
Setelah dikonfirmasi oleh Ari bahwa gw termasuk salahsatu "kontingen" nya MPID, maka mendadak interest gw ke acara ini naek lagi. Sebelumnya beberapa minggu berselang pernah dikasi tau sama temen bahwa event ini bakalan ada. Tapi itupun baru "kabar burung" karena pesen yang dia terima baru berupa informasi akan diadakannya "Pesta Blogger 2007", sementara info selengkapnya masih harus "tunggu tanggal mainnya".
Sampe plek Hari-H nya juga gw gak tau ni PB2007 formatnya seperti apa. Yang gw dapet dari websitenya cuma: sebaiknya para peserta bawa Notebook with WiFi (kalo punya), dan iPod dengan storage yang kosong buat ngerekam acara (juga buat yang punya). Cuma karena menurut gw kopdar (kopi darat) itu seharusnya tidak seharusnya melibatkan teknologi virtual, secara bakalan ketemu face to face, maka gw prefer go-show aja cuma bawa diri baek-baek, plus secara kebetulan digicam juga lagi dipinjem
kang ncep. Agung juga ternyata waktu dihubungi bilangnya nggak mau bawa apa-apa cuma digicam aja. Kami nggak janjian pergi bareng tapi ketemuan on the spot aja.
Event dimulai dengan acara daftar-ulang. Berhubung udah dapet kode akses, maka gwpun tinggal menyebutkan kode tersebut untuk dapet tanda peserta beserta sekantung
goodie bag. Isinya sendiri macem-macem, selain
informational tools dari penyelenggara dan para sponsor, ada juga souvenirs yang cukup menarik.
Setelah daftar-ulang, gwpun menjelajah area lobby Blitz Megaplex ini untuk mencari sekeping dua keping wajah yang sekiranya gw kenali... Ah ternyata nihil. Sedangkan untuk berkenalan dengan blogger lainnya dari lintas platform, rasanya segen juga. Terutama karena rata-rata hadir ke event ini dengan bergerombol, plus pada memakai atribut "kesukuan" yang tertera di kaos masing-masing.
Akhirnya gw menemukan sebongkah wajah yang familiar terlihat sedang duduk dibalik salahsatu pilar. Oh rupanya selain
Agung Nugroho, udah ada
Sri Sariningdiyah disana beserta
Diah Ramli.
Ira yang tadi bareng satu lift, menyusul bergabung agak lama kemudian. Kamipun beredar, kecuali yth Ibu
MPID-01 yang waktu itu kurang berkenan akibat bete karena goodie bag nggak memuat free Nokia cellphone. Sesi "sweeping" inipun kurang sukses karena gw cuma mengenali bang
Jonru yang katanya sempat kebingungan mau datang ke acara pake "bendera" mana?
Multiply?
IMB?
BlogFam?
Waktu balik dari sesi sweeping tersebut, di "markas" kami sudah ada
Icha dan
Prazz. Sedangkan sampai acara dimulai, nggak ada wajah familiar lain yang terdeteksi. Padahal katanya
Yasha dan
Maylaffayza termasuk daftar peserta, serta rekan-rekan kampiun
Jay dan
Boy bakalan hadir juga. Sempet sih ketemu sama Novi dari BETA-UFO, dan diapun rada kesulitan mencari wajah-wajah yang familiar disana.
A. Acara DimulaiEng ing eng, kamipun memasuki ruangan bioskop megah ini dan berusaha mengambil tempat duduk sedepan mungkin. Sayangnya udah fully book, atau nggak cukup space buat nampung kami berlima. Jadinya kami menempatkan diri rada belakang, pas didepannya anak-anak
ID-GMAIL dan dibelakangnya
Merdeka. Walhasil, udahlah kontingen cuma lima orang, trus pas perkenalan grup,
bu presiden dan Ira keluar ruangan... jadinya cuma kami bertiga yang hore-hore pas nama "Multiply Indonesia" disebut. Garing ih.
Acara dibawakan oleh duo MC wanita, yang mana salahsatunya nggak abis2nya dicela Agung sepanjang acara karena pengucapan istilah2 asing yang kurang tepat. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan dari Manusia Kursi (
Chairman) Pesta Blogger 2007;
Enda Nasution. Disusul oleh tamu kehormatan, Menkominfo Mohammad Nuh yang konon sempat bingung koq yang namanya Enda ternyata pria, dan Dirjen Aplikasi Telematika, Cahyana Ahmadjayadi.
Pak Cahyana menyuarakan ide mengenai bergabungnya para guru se-Indonesia dalam komunitas blogger. Sedangkan pak Nuh menantang para blogger untuk menciptakan syair / hymne blogger Indonesia. Pak Nuh sebenarnya bukan blogger, tapi salahsatu anaknya adalah blogger. Jadi mungkin keberadaan staff bandelnya
Menhariq beserta sepak-terjang nya di dunia maya pun sudah diketahui dengan baik oleh beliau.
B. Talk Show with Wimar WitoelarSetelah sambutan yang agak terlalu panjang, acara talkshow pun dimulai menghadirkan para pengurus dan "gegedug" PB2007 ini. Inti dari pembicaraannya adalah seputar identitas dari Blogger Indonesia. Menurut statistik, jumlah blogger Indonesia adalah sekitar 130.000 saja. Nyaris 500 diantaranya hadir di acara ini dari beragam pelosok Indonesia, termasuk mereka yang sedang merantau di
negeri jiran; Singapore, Malaysia, dan Thailand.
Acara ditutup sekitar pukul 12.45, dan para kontingen MP pun bergegas keluar ruangan supaya tidak kehabisan makan siang, karena menurut pendapat kami 500 hungry blogger is an imminent threat to a limited food supply. Soal voting best blog? Ah menyusul saja nanti.
C. Makan Siang dan Grouped DiscussionBerhubung keluar cepet, kamipun dapet tempat lumayan bagus di antrean. Menu siang itu adalah Sop Buntut Goreng (B+), Gurame bumbu Kuning (B), dan Tumis Sayuran Segar (B-). Semuanya terhitung menu-menu yang sukses di lidah. Kalau ternyata menu ini buatan Cafe nya Blitz, berarti rata-rata kualitas makanan mereka bagus, seperti hal nya beberapa menu lain yang pernah kami coba di kesempatan lain.
Setelah makan siang dan waktu luang masih panjang, kamipun memutuskan untuk kembali ke ruangan theatre untuk mengambil goodie bag yang tadi kami tinggalkan di kursi, sambil sekaligus voting untuk best Blog sites. Pilihannya sendiri terbatas. Kalau nggak salah, daftar blog yang bisa dipilih saat itu adalah hasil short-listed dari proses pemilihan yang diorganisir oleh Bubu.com.
Saat sepi dan nggak ada orang, yeah, identitas asli kami yang sempat tertekan selama dua jam akhirnya muncul... Jadilah saat itu dimanfaatkan juga buat narsis-session di panggung utama. Tunggu potret-potretnya di mbot.
Setelah itu, buat ngisi waktu sebelum acara Grouped Discussion, selaku kontingen daerah (daerah Multiply) kamipun menyempatkan diri buat jalan-jalan cuci mata di pertokoan mahal di lantai bawah. Sambil ngomentarin segala sesuatunya tentu...
"Ih, gw demen banget sama baju itu!" seru ibu presiden menyaksikan salahsatu gaun panjang rancangan desainer yang dipajang di Alun-Alun Indonesia. Sedangkan gw sendiri rada bingung ngeliat rancangannya dan balik nanya sama Diah, "Eh itu baju buat apaan? Koq kayak baju mandi gitu?", disambut gelak Ira dan persetujuannya. Sedangkan menurut Diah, baju tersebut adalah kebaya modern. (Nggak mengubah pendirian gw btw, a bathrobe is a bathrobe).
Puas muter-muter dan mengagumi karya budaya anak bangsa, kamipun kembali ke acara PB2007 untuk mengikuti acara berikutnya, Grouped Discussion. Dari sekian banyak tema yang diusung, yang paling menarik bagi kami adalah "Personal Blogging" yang dibawakan oleh Nila Tanzil. Siapa itu Nila Tanzil? Nila adalah seorang blogger Indonesia yang membuat berang Menteri Pariwisata Malaysia Datuk Seri Tengku Adnan Tengku Mansor atas
komentarnya mengenai kampanye "Visit Malaysia 2007". Semangat blogger untuk berkomentar jujur yang akhirnya berujung di "
persona non grata" kan nya Nila dari acara "Melancong Yuk" nya SCTV.
Kamipun mengikuti diskusi terbatas itu dengan khusyuk. Beberapa peserta turut pula menimpali bagaimana blogging changes their life and their readers. Menurut Rovicky dari
Dongeng Geologi, personal blog harus memiliki tema tertentu supaya bisa dijadikan acuan. Dan yang paling penting, apa yang disampaikan harus tetap ditunjang data-data yang valid supaya pembaca tidak punya "pe er tambahan" nyari data-data pendukung tulisan kita tersebut. Dari blogger lainnya, ada yang lantas dihubungi penerbit untuk membukukan tulisannya, dan ada juga yang diminta tulisannya untuk diangkat jadi salahsatu episode sinetron.
Sayangnya, acara tukar pengalaman ini ternyata harus berlangsung singkat karena keterbatasan waktu. Lha? Bentar banget?! Padahal buat gw dan banyak peserta lain keliatannya sesi acara inilah yang paling menarik. Apalagi Agung belum cerita soal pengalaman
Ida mempromosikan toko "Kotak Kue" yang perkembangan omsetnya luar biasa itu. Atau gw yang lantas bisa terlibat dalam kegiatan
scriptwriting buat sinetron gara-gara (salahsatunya) blog gw di
Livejournal. Gw yakin peserta lain pun punya banyak buat di-share cuma waktunya nggak sempet...
D. ClosingSesi acara terakhir ini berisi wrap-up dari masing-masing fasilitator Grouped Discussion tadi, dan diakhiri banget dengan hasil pengumuman para pemenang best blog plus pembagian door prize dari Microsoft dan Nokia.
Tapi terlepas dari segala kendala dan keluh kesah gw, acara terhitung berjalan lancar dan sukses. Keikutsertaan peserta sampe bilangan 400an, bisa menghadirkan Menkominfo, Dirjen Aptel, mengukuhkan 27 Oktober sebagai Hari Blogger Nasional, selain dari tentunya keberhasilan dalam mengumpulkan sponsor yang terhitung nama-nama besar dunia ICT dan beragam media yang datang meliput. Soooo...
***Congratulations buat para panitia acara Pesta Blogger 2007! ***
Kami tunggu gebrakan selanjutnya di tahun-tahun mendatang.
E. Saran & MasukanTerakhir, terkait spirit keterus-terangan blogger, maka gw wajib ngasi masukan juga buat acara yang rencananya akan berlangsung berkala ini.
01. Format acara dibuat untuk lebih interaktif, jangan jadikan blogger sekedar penonton. Apalagi judul acaranya adalah "pesta", harusnya ada event yang lebih di-dizain untuk meng-
endorse networking antar blogger berbeda platform ini, dan tentunya dalam suasana yang informal dan seru. Jangan bergantung pada asumsi bahwa hal seperti ini akan berlangsung secara natural.
02. More Technical Support. Pada PB2007 kemarin para pembicara yang tampil di depan panggung bener-bener nggak jadi pusat perhatian karena situasi panggung yang gelap gulita plus liputan kamera yang juga dengan penerangan seadanya. Free standing lamps would help. Gw tau banyak perusahaan furniture yang sangat rela minjemin koleksi lampu IDR 1,6 jt a piece mereka asal diberi kompensasi promosi/sponsorship yang sepadan.
Pas grouped discussion juga kadang komunikasi kurang lancar karena suara pembicara tenggelam oleh kebisingan sekitar. Megaphone (TOA) atau simpe sound system would really help.
03. Pemanfaatan media dengan maksimal. Satu layar segede gaban berisi shoot dari peserta yang hadir,
oom Wimar, atau close-up nya
Maylaffayza, mungkin merupakan hal yang menghibur. Tapi media ini sebenernya memiliki kekuatan yang lebih dari itu. Kenapa nggak disusun semacem "online profile" dari para chairman atau famous blogger atau "kampung-kampung" para blogger yang hadir? Apa itu MPID? ID-GMAIL? BlogFam? IMB? dan grup2 lainnya? Padahal dengan beragamnya platform para Blogger di Indonesia, profile exploration seperti ini bisa jadi sarana yang yahud buat memecah kekakuan antar peserta lintas platform, sekaligus sebagai ajang informasi singkat mengenai blog-blog yang patut dikunjungi.
04. Beri Prioritas untuk Discussion Group. So far itulah acara yang paling interaktif dari keseluruhan rangkaian acara kemarin; blogger bisa menyuarakan pendapat mereka, bertukar pikiran, dan mendapat ilmu (after all that's what Bloggers are for, 'aiiit?).
Tema bisa jadi diperbanyak, dengan sesi yang tumpang-tindih juga gapapa, jadi mirip "kelas-kelas" yang mengulas serba-serbi blogger dan blogging mulai dari orangnya, "kampung"nya, teknologinya, tampilannya, filosofinya, sampe ke tips & tricks sederhana.
Oke, segitu dulu yang kepikiran, selebihnya menyusul kalo ada yang keinget lagi. Thanks buat semua pihak yang sudah memungkinkan acara ini terselenggara, dan terutama pada
YM Ibu Presiden MPID yang sudah berkenan mengundang saya sebagai salahsatu kontingen MPID ke acara ini. Laporan selesai! (bay)
p.s.: Berhubung Multiply sampai saat ini masih closed blog community, maka buat rekan Bloggers laen platform bisa ngasi komentar via
shoutbox di
halaman muka blog ini.