai disco untuk dance barengan. Hasilnya: Soyjoy Snack Bar, dan si gadis pun menyambut dengan antusias! Mission accomplished! Ada beberapa hal yang menarik dari iklan ini, tapi yang dominan adalah humor gaya anime sebagai elemen utamanya. Tampang si gadis yang oriental-modern, plus penggambaran butir keringat segede gaban menambah kental nuansa ke-Jepangannya ini. Sedangkan menyaksikan bagaimana para kedelai buntet mengupayakan beragam cara buat menarik perhatian si gadis, ditingkahi iringan lagu yang juga catchy, membuat iklan ini tampil sangat menghibur. Buat gw yang berkiblat ke-Timur-Timuran at least. Ada yang punya lirik mumbling nya? (bay)
Posted by Bayu on Nov 13, '07 9:01 PM for everyone Ceritanya ada seorang adik yang sedang asik nyeduh susu coklat, ditongkrongi si kakak yang ngiler ngeliat segelas susu siap minum...
"Eh, de, ada balon udara tuh?!" Seru si kakak sambil menunjuk kearah belakang jendela si adik. "Mana kak?" Sahut si adik sambil menengok.
Hap, si kakak pun menggondol segelas susu coklat siap minum hasil sang adik tersebut.
"Yaaaah... kakak", seru si adik ketika sadar kecolongan...
Lalu si adik dengan santainya kembali membuat segelas susu coklat sambil si kakak kembali mengincar kesempatan buat maling... (hehehe)
Lalu tampak beneran ada balon udara perlahan-lahan mengudara dari jendela belakang si adik, dengan pengedaranya seorang badut... dan monyet.
"D... d... dek, dek, ada balon udara!", seru si kakak panik "Sekalian aja ada monyetnya", sahut si adik cuek "Ada monyetnya juga!!!", si kakak menimpali
Tapi si adik tetep asik dengan kegiatan menyeduh segelas susu coklat kesukaannya itu. Lantas terdengarlah suara voice over membahana...
"... siapa rela berbagi kelezatannya?" (or something alike)
Iklan pun ditutup dengan si kakak jingkrak2 berusaha meyakinkan si adik kalau diluar jendela sana beneran ada balon udara, sedangkan si adik cuek dan asik minum segelas susu coklat yang edisi sebelumnya dicuri si kakak.
Pertanyaannya: 1. Si adik nggak melepas pandangan dari gelas susu keduanya karena emang nggak rela berbagi kelezatan, atau karena khawatir tertipu lagi si kakak? Beda lho, antara nggak rela berbagi, dengan takut kecele ulang. Kalau mau ngikut ke taglinenya, maka gambaran yang lebih cocok mungkin, setelah tau dia dikibulin, si adik nggak ba-bu langsung ngambil piso dapur dan ngejar si kakak keliling ruangan. Eh tapi itu sih horror ya.
2. Dimanakah kedua kakak beradik itu berada? Yang pasti bukan lantai dasar, karena digambarkan si balon udara mengudara perlahan-lahan dari arah bawah, yang mana berarti, mempertimbangkan tinggi balon yang bisa sampai 6 meter (in real), atau 3 meter (versi boongnya), berarti mereka sedang ada di (minimal) lantai atas dari bangunan rumah dua tingkat. Sementara... rata-rata rumah tinggal menempatkan ruang makan maupun pantry mereka di lantai dasar demi alasan kemudahan food preparation... Tapi oh, mungkin mereka memang tingal di apartemen lantai ke-sekian... walau setting yang ditampilkan lebih keliatan homy (read carefully) daripada apartemeny yang cenderung padat sesak itu.
Harusnya, kalau memang settingnya ruang makan biasa, si balon nggak usah dibuat muncul perlahan dari arah bawah, tapi justru descending dari arah atas, atau melintas dari samping ke samping sambil rada naek-turun. That's more correct dan real. (bay)
Posted by Bayu on Nov 13, '07 8:41 PM for everyone "Mbak, sebenarnya ini ulangtahun ketigapuluh atau keempatpuluh?" tutur artis cantik Ira Wibowo di iklan tersebut.
Kesan pertama gw adalah bertanya-tanya... itu yang ngasi komentar ngajak perang gitu? Wong mbak Ira yang cakep dan fresh gitu dibilang looks older than she suppose to be? Sampe kemudian tersadar kalau indeed, mbak Ira usianya mungkin emang udah 40-an, secara doi dah jadi seleb sedari gw masih SMA dulu... Oh... jadi maksud ucapan yang dikutip mbak Ira tadi sebenernya compliment tooh... cuma susunannya yang rada bikin ambigue...
Yang mana menurut gw nih (catet, menurut gw), yang tepat adalah seharusnya posisi kata-katanya dituker, antara "tigapuluh" sama "empat puluh", sesuai kaidah "benar - salah"; sajikan dulu fakta baru ilusi, bukan kebalikannya.
Jadi yang benar harusnya:
"Mbak, sebenernya ini ulangtahun keempatpuluh atau ketigapuluh sih?" Karena maksudnya compliment: walaupun mbak Ira berusia 40, but she looks 30... bukan sebaliknya.
(bay)
Posted by Bayu on Jun 12, '07 2:28 AM for everyone Hush... baby hush... fly away...
Demikian secuplik lirik dari lagu yang diputar pada tayangan iklan ini.
Oke deh, memang selama penayangannya dicantumkan juga disclaimer kalau kejadian dalam iklan ini adalah rekaan semata. Tapi apa yang ditayangkan, adalah kesan yang ingin dijual bukan? Lepas dari nyata atau nggak nya.
Jadi apakah pesan iklannya, siapakah target sasarannya, kalau yang berusaha ditampilkan adalah suatu perangkat HiFi yang bisa membuat terbang bayi tidur, hingga ia melayang-layang diluar box tempat tidurnya? Kita coba telaah beberapa alternatif yang mungkin:
Alternatif 1: "Sebegitu nyamannya sampe serasa terbawa terbang?"
Hmm.. mungkin maksudnya kesini. Tapi mari kita ulas beberapa visualisasi yang justru rawan mis-interpretasi.
Pertama, dapatkah bayi mendengar dalam tidurnya? Scientist believes so... tapi kalau dikaitkan dengan Image kenyamanan buat bayi? Gw yakin si bayi akan lebih merasa nyaman dengan hal-hal yang terkait maternal comforts; disusui bunda, dibelai, diajak ngobrol, dll., bukan terbang. Jadi kalo saya sih tetep cenderung mengasosiasikan visualiasi menerbangkan bayi yang sedang tidur sebagai tanda-tanda gangguan mahluk halus, bukan image kenyamanan.
Kedua, nggak cukup sekedar diterbangkan, si bayi dibuat melayang menjauh dari box tempat tidurnya! My God! This is Indonesia! Dimana PLN masih gemar cap cip cup nentuin daerah mana yang akan mereka black-out malam itu. Apa yang terjadi kala kekuatan menerbangkan dari si HiFi mendadak hilang karena aliran listrik terputus? Sementara si bayi masih melayang-layang di udara diatas lantai keramik dalam ketinggian sekitar 1,5 meter? Hiiy... Emang target market nya siapa sih? Isterimudadengangangguanjiwatinggaldirumahisterituayangbaruberanakbayicalonpewarishartasuami?
Alternatif 2: "Mewujudkan lagu yang dinyanyikan?"
Gimana kalo lagu yang diputer adalah "Hail and Kill" nya Manowar? Apa yang terjadi pada si bayi mungil?
Tapi lepas dari si iklan yang sudah jadi ini, mungkin alternatif 2 lebih cocok dipake buat si produk. Tagline nya kearah "feels like real"or something alike, tapi untuk subyeknya pilih orang dewasa yang terus-terusan berganti kostum (dan kepribadian) secara tiba-tiba, kala lagu di HiFi berganti. Tampilannya juga bisa lebih colorful dan playful, dan tidak se-mengerikan bayi terbang. (bay)
Posted by Bayu on May 22, '07 6:26 AM for everyone Mari kita main-main lagi dengan iklan =)
Ada salahsatu iklan pelumas mesin mobil produk import, dengan tagline kurang lebih:
"Ini adalah molekul pintar, ia tahu kemana harus menuju..." dst.
Visualisasi TV lantas menggambarkan butiran-butiran oli yang katanya pintar ini, bergerombol bergerak menuju bagian piston dan melapisinya...
Sayangnya, ketika si molekul pintar (akhirnya) berhasil mencapai tujuannya, digambarkan kalau si mobil juga sudah mencapai tujuan! Dan kalau ngeliat dari cuplikan perjalanannya, maka jarak yang telah ditempuh bukanlah sekedar lima atau sepuluh kilometer, soalnya keliatannya si pemilik mobil akhirnya parkir di sebuah resort.
Yang mana gw jadi agak meragukan validity dari slogan sebelumnya tadi... soalnya oli biasa tanpa banyak embel-embel bakal langsung melapisi piston mesin supaya mobil berjalan lancar, sedangkan si molekul pintar, baru beraksi setelah mobil berjalan ber kilo-kilo meter...
Barangkali yang ada juga mobilnya bakal harus turun mesin karena seher + ring seher nya keburu rusak kepanasan tanpa pelumas pintar tersebut... Lha, instead promosi malah kontra-promosi dong? Hehehe. (bay)
Posted by Bayu on May 19, '07 2:37 AM for everyone Saat ini di TV sedang marak ditayangkan iklan dari produsen sabun kesehatan wajah mengenai "berbuat sesuatu yang bermanfaat dalam waktu enam minggu".
Visualisasinya, dikisahkan seorang biksu shaolin bolak-balik susah payah tiap hari ke kali untuk ngambil air, dan ngumpulin bambu buat membangun konstruksi misterius diatas biara. Setelah enam minggu, konstruksi kelar, dan ternyata fungsinya adalah sebagai penampung air yang dikumpulkan berminggu-minggu tadi... Hmm... good... tapi "what next"nya yang rada membingungkan...
Adalah suatu novel ideas kalo fungsi penampung air tadi adalah sebagai water reservoir sehingga bisa dipakai menyimpan cadangan air biara di saat air sulit didapat (kemarau panjang misalnya). Atau buat mengairi sawah di dataran yang lebih tinggi dari sungai. Tapi ternyata nggak demikian, air yang susah-payah berminggu-minggu ditampung tersebut ternyata sekedar digelontor... dan dialirkan kembali ke kali.
Despite si biksu dan guru yang lantas dengan gembira menari-nari diatas jembatan, dan ditayangkan informasi mengenai event dari sabun kesehatan wajah ini, jadi sebenernya maksud dari kerja susah payah selama enam minggu itu buat apa? Daur ulang air? Bikin sungai buatan supaya biara lebih fotogenic? Bikin air terjun sebagai objek wisata rakyat?
Yang paling banter tahan ngalir cuma beberapa hari doang sebelum aernya harus diisi ulang?
Hmmm... dimana letak manfaatnya? Ada yang bisa bantu menjelaskan? =P (bay)
Posted by Bayu on Apr 30, '07 2:53 AM for everyone One of my annoying habit is the love to criticize, termasuk untuk hal-hal yang nggak terlalu penting... Mungkin sang isteri dah terbiasa sekarang menghadapi kebiasaan memusingkan suaminya ini, tapi kalian belum kan? So start deal with it! =P Tergelitik liat iklan salahsatu merk minuman energi*, yang settingnya melibatkan wanita menyebrangi jalan, truk berlari kencang tanpa mengetahui keberadaan si wanita, serta dua pria mengawasi keadaan lingkungan (siskamling?) dari atap. Ketika kemudian si wanita terjebak di tengah jalan karena hak sepatunya nyangkut di drainase jalan, truk trailer telah tiba ke tikungan dan berbelok dengan kencang kearah wanita yang sedang terjebak di tengah jalan. Terlihat raut kaget dari si supir truk. Apakah si wanita akan tertabrak? Tentunya tidak, karena salahsatu dari dua pria yang siskamling tersebut lantas menuruni gedung dengan melompat sana-sini dan dengan gerakan akrobatik tangkas lantas menyelamatkan si wanita, tepat sebelum tertabrak truk. Pria satunya lagi juga berusaha menyelamatkan, tapi digambarkan turun lewat tangga. Selain dari performance pria penyelamatnya yang jelas-jelas terilhami dari film Yamakasi, ada satu pertanyaan besar yang mengganggu:
"Dimanakah setting dari tempat kejadian?" - Soalnya jika dibilang ditengah kota, maka hal yang absurd adalah kenapa koq bisa ada truk besar berlari kencang disana? Di siang hari? Yang mana notabene, truk ukuran sedang saja dilarang masuk daerah kota pada waktu-waktu tersebut?
- Jika di daerah pelabuhan, apa yang si wanita lakukan di daerah garang berdandan sedemikian rupa? Dengan busana yang cukup riskan dan high-heels yang nggak praktis? Atau...
- Di tengah kota, dan para pria agen siskamling ini memang sedang memburu truk siluman yang beberapa waktu terakhir ini sering melakukan tabrak lari hewan peliharaan di lingkungan mereka?
- Di pelabuhan, dimana pengemudi truk kebelet pipis dan berusaha sekuat tenaga untuk cepat-cepat sampai ke jamban umum, dimana si wanita cantik baru habis numpang pipis setelah turun dari yacht milik James Bond.
Yah tentu sah-sah aja kalau mau bikin si wanitanya nyaris ketabrak kapal selem juga, toh ini cuma iklan. Namun kalau diibaratkan berada di daerah kota, kenapa nggak nyari object of menace yang lain? Misalnya: - Truk Gegana atau Pemadam Kebakaran
- Geng kendaraan bermotor yang memang biang kerusuhan
- Kebut-kebutan antara tukang ojek kembali ke pool di pengkolan
- Automan, yang belok mobil bisa 90 derajat tanpa perlu tancep rem
Trus setelah si wanita selamat, kalau object of menace nya jahat, buat aja ending yang lucu... nabrak tong sampah keq, nyerempet bencong keq, beres sekaligus menghibur. (bay) *four letters, start with M end with 0 (zero)
| |