Bayu's posts with tag: animation

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag animation
Posted by Bayu on Nov 5, '07 4:38 AM for everyone
Thanks to Global TV, pagi-pagi sekarang gw punya kegiatan baru yang wajib dilakoni, nonton kartun! Setelah tersenyum simpul menyaksikan tingkah sang Avatar Aang (dibaca 'Eng), maka setelahnya dilanjutkan dengan terkagum-kagum sama Ninjitsu nya Naruto.

Sedikit catatan buat Naruto, mungkin ini pertama kalinya ada manga/anime yang nunjukin gimana Ninja mempraktekkan jurus-jurus unik mereka dengan melakukan serangkaian postur Kuji-Kiri ("Nine Cuts"). Walaupun jurusnya pasti hiperbolik (seperti halnya banyak senjata2 yang dipake mereka), tapi Kuji-Kiri itu sendiri merupakan hand gesture yang memang terdapat dalam disiplin ilmu Ninjitsu. Masing-masing posisi melambangkan suatu arti tersendiri, dan dengan pengelolaan tenaga dalam yang benar, konon, melalui Kuji-Kiri inilah para Ninja merapal jurus-jurus mistis yang membuat keberadaan mereka begitu ditakuti di masa lampau. Ngeliat ilustrasinya di Naruto, lepas dari bener nggaknya, it's just cool!

Tadinya sih suka gatel kalo cerita beranjak menjadi terlalu dramatis, bolak-balik flashback ke masa silam sehinga event at present keganggu integritasnya, juga gatel ngeliat kostumnya Naruto cs. yang jauh dari gambaran Ninja klasik gitu, tapi lama-lama cukup enjoyable juga. Apalagi saat Naruto cs keluar bakat pinternya, atau kala para Ninja yang bertarung ngeluarin jurus-jurus manipulasi yang unik dan keren, dan semuanya ditunjukin dengan cukup detail, nggak sekedar "woosh woosh" bayangan loncat kayak di film lainnya.

Trus jadi inget... bukannya gw dah pernah dapet gantungan kuncinya Hatake Kakashi waktu tuker kado di Ultah MPID di Danau UI dulu? Wahh! Pake ah! (bay)

Posted by Bayu on Jul 25, '07 4:56 PM for everyone
Category:Movies
Genre: Animation
Nonton film TV di layar kaca? Buat apa? Membosankan! Pasti anda ini bodoh sekali!

Itulah kurang lebih kata-kata Homer pada para penonton diawal film The Simpsons Movie. Segmen awal yang diisi oleh kartun sadis Itchy & Scratchy, ternyata menjadi basis bagi para pembuat film untuk "break the ice"; mencairkan situasi. Bagaimana tidak? Itchy & Scratchy yang ternyata ditonton Homer dan anak-anaknya di bioskop kala itu, pretty much menduplikasi kondisi saya, isteri, dan Eriq yang malam itu berada di bioskop untuk menonton The Simpsons Movie; serial TV di layar lebar.

Walaupun kemunculannya dadakan, hari pertama pemutaran film ini di Setiabudi 21 ternyata mendapatkan sambutan yang cukup antusias. Setengah bioskop terisi penuh, padahal kala itu adalah malam hari kerja. Isinya pun didominasi kaum kantoran dari rentang usia dewasa-muda, dan semuanya tertawa tergelak-gelak sepanjang jalannya film, bahkan sampe tepuk tangan segala!

Jalan ceritanya sendiri mengambil spirit dari tema cerita serial The Simpsons era awal; penggunaan media animasi sebagai cara penyampaian kritik terhadap gambaran kehidupan sehari-hari. Tentunya ala keluarga terkenal dari Springfield ini. Bedanya, kali ini The Simpsons tidak ragu-ragu untuk memberikan twist yang lebih nyeleneh, serta menampilkan joke yang lebih dewasa dan vulgar! Bahkan mungkin banyak joke di film ini yang ditujukan lebih kepada khalayak penonton dewasa.

Alkisah, Springfield terbawa kepada masalah lingkungan serius yang mengakibatkan kota itu berada dalam jalur kehancuran yang pasti, dan hal ini diakibatkan oleh Homer. Ketika tiba saatnya untuk menyelamatkan Springfield dari rencana keji Direktur EPA, yang dengan cerdiknya mampu mengontrol tindakan presiden Schwarzenegger, maka keluarga The Simpsons pun merasa adalah kewajiban mereka untuk menyelamatkan tempat tinggal mereka itu. Semua, kecuali Homer. Hal ini mengakibatkan retaknya ikatan keluarga Simpsons, termasuk dari Marge yang selama ini selalu menjaga martabat dan perasaan Homer.

Dari segi cerita, inti cerita tidaklah terlalu dalam atau rumit, melainkan ringan-ringan saja tapi penuh dengan joke nyeleneh dan surprising twists ala The Simpsons. Termasuk didalamnya, kisah mengenai presiden Schwarzenegger yang berkeras "I was elected to lead, not to read", Grandpa yang kerasukan "Holy Spirit", Bart yang termakan tantangan Homer untuk ber-skate board bugil di tengah kota, dan konser band Green Day yang berakhir dengan kematian mereka!

Kalau anda penggemar The Simpsons, terutama di masa joke-joke nya masih segar dan mengejutkan, maka film ini untuk anda. For all the rest, jangan terlalu berharap mengenai pesan moral or sorts, it's simply an entertaining movie with lots of accidental links, and good laughs.


Posted by Bayu on Jul 9, '07 11:42 PM for everyone
Category:Movies
Genre: Animation
Dikisahkah, RJ (v.o. by Bruce Willis) adalah seekor Racoon yang cerdik dalam memanfaatkan lingkungan hidup manusia, untuk mencari makan. Namun demikian, pada suatu malam yang kurang menguntungkan, RJ yang kelaparan lantas dengan nekadnya berusaha mencuri persediaan makan dari seekor beruang "preman" yang sedang tidur musim dingin (hibernasi); Vincent.

RJ yang kemudian gagal, sekaligus menghilangkan cadangan makanan Vincent, dan membangunkan Vincent terlalu cepat sebelum akhir musim dingin tiba, lalu diancam untuk mengembalikan semua milik Vincent tersebut hanya dalam waktu dua minggu, bertepatan dengan selesainya waktu hibernasi si beruang. Dan dimulailah usaha RJ untuk menyelamatkan dirinya dari akhir yang mengenaskan... berhasil mengumpulkan makanan, atau... dimakan Vincent!

Dalam perjalanannya, secara tak sengaja ia bertemu dengan sebuah "keluarga" yang terdiri dari aneka hewan hutan, yang tidur musim dingin di suatu lobang pohon bersama-sama. Diantara mereka adalah Verne si kura-kura selaku pemimpin yang bijak, keluarga Spike si landak, Ozzie si possum beserta putrinya, Stella si segung bau, dan Hammy si tupai yang hiperaktif.

Para hibernates ini sendiri sebenarnya baru menemui suatu kejutan dahsyat; bedirinya suatu tembok tanaman yang sangat tinggi dan tidak berujung! Rupanya tanpa mereka sadari, selama mereka tidur di musim dingin itu, lahan hutan disekitar mereka telah berubah menjadi suatu area pemukiman real-estate "El Ranchos" yang mewah! Ditengah kebingungan itulah RJ muncul sebagai penyelamat yang serba tahu dan cerdik. RJ yang tidak melakukan hibernasi, lantas memperkenalkan mereka pada mahluk asing yang bernama manusia, beserta kebiasaan-kebiasaan anehnya.

"They *always* got food with them. We eat to live - these guys live to eat! Let me show you what I'm talking about!"

Kecerdasan RJ, serta kemampuannya untuk memandu kawanan hewan itu menyelusup ke dunia manusia, secara cepat menggeser kedudukan Verne sebagai pemimpin grup. Pertentangan antara RJ dan Verne pun semakin menajam. Sementara itu secara diam-diam, RJ mengarahkan "pasukan" barunya untuk memenuhi utangnya terhadap Vincent, dan berencana meninggalkan mereka setelah tugasnya terpenuhi...

Nasib para hewan ini lantas semakin berada dalam bahaya ketika Gladys, salahsatu penghuni sekaligus ketua asosiasi penduduk kompleks perumahan "El Ranchos", menyewa tenaga pembasmi hewan pengganggu untuk memusnahkan RJ dan teman-temannya yang dalam aksi-aksinya dirasa sudah mengganggu ketentraman warga.

Gimana akhir ceritanya? Ah itu sih pasti sudah bisa ditebak, secara film ini adalah film animasi Hollywood untuk anak-anak. (Tapi jangan terlalu yakin, kalo yang bikinnya orang Jepang...)

Over The Hedge (OTH) memang menyajikan juga muatan-muatan moral yang mungkin sudah rada cliche, tapi disampaikannya dalam cara yang halus. Yang justru menarik, adalah bagaimana film ini menyajikan (dan menyindir) kehidupan kita sehari-hari dari sudut pandang pada mahluk hutan setinggi 30an cm ini. Misalnya:

RJ: "That's my friend, is a n S.U.V; Humans ride in them because they are slowly losing their ability to walk."
Penny: "Jeepers, its so big!"
Lou: "How many humans fit in there?"
RJ: "Usually... one."

Dan nggak lupa juga, reaksi-reaksi kagum dari para hewan yang baru pertama kalinya itu berkenalan dengan budaya manusia... melihat bayangan diri di bemper mobil... merasakan kedahsyatan rasa cheese nachos chip... dan, yang paling kocak, kala Hammy yang hiperaktif dipertemukan dengan dopping energi nya manusia modern... caffeine!

Over The Hedge adalah salahsatu dari sedikit film animasi yang menyegarkan untuk dilihat, diantara kemunculan banyak film-film animasi dalam beberapa tahun belakangan ini. Terutama setelah Shrek terjebak dalam stereotyping untuk sequel2 lanjutannya, dan Ice Age 2 lebih berfokus pada light - dumb humour dengan menyajikan Mammoth yang merasa dirinya possum. Recommended! (bay)



Posted by Bayu on Jan 4, '07 12:51 AM for everyone
Category:Movies
Genre: Animation
Walaupun sudah denger-denger bahwa konon "Happy Feet" adalah film animasi yang lucu, namun isyu tersebut segera terpatahkan ketika menonton film ini secara langsung...

Film ini tidaklah lucu, tapi super lucu!

Plot nya sendiri sebenarnya sederhana saja, "Mumble" (suara oleh Elizabeth Daily / Elijah Wood), adalah seekor anak penguin jenis Emperor yang menetas dengan agak prematur. Sejak menetas, Mumble ternyata memiliki kebiasaan yang dianggap aneh oleh kaumnya; tap-dancing! Sedangkan dalam hal bernyanyi yang dianggap sebagai skill wajib para pinguin Emperor, Mumble gagal total. Hal ini menyebabkan Mumble kecil dikucilkan oleh lingkungannya dan lebih sering bermain sendiri.

Tumbuh dalam lingkungan yang tak mampu menerima perbedaan yang dimilikinya, hingga masa dewasa pun, tidaklah heran jika satu2nya penguin dapat menerima Mumble dengan baik tak lain dari ibunya sendiri, Norma Jean (suara oleh Nicole Kidman). Gloria (suara oleh Brittany Murphy), teman masa kecilnya sekaligus pujaan para bujang pinguin, juga menunjukkan sikap yang toleran, bahkan diantara mereka kelak muncul bibit-bibit perasaan cinta. Sedangkan sang ayah, Memphis (suara oleh Hugh Jackman) sependapat dengan para tetua yang menganggap anaknya itu sudah keluar jalur dan menentang tradisi.

Dalam suatu peristiwa kemalangan ketika Mumble nyaris jadi santapan seekor Anjing Laut lapar, Mumble mengembara jauh dari daerahnya dan bertemu dengan "The Amigos"; sekawanan pinguin dari jenis adélies yang mungil dan gemar bercanda. Dalam kawanan inilah justru Mumble merasa berada di tempat yang tepat, karena mereka sangat menjunjung tinggi rasa kesetiakawanan dan kebebasan berekspresi. Mumble sendiri secara instant diterima Amigos sebagai salahsatu anggota mereka dan diperlakukan sederajat.

Ketika Mumble kembali kepada kaumnya untuk menunjukkan bagaimana bentuk harmoni yang baik antara bakat yang ia miliki, dengan tradisi yang dimiliki kaumnya, Mumble malah kemudian dianggap tetua kaum sebagai penyebab kutukan dewa atas menghilangnya ikan-ikan dari perairan di sekitar tempat mereka menetap. Hal ini mendorong "Mumble" untuk akhirnya meninggalkan ibunya tercinta, dan terlibat dalam suatu petualangan besar didampingi Amigos dan Lovelace, sang Oracle (dukun?) dari adélies untuk mencari dan menemukan "Alien" yang ia duga sebagai sebab utama dari menghilangnya ikan-ikan di lautan.

Dalam petualangannya, Mumble melalui beragam cobaan berat (dan juga memilukan), dengan akhir yang cukup membuat patah hati.

Memang sebagai tontonan hiburan, film ini ternyata menyimpan banyak sekali momen2 memilukan. Namun demikian maka pas lah jika film ini dianggap sebagai suatu tontonan yang komplit; lucu, sangat indah, energetic, spektakuler, dan sekaligus menyentuh. Ditambah lagi, koreografi tarian dan aransemen musik yang brilliant!

5 stars!


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help