Bayu's posts with tag: disasters

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag disasters
Posted by Bayu on Apr 11, '08 12:02 AM for everyone
Setelah akhirnya blokade PT.Telkom terhadap situs Multiply.com dicabut pada sore hari 10/04/08, kini akses ke situs tersebut telah kembali normal seperti sediakala (afaik). Bagaimana dengan rekan lain, masih ada yang koneksi ke MP nya diblokade oleh ISP nya? Harap kabarkan, supaya kita bisa tahu kondisi saat ini seperti apa.

Tak lupa, terimakasih untuk PT. Telkom atas ketanggapannya dalam menerima input dari masyarakat!

Apa ucapan terimakasihnya perlu diberikan pada level yang lebih tinggi lagi? APJII? NAP? Kominfo? Apakah sudah ada perubahan kebijakan dari arah hulu?

What's next? Pembelajaran mengenai UU ITE tentunya, terutama yang disinyalir akan berpengaruh terhadap kebebasan blogger dalam berpendapat. Status: urgent! Karena UU ini baru dilansir, jadi usaha-usaha kearah percontohan harus dilakukan pada tahapan ini, sebelum pemahaman terhadap pasal ini jadi "beku" dan "mengeras"... Selain pasal 27 masih ada yang lain?

Dan walaupun tindakan pemerintah dalam menutup semua akses ke film Fitna dianggap berlebihan, namun dalam level peer users (sesama pengguna) MP, kita patut mendukung inisiatif pemerintah ini namun dengan cara yang lebih tepat; ajukan keberatan kolektif terhadap MP jika ada salahsatu usersnya yang memajang Fitna untuk diakses umum.

Mari? (bay)

Posted by Bayu on Apr 8, '08 6:09 AM for everyone
Akhirnya, kejadian juga... Mulai hari ini, dari koneksi internet kantor udah nggak bisa lagi konek ke Multiply, menyusul kemalangan rekan-rekan yang sudah dari hari-hari sebelumnya diputus koneksinya ke Multiply. Sampai kapan? Sesuai pernyataan resmi Menkominfo; "sampai batas waktu yang tidak ditentukan". Nah lho...

Kemudian karena menimbang UU ITE yang baru ini keliatannya akan semakin merambah luas, dengan bidang jelajah yang makin absurd, mungkin ini juga adalah saat yang tepat untuk berpamitan kepada para...

Bloggers, selamat mencari rumah baru
Families, selamat bersabar tidak dapat kabar interaktif dari saudaranya
Lovers, selamat nyari komunikasi alternatif
Artists, selamat mencari media kreativitas lain
Celebrities, selamat kehilangan media komunikasi dengan fans
Journalists, selamat terjebak di media konvensional
Writers, selamat mencari media lain untuk dicoret-coret
Readers, selamat kehilangan penulis favorit kalian
Networkers, selamat reaktivasi account Friendster
Musicians, selamat mencari tempat berkreasi yang lain
Photographers, selamat mencari galeri virtual yang lain
Online businesses, selamat kehilangan mata pencaharian

Multipliers... see you around lah... Walaupun sulit, gw akan (sementara masih) bercokol disini dulu untuk bersama-sama memikirkan apa yang harus dilakukan melawan hegemoni kepandiran seperti sekarang ini. Masih pada bisa online via cara alternatif? Sure, tapi seberapa banyak yang mau repot? Seberapa lama akan bertahan? eMails is for mailing, not blogging.

Komunitas blogging lain aman? We'll see. One post of Fitna on your domain (domain lho, bukan situs), and you're off the net too. Google is next? They have Fitna too lho!

Dan kala Fitna yang sekarang ini kalah, di take-down lah atau apa lah, sadarlah... there will be more "Fitna" out there in other forms, in other names...  Ujung-ujungnya apa? Indonesia mau memangkas koneksi internet dengan dunia internasional?

Mohon saling ingatkan untuk tidak memilih lagi menteri / presiden yang tidak tanggap IT di tahun-tahun mendatang. Mendudukkan Kermit sebagai seorang pakar adalah suatu kebodohan, menutup akses global karena masalah parsial adalah suatu ketololan. Tirai batik virtual versi Indonesia... Welcome to Orde Baru versi 2.0.

Semoga bangsa Indonesia betah dengan penyunatan informasi seperti yang terjadi sekarang... dan di masa seterusnya. Keadaan Darurat Blogger Indonesia telah dimulai. (bay)

Posted by Bayu on Jul 18, '06 3:07 AM for everyone
Sekitar jam 15:15 tanggal 17 Juli 06, di lantai delapan dari bangunan 20 tingkat ini kerasa ada yang aneh... selang beberapa detik, mulai kedenger langit-langit gypsum board di kantor gw berderit-derit... Tuduhan awal gw adalah orang dari lantai atas lagi do something hard... soalnya dulu-dulu juga sering bisa denger kalo mereka lagi lari-lari, atau jatuhin barang... cuma anehnya, derit yang kedengeran itu ternyata berasal dari seluruh bagian langit-langit gw... o owww...

"Eh.. eh.. Gempa! Gempa!", begitu kurang lebih teriakan gw memecah rutinitas kantor, yang cuma berhasil mendapat lirikan bingung dari teman kerja dari sebelah sekat, dan total ignorance dari colleague yang lagi nelepon. Derit sudah berhenti... jadi gak sempet ada kepanikan karena toh intensitasnya juga gak heboh. Sayangnya gak ada obyek menggantung di kantor gw, yang bisa jadi indikator terjadinya gempa atau nggak.

Gak lama kemudian terdengar ada derit-derit lain... kali ini gak sehebat yang pertama tapi cukup meyakinkan dan seakan re-confirming kalo gw nggak sekedar paranoidal.

Gak lama kemudian Fabee dari gedung se-RT ngirim sms untuk ngasi tau kalo barusan ada gempa. Ketika cek di MP message board, ternyata cak Uding melaporkan hal yang sama. Bahkan dari laporannya, temen-temennya di lantai 31 sempet panik karena getaran terasa kuat sampe bikin mual. Ida yang lagi di rumah juga sempet panik... eh atau Agung yang paniknya ya? Beralasan sih, mengingat bu isteri sedang hamil, dan sang ibunda sedang sakit dan harus bed-rest.

Yang cukup bikin suprpise, adalah ketika Winda melaporkan adanya gempa juga kerasa di Bandung. Hmm... gempa yang sama di Jakarta, kerasa juga di Bandung? Lumayan gede dong intensitasnya? Namun karena ngerasa that's all that, gempa ini gak dipikirin lebih lanjut, juga sewaktu Ade bilang kalau dari tempatnya gak kerasa apa-apa... which is no wonder, karena Ade ngantor di lantai dasar, dipinggiran jalan gede dengan bus-bus overloaded secara rutin melintas. Sore itupun berlalu tanpa pembicaraan lanjutan mengenai gempa tadi.

Malam hari sekitar pukul 23:15, masuk sms dari Ade yang mengabarkan kalau innalillahiwainnailaihi rojiun, ternyata gempa sore itu menimbulkan tsunami di Pameungpeuk, near where my parents live! Lho?! Koq tsunaminya di Selatan?? Ade khawatir dan nanya gimana keadaan bokap & nyokap. Untungnya, gw tau mereka lagi ada di Bandung dan bukan di Cikajang (approx 60km from Pameungpeuk) jadi gak perlu worried lebih lanjut. Karena penasaran, lantas gw stop nonton West Wing season 6 dan tune-in ke Metro TV's running text.

Ternyata, bukannya gempa menjalar dari Jakarta ke Selatan, tapi sebaliknya.... Pusat gempa dikabarkan berasal dari selatan pantai Pangandaran, menimbulkan tsunami yang menyapu pantai-pantai Selatan Jawa (Pangandaran, Cilacap, dll), dengan getaran gempa yang terasa hingga Surabaya! Kekuatan gempa sendiri diduga sekitar 5.5 richter, dengan sumber gempa berada pada kedalaman lebih dari 30km.

Sedangkan dari blognya mas Pujo, USGS memetakan sumber gempa sebagai berasal dari selatan Pangandaran, Timur Laut dari Christmas Island, dari kedalaman 10km dan kekuatan gempa 7.7 richter. Perkiraan gelombang tsunami yang menyapu Pangandaran dan sekitarnya "hanya" sekitar 2 meter, sedangkan di Christmas Island lebih rendah lagi: 60cm.

Kabar TV mengenai tinggi gelombang tsunami masih cukup rancu... ada yang bilang satu meter, ada juga yang bilang sepuluh meter. Sedangkan jangkauan dari sapuan tsunami ini juga bervariasi, antara 400m hingga 1500m ke daratan.

Korban jiwa per siang hari tanggal 18 Juli ini adalah sekitar 210 meninggal... and still counting... Mostly dari korban ini adalah lansia dan anak-anak, yang diperkirakan tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar. Beberapa dari korban ditemukan tersangkut di pohon...

Mari kita berdo'a semoga mereka yang meninggal diberikan tempat yang baik disisi-Nya, dan kita semua terhindar dari bencana yang lebih besar.

Setelah Aceh, Nias, dan Yogya, seharusnya kita sudah lebih siap dalam menghadapi bencana serupa....

p.s.: ada informasi menarik dari theovilla

foto dari: http://neic.usgs.gov/neis/eq_depot/2006/eq_060717_qgaf/neic_qgaf_l.html


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help