Bayu's posts with tag: event

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag event
Posted by Bayu on May 8, '08 11:47 PM for everyone
Dari semua cabang olah-raga yang dilakoni para kontingen Indonesia, Bulutangkis atau Badminton merupakan satu-satunya cabang dimana kita secara konstan berprestasi dalam belasan tahun terakhir. Karena cabang ini pulalah, semenjak Bulutangkis masuk dalam salahsatu cabang olah-raga yang dipertandingkan di Olimpiade, Indonesia lantas tiba-tiba masuk dalam jajaran terhormat negara-negara pemenang medali emas Olimpiade. Sebelumnya, prestasi terbaik Indonesia adalah memenangkan medali perak panahan. Kini, langganan emas.

Di ajang Bulutangkis paling bergengsi dunia, Thomas Cup & Uber Cup, Indonesia pun sempat menorehkan prestasi fantastis tigabelas kali (lima kali berturut-turut) menjuarai piala Thomas Cup, menyisihkan raksasa dunia olah-raga sekaliber China, Jepang, dan Korea Selatan. Selain China yang memang langganan juara, saingan terberat Indonesia dalam olah-raga ini, anehnya ternyata berasal dari negeri Jiran, Malaysia. Berkali-kali Indonesia bertemu Malaysia di babak final, hasilnya selalu dramatis dan emosional. Hal yang sama tidak pernah terjadi dalam pertandingan death-match antara Indonesia dan negara unggulan lainnya, tidak pula terhadap Denmark, satu-satunya jawara Bulutangkis dari wilayah Eropa yang prestasinya cukup konstan (inget Morten Frost Hansen?). Sedangkan di ajang Uber Cup, Indonesia seringkali masih harus bertekuk-lutut dari jawara China, dan baru berhasil meraih tiga kali saja kemenangan. Namun demikian, baik bulutangkis pria maupun wanita, sama-sama menciptakan icon-icon yang mengagumkan sebagai pejuang andalan bangsa.

Keberhasilan Indonesia ini, tak terlepas dari prestasi fantastis yang dihasilkan oleh para icon-icon bulutangkis yang telah berjuang mati-matian di kancah dunia internasional sejak tahun 50an. Sebut saja Ferry Sonneville, Tan Joe Hok, Rudy Hartono, Iie Sumirat, Liem Swie King, Christian Hadinata, Lius Pongoh, Icuk Sugiarto, Hastomo Arby, Hariyanto Arbi, Eddy Hartono (ketiganya bersaudara), Joko Suprianto, Alan Budikusuma, Hermawan Susanto, Ricky Subagja, Rexy Maenaki, Taufik Hidayat, Verawaty Fajrin, Ivanna Lie, Susi Susanti, Sarwendah Kusumawardhani, Elizabeth Latief, Rosiana Tendean, Lili Tampi, Finarsih, Retno Kustijah, dan lainnya. Banyak dari para icon ini yang telah pensiun, namun sebagian masih tetap meneruskan kecintaannya dengan menjadi pelatih dan pengurus PBSI.

Menyambut pergelaran akbar kejuaraan dunia Thomas & Uber Cup tahun 2008 ini di Jakarta, siapakah icon bulutangkis yang menurut anda paling berkesan?

Kejuaraan ini sendiri akan berlangsung mulai 11 Mei hingga 19 Mei 2008. Keterangan jadwal dapat diperoleh disini, sedangkan keterangan harga tiket bisa diperoleh disini. Walaupun logonya kurang berkelas, gaung promosinya sedikit sekali, iklannya rada2 ca'ur, dan bahkan website resmi pun tidak ada, mari kita semarakkan pergelaran akbar bulutangkis internasional ini! Dan untuk tim Thomas & Uber Cup 2008 yang akan bertanding, selamat berjuang! Raih kemenangan! (bay)

Posted by Bayu on May 3, '08 9:13 PM for everyone
Start:     Jul 1, '08 9:00p
End:     Jul 2, '08
Location:     Hotel Gran Melia Jakarta
Indonesia adalah negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Berdasarkan fakta ini saja, Indonesia sangat berpotensi untuk menjadi pusat industri makanan halal dunia. Selain dari dukungan pasar, SDA dan SDM Indonesia pun sebenarnya sangat memadai untuk mendukung industri makanan halal dunia.

Terkait hal ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengadakan konferensi halal tingkat global yang bertajuk "The 1st Indonesia Global Halal Summit" pada tanggal 1-2 Juli 2008 yang bertempat di Hotel Gran Melia, Jakarta. Acara ini sendiri rencananya akan dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono.

Tujuan dari diadakannya acara ini sendiri adalah untuk memberikan para pengusaha yang berkecimpung didalam industri halal lebih banyak informasi lagi mengenai perdagangan halal di dunia, dan untuk mengambil bagian di dalam industri halal yang kian berkembang.

Halal tidak hanya terkait dengan makanan dan minuman saja, namun termasuk didalamnya farmasi, produk-produk kosmetik dan kecantikan, gaya hidup, keuangan, asuransi, pariwisata, pendidikan, dan lain sebagainya..

MENGENAI THE 1ST INDONESIA GLOBAL HALAL SUMMIT 2008:

Industri halal merupakan salah satu industri yang paling cepat berkembang di dunia; memberikan kemungkinan-kemungkinan baru bagi para pelaku bisnis di industri halal di segala aspek.

Ada terdapat banyak peluang untuk melakukan bisnis di industri halal, baik Muslim maupun non-Muslim yang ingin mengukuhkan perusahaannya di pasar ini.

Para ahli dari dunia yang berkecimpung dalam industri ini dari sektor swasta dan pemerintah akan berkumpul selama dua hari di Jakarta untuk menjabarkan tentang masa depan dari industri halal.

Acara selama dua hari ini akan meliputi tentang dua hal penting di industri halal; barang dan jasa. Acara akan menjadi landasan dasar yang penting bagi para pelaku bisnis yang berkecimpung di industri halal dunia untuk membicarakan dan membangun aliansi-aliansi baru di industri halal.

MATERI SECARA GARIS BESAR:

  • Melihat Pangsa Pasar Halal Secara Global – Peluang & Tantangan

  • Keuntungan Yang Bisa Didapatkan Dari Pangsa Pasar Halal Dunia

  • Pentingnya Sertifikasi Dan Standarisasi Untuk Pengembangan Usaha

  • Pentingnya Mempunyai Merk Halal Untuk Memperluas Pangsa Pasar

  • Peluang & Tantangan Dalam Bisnis Produksi Makanan

  • Peluang & Tantangan Dalam Industri Halal

  • Syarat-syarat Yang Harus Dimiliki Sebuah Industri Agar Mendapatkan Kredibilitas Halal Dalam Pangsa Pasar Dunia

  • Perkembangan Sektor Keuangan Syariah Dan Peluang Yang Terdapat Didalamnya

  • Membuka Kesempatan Untuk Berinvestasi Di Industri Halal Yang Tersedia Di Indonesia


TUJUAN & MANFAAT:

  • Untuk mempromosikan, mengembangkan dan menstimulasi pertumbuhan industri halal

  • Untuk mengevaluasi peluang-peluang yang ada di industri halal dan mencari cara untuk masuk kedalamnya

  • Pentingnya sertifikasi dan standar halal untuk mendapatkan kepercayaan dari konsumen

  • Berbagi pengalaman, pandangan dan pengetahuan sesama pelaku bisnis di industri halal

  • Untuk mengembangkan dan mempromosikan merek dagang yang berlabel Halal

  • Untuk mendukung para pelaku bisnis dalam menggunakan transaksi syariah


PESERTA:

  • Semua pelaku bisnis yang berhubungan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan industri Halal

  • Pelaku bisnis yang terlibat dalam industri barang konsumsi (Consumer Goods) seperti makanan & minuman, kesehatan, kosmetik, farmasi, dll

  • Penyedia pakan ternak dan pertanian

  • Para pelaku bisnis dalam industri supermarket dan toko-toko retail

  • Pebisnis di industri rumah-rumah penjagalan

  • Akademisi/Peneliti/Asosiasi Industri/ Konsultan

  • Perwakilan dari pemerintah

  • Institusi-insitusi Keuangan (bank, asuransi dan jasa keuangan lainnya)


Untuk lebih jelasnya mengenai acara ini, silahkan menghubungi Niken di 0816 1343 920 / (021) 3190 9775 / (021) 390 3177 / (021) 314 0547 atau melalui e-mail di niken_l4@yahoo.co.id / ms.nikenlarasati@gmail.com

Posted by Bayu on Feb 24, '08 8:12 AM for everyone
Start:     Mar 22, '08 3:00p
Location:     Horison Resort Dago Pakar, Jl. Bukit Pakar Timur IV No. 88, Bandung 40198
Dress Code : Putih & Biru

Peserta :
  • Alumni SMPN 5 Bandung Angkatan 1989 ('86-'89)

  • Tenaga pengajar yang mengajar di SMPN 5 Bandung kurun waktu 86 – 89


Dana Partisipasi : Rp. 189.000,- / Peserta (makan malam, coffee break, buku direktori angkatan, cendera mata untuk tenaga pengajar, pengisi acara)

Dana Sukarela : Bebas

Panitia :
  • Riva Bonetty (0811 20 8xxx)

  • Pepy Febriany (0813 20 681xxx)

  • Irna Nuraeni (0817 98 83xxx)

  • Mediyana Agrivina (0811 23 7xxx)

  • Dian Prabowo (0818 090 92xxx)

  • Dimas Ranadireksa (0856 78 17xxx)

Dana Partisipasi dan sukarela dapat ditransfer ke :
  • BCA Cabang Banda Bandung
    No Rek 4491184072 a.n Riva Bonetty

  • BNI Cabang Jend Sudirman Bandung
    No Rek 0890089007 a.n. Mediyana

Catatan:
  • Biaya utk yg harus bawa keluarga: Rp. 125 rb per org dewasa (utk biaya makan dll), anak2 bebas biaya.
  • utk yg gak bisa dtg tapi mau buklet angkatan : kita blm bisa tentukan biayanya euy, krn tergantung ongkos kirim.. jd kalo bisa mah bayar penuh aja, itung2 nyumbang hehehe... ;-)
    batas pembayaran paling lambat tgl 12 maret 2008

Posted by Bayu on Feb 14, '08 11:59 PM for everyone
Masih inget peristiwa konser kisruh band "Beside" di gedung AACC* Bandung yang menelan korban jiwa hingga sepuluh tewas beberapa hari lalu? [kompas] [detik]

Kalau dibilang penyebabnya adalah "alkohol", "kurang oksigen", "berdesakan", dan "konser liar", maka kebetulan hari ini gw dapet email dari adik, yang isinya soal "alternative view" dari tragedi konser tersebut. Isinya memang menyiratkan mengenai kurang professionalnya penyelenggara, juga sekaligus mengungkap juga tentang kemungkinan andil (oknum) Kepolisian dalam ikut menyebabkan tragedi ini.

Mari kita sikapi bersama, sekedar untuk introspeksi.

Berikut ini cuplikannya (highlight dari gw):

[START]

Subject: KRONOLOGIS TRAGEDI 9 FEBRUARI 2008 DI AACC BANDUNG

Guys, tulisan ini dibuat oleh rekan saya yang menjadi saksi mata kejadian tersebut, Eben gitaris Burgerkill ..mudah mudahan bisa menjadi satu bahan acuan untuk menjadi alternatif sudut pandang lain dalam menilai tragedi berdarah konser Beside kemarin ..

salam,

Supri.
SoundUP! Magazine
--
-~----------~----~----~----~--
----~----~------~--~---
http://www.rideforpeace.info
http://www.friendster.com/desecrator
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

From: eben bkhc <ebenbkhc@yahoo.com>
Date: 2008/2/11
Subject: KRONOLOGIS TRAGEDI KONSER BESIDE DI AACC BANDUNG
To: Supri Metal <supriyanto@gmail.com>

Bandung, 9 Februari 2008
Cerita pendek Tragedi Berdarah konser musik Beside.

Tepat jam 19.00 wib saya tiba di gedung AACC di jalan Braga Bandung, tempat dimana launching album perdana band metal asal kota kembang Beside digelar. Suasana diluar gedung sangat ramai dipenuhi teman-teman dari komunitas yang berkumpul untuk menyaksikan konser tunggal dari band yang baru saja meluncurkan album bertitel "Against Ourselves" ini. Di depan gerbang gedung yang berkapasitas 500 orang ini saya melihat ratusan metalhead yang terus mengantri berusaha masuk kedalam gedung, terlihat juga beberapa orang aparat keamanan yang sedang bersantai duduk diatas motor yang diparkir di depan gedung. Tidak lama kemudian dari luar terdengar Beside sudah mulai menggeber lagu pertama dari set list konser mereka malam ini, tanpa banyak menunggu saya langsung masuk melalui pintu samping gedung yang dikhususkan untuk para undangan dan teman-teman media.

Dari pinggir panggung saya melihat hampir 800 metalhead memadati crowd yang intens berpogo ria diiringi penampilan Beside yang powerfull, setelah saya perhatikan nampaknya pihak panitia telah menjual jumlah tiket yang melebihi kapasitas gedung. Sempat beberapa kali saya melihat beberapa penonton yang mabuk dan pingsan dehidrasi dikarenakan kurangnya sirkulasi udara segar di dalam gedung, tapi sangat disayangkan pihak panitia tidak sigap menyediakan bantuan yang maksimal seperti PMI atau tim khusus untuk menangani kejadian seperti ini, sehingga beberapa penonton yang pingsan hanya dibiarkan tergeletak di lorong samping panggung tanpa pertolongan yang benar.

Memang udara didalam gedung sangat panas dan pengap hingga dipertengahan konser saya berjalan keluar melalui jalan samping untuk membeli minuman dingin. Dari depan pintu samping saya melihat kerumunan penonton tanpa tiket yang beramai-ramai berusaha merubuhkan gerbang utama gedung AACC ini, namun sayangnya para aparat yang berada di sekitar gerbang tidak melakukan tindakan antisipasi dan hanya berdiri merokok menyaksikan kejadian tersebut.

Sempat saya mengingatkan salah seorang aparat untuk segera bertindak tapi hanya sebuah jawaban sederhana yang saya terima, "Udah biarin aja ada panitia yang jaga, kamu ga usah ikut-ikutan" tuturnya.

Aneh mendengarnya, seharusnya mereka lebih sigap dan segera mengamankan kejadian tersebut. Merasa tidak digubris saya kembali masuk kedalam gedung dan memberi tahu kondisi diluar gedung ke pihak panitia yang berjaga didalam, akhirnya beberapa panitia berlarian keluar untuk ikut membantu. Setelah pemutaran video klip "Holyman" melalui big screen di kanan kiri panggung para personil Beside terlihat membagikan beberapa gelas bir kepada penonton yang berada di barisan depan panggung, tentunya suguhan ini dengan gembira ditanggapi oleh para penonton yang memang kehausan setelah terus berpogo. Tak berselang lama Beside kembali bersiap dan melanjutkan konser mereka. Sekitar jam 20.30 konser yang berjalan lancar ini berakhir, kerumunan penonton yang mengantri untuk keluar pun terlihat aman dan tertib. Didalam gedung terdapat beberapa penonton yang kelelahan dan beristirahat sambil menunggu antrian yang cukup panjang. Dan tragedi buruk ini pun dimulai, tidak lama kemudian saya mendapat kabar bahwa diluar ada dua orang penonton yang meninggal karena kehabisan nafas.
 
Tiba-tiba seorang aparat tanpa seragam naik ke atas panggung dan langsung berteriak-teriak menyuruh semua penonton yang ada didalam gedung untuk segera keluar. Tanpa basa-basi pun beberapa polisi lainnya ikut masuk kedalam dan dengan kasar mengusir semua penonton yang tersisa.

Kembali saya coba mengingatkan para aparat untuk tidak bertindak kasar dan menerangkan bahwa diluar antrian penonton masih panjang. Namun sekali lagi omongan saya tidak digubris dan mereka terus bertindak seenaknya mendorong dan menendang para penonton, dan akhirnya suasana antrian menjadi tidak terkendali.

Beberapa penonton dibagian belakang terus mendorong kedepan karena takut terkena pukulan para aparat yang terus memaksa keluar, sangat jelas terlihat bertambahnya korban yang pingsan karena terinjak-injak antrian yang terus menumpuk. Dalam kondisi panik saya berusaha membantu seorang penonton yang tergeletak pingsan didepan gedung dan membopongnya untuk dibawa kedalam mobil salah satu panitia. Tiba-tiba salah seorang teman saya yang juga ikut membantu korban dipukul wajahnya oleh seorang oknum aparat tanpa alasan yang jelas, dengan sigap saya berusaha melerai mereka. Dan sekali lagi sikap angkuh dan sok jagoan dari seorang oknum aparat pun dipertontonkan, dengan sikap yang kampungan hampir 20 orang aparat langsung menyerang saya dan mengeroyok membabi buta seperti segerombolan preman yang haus berkelahi.
 
Akhirnya suasana kembali tidak terkendali dan kerusuhan pun terjadi, beberapa teman yang ikut melawan dan melindungi saya pun ikut terkena pukulan dan tendangan dari oknum-oknum aparat yang terus bertambah sehingga kami semua berpencaran berlari jauh untuk menghindar. Dari kejauhan saya melihat beberapa korban yang pingsan didepan gedung diusir dengan kasar oleh beberapa aparat, dan mereka pun langsung memasang Police Line agar tidak ada lagi penonton yang masuk kedalam gedung. Tak lama kemudian saya mendapat kabar bahwa beberapa teman saya dibawa ke Polwiltabes Bandung sebagai saksi untuk dimintai keterangan perihal kejadian tersebut, dan saya pun langsung menuju kesana untuk mencari tahu kepastian beritanya.

Sesampai di kantor polisi saya melihat beberapa panitia yang berkumpul sambil menunggu giliran untuk di interogasi. Saya mencoba menghampiri dan bertanya kepada mereka tentang berita terakhir korban tragedi tersebut dan ternyata jumlah korban yang meninggal sudah mencapai 10 orang yang tersebar di 2 Rumah Sakit. Beberapa korban yang tidak tertolong meninggal di RS Bungsu dan RS Hasan Sadikin Bandung, dan menurut panitia yang ikut mengantar ke rumah sakit bercerita setibanya di rumah sakit hampir sebagian besar korban tidak dilayani dan hanya dibiarkan saja oleh pihak rumah sakit hingga akhirnya mereka meninggal dunia. Mungkin hal ini terjadi dikarenakan pihak rumah sakit takut akan tidak selesainya urusan admistrasi dari masing-masing korban. Sungguh kondisi yang sangat mengecewakan dan menyesakan dada, namun apa daya semuanya sudah terlewati dan kami sudah tidak bisa membantu lebih banyak lagi.

Dunia musik Indonesia kembali berduka, sebuah konser musik yang menelan korban jiwa kembali terjadi. Lalu siapa yang bisa disalahkan? Apakah buruknya persiapan antisipasi panitia yang nakal dengan menjual tiket diluar kapasitas gedung? Apakah juga bobroknya sikap aparat sebagai pihak yang seharusnya mengatur keamanan di lokasi konser? Atau  terlalu banyaknya teman-teman kita yang terlalu mabuk ketika menonton konser? Lalu  bagaimana dengan parahnya pelayanan di rumah sakit yang terkesan acuh untuk menangani korban? Saya rasa semua itu bisa menjadi penyebabnya, dan kita hanya bisa menyesalinya. Tentunya setelah tragedi ini rasa pesimis teman-teman di komunitas akan sulitnya izin untuk bisa menyelenggarakan konser-konser akan semakin bertambah.

Dengan adanya tulisan pendek ini mudah-mudahan berita miring di media yang terkesan memojokan teman-teman komunitas atas tragedi ini dapat sedikit diluruskan, dan kejadian ini dapat dijadikan contoh kasus yang perlu diteladani dan disikapi dengan benar oleh semua pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan sebuah konser musik. Tulisan ini hanya sebuah pandangan dan opini seorang musisi, teman, dan penikmat musik yang sangat mengharapkan suasana yang kondusif dari sebuah konser. Dari lubuk hati yang paling dalam saya mewakili komunitas musik sejagad Indonesia turut merasakan prihatin dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas tragedi ini. Semoga teman-teman kami yang telah pergi dapat beristirahat dengan tenang dan segala kebaikannya diterima disisi Allah SWT, Amien.

Live hard, die hard. Rest In Peace Brothers, we're gonna miss u.

Posted by Megabenz.

[*Asia Africa Culture Centre]

[END]

Komentar:

Mungkin tragedi sudah dimulai dengan jatuhnya korban tewas hingga dua orang di luar gedung, dengan sebab yang kurang diketahui pengamat (Eben) yang sedang berada didalam ruangan. Tapi yang pasti, tingkah-laku (oknum) aparat yang memaksa penonton untuk keluar gedung dengan tergesa-gesa, sekaligus aneka tindakan vandalis dan premanisme, tetap tidak bisa dibenarkan! Kalau menurut laporan saksi mata ini (Eben), korban lainnya (8 orang) justru jatuh setelah aksi brutal Polisi tersebut.

Sedangkan mengenai sikap Rumah-Sakit, walaupun kita tidak bisa meneliti dengan jelas masalah sebenarnya apa, tapi kembali tersirat kesan, kalau mereka tidak cepat bertindak sehingga nyawa pun melayang. Dugaan sinisnya, malah karena bermasalah di urusan administrasi (sounds familiar?).

Siapa yang bersalah? Masing-masing memiliki andil. Paling besar sih tetep di panitia. Urusan pengadilan biarlah hukum yang mengatur. Lantas kita sendiri gimana? Mari kita saling mengintrospeksi diri aja deh...

  • Konser band alternatif atau punk saat ini pastinya masih mendapatkan image negatif dari pihak Kepolisian, karena asosiasinya yang lekat dengan anarki (kekacauan).

  • Penyelenggara mungkin memiliki dana minim, itu biasa, apalagi band nya bukan terbitan major labels. Tapi nggak berarti faktor keselamatan dikesampingkan. Pihak panitia harus sangat berhati-hati kalau urusannya sudah menyangkut NYAWA, apalagi nyawa orang lain.

  • Pihak Kepolisian memang berhak untuk mengambil tindakan tegas saat kondisi dirasakan sudah tidak kondusif lagi dari sisi keamanan. Tapi nggak berarti penanganannya harus barbarik juga.

  • Para penonton mungkin ingin melepas penat dengan berpartisipasi dalam konser seperti ini. Tapi nggak berarti nggak waspada juga. Kalau tau situasi berbahaya, keamanan rendah, penonton liar atau over-crowded, SELAMATKAN DIRI.

  • Pihak Rumah Sakit mungkin terjebak dengan masalah birokrasi sehingga lambat buat bertindak. Semoga para petinggi Dinas Kesehatan negeri ini bisa membuat peraturan yang lebih manusiawi lagi di masa-masa mendatang. Ingat, anda turut bertanggung-jawab, mengingat fungsi anda sebagai fasilitas layanan umum.
Turut berduka-cita bagi para korban khususnya, dan dunia band Indie secara umum. (bay)

*Foto dari Kompas Online / Tribun Jabar

Posted by Bayu on Mar 15, '07 4:37 AM for everyone
Start:     Apr 17, '07
End:     Apr 19, '07
Location:     CROWNE PLAZA JAKARTA
===========================================
INSPIRATION LIGHT UP
17 ­ 19 APRIL 2007, CROWNE PLAZA JAKARTA

³2 Biggest Creative Conference:
Brand Communication Conference
& Computer Graphic Conference²
===========================================

Brand Communication Conference:
> Inspiration Brandstory from the Creative Maven Tuesday, 17 April 2007
> 9.30- 16.00

featuring:

> BIRGER LINKE
> Creative Director, JWT Vietnam
> Winner more than 90 International Advertising Award
>
> DJOKO HARTANTO (CONCEPT MAGAZINE)
> The Creator for the leading Creative Design Magazine in Indonesia
>
> PATRICK CHEAH (DPC DESIGN)
> Singapore-based International Brand Consultant
>
> ARIEF BUDIMAN (PETAK UMPET)
> 3 times Agency of the Year at Pinasthika
>
> NICO PRANOTO (ADGI)
> Indonesia Design Association

===========================================



Computer Graphic Conference:
> Inspiration from the World Class Animation & Content Creation
> Wednesday, 18 April 2007 9.30- 16.00

featuring:

> PHIL MITCHELL (INFINITE FRAMEWORKS)
> The Pioneer Behind the World¹s First CG Animated Series
>
> BRIAN MC LAREN
> Scotland Creative Industries Senior Consultant
>
> CHRISTIAN TIRTA & LUCAS HO (PROGRES Animation) An Animation Studio
> with International Outsourcing Facility
>
> CALVIN KIZANA (ELASITAS)
> The Leading International Mobile Content Developer
>
> ANDI S. BOEDIMAN (DIGITAL STUDIO)
> The Creative Industry Evangelist

===========================================


Inspiration Light Up Special Feature:
> Adobe Technology Seminar
> Thursday, 19 April 2007 9.30- 13.00
> Free untuk 100 pendaftar pertama

===========================================

Invitation

> 1 day package
> IDR 600.000,-
> IDR 500.000, -
> (early bird before 20 March)

> 2 day package
> IDR 1.100.000,-
> IDR 1.000.000,-
> (early bird before 20 March)
>
Invitation include
> Lunch + Coffee break
> Seminar Kit
> Certificate
>

Information

JCI PRODUCTION
> 021 6884 1132 (Joan)
> 0856 9329 8010 (Oesman)

DIGITAL STUDIO
> 021 270 1518
> 021 633 0950
> 021 4585 0107

REDAKSI MAJALAH CONCEPT
> 021 831 7106
> 021 831 7118

AKSARA Bookstore
> Kemang, Citos, Plaza Indonesia


===========================================

Organized by:
> DIGITAL STUDIO & CONCEPT MAGAZINE

Partners:
> British Council, Indonesia Design Power, Departemen Perdagangan

Supported by:
> Adgi, Ainaki, FGD Forum, FDGI, Godote

Platinum Sponsor:
> Senayan City, Adobe, hp

Gold Sponsor:
> Subur, PT Samafitro

Silver Sponsor:
> Pentawira, Rentalindo, Nokia, Suryapalace

Bronze Sponsor:
> CJ Paper

Media Partner:
> Area, Addiction, Behind the Screen, bubu.com, boleh.com, Cakram,
eve, Fresh,
> Jeune, Juice, Kabare, Print & Pack, Print Media, Ripple, Sequen,
Suave, Soap,
> The Apostrophe

Posted by Bayu on Feb 2, '07 4:45 AM for everyone
Start:     Feb 2, '07 05:00a
Location:     Etnobook Warehouse, Hanggar Teras Pancoran, Jakarta
Atau istilahnya "cuci gudang" (regardless gudangnya trus disiram atau nggak). Buku-buku import diskon mulai 20% (buku baru) sampe 80% (buku lama), banyak juga buku2 bargain yang masih bagus, atau buku2 damaged tapi masih sangat readable dengan harga dibanting murah.

Mulai 01 Feb 07 sampe 28 Feb 07, atau sampe stok abis.

Oh iya, tidak dianjurkan buat yang lemah iman dengan tabungan melimpah / limit kredit tinggi, soalnya bayarnya bisa pake kartu.

Posted by Bayu on Nov 24, '06 3:05 AM for everyone
Start:     Nov 26, '06 06:00a
End:     Nov 26, '06 4:00p
Location:     Monumen Nasional (Monas)
Waktu : Minggu, 26 November 2006
Peserta : Seluruh warga dan keluarga Multiply Indonesia
Lokasi : Lapangan Monumen Nasional-Jakarta

Acara :
+ 06.00 tiba di Monas
+ 06.30 olahraga pagi
+ 07.30 memulai permainan dan games tradisionil

1. Lompat Tali Karet
2. Gobak Sodor/Galah Asin
3. Tokadal/Gatrik/Benthik
4. Bentengan
5. Engklek
6. Dampu/Sorodot Gaplok

+ 10.30 hunting foto bareng NF : View Jakarta Dari Atas Tugu Monas
+ 12.30 Makan siang bersama bayar sendiri-sendiri dalam tema Tur kuliner : RM Makan Aceh Seulawah di Abdul Muis, "Pembuktian adanya daun ganja dalam gulai kepala ikan"
+ 14.30 demo MP di depan istana merdeka.. (*ho ho..ini nggak..ini nggak ding!*)
+ 15.00 bubar jalan

Nah, acara ini masih tentatif dan berlaku sistem buka tutup. Bisa saja setelah makan siang kita hunting foto istana, kedubes AS, perpustakaan nasional DKI, museum gajah, gedung tiiit..., lalu kembali ke Monas naik tugu jam 5 sore menunggu sunset di atas tempat paling tinggi di Jakarta. Ini masih nunggu izin.

Keterangan lebih jelas silakan click link berikut ini: http://beha38b.multiply.com/calendar/item/10015

Posted by Bayu on Nov 17, '06 10:43 AM for everyone
Jimbaran... Setelah berhasil mencapai tujuan tanpa nyasar, kamipun beranjak turun dari mobil. Para greeter pun menyambut kami dari antara deretan warung-warung seafood yang berjajar. Dari area parkir, hanya terlihat deretan warung tempat makan biasa, yang juga sepi... Teringat pesan teman perjalanan di pesawat tadi sore, gw pun lantas bergerak menuju deretan ujung warung untuk mencari "Sekar Agung" yang dimaksud. Sayangnya nggak ketemu, padahal cuma ada sekitar enam atau delapan deretan warung disana. Adapun salahsatu warung dibagian depan memang memiliki nama yang mirip, namun gw gak mau gambling dan milih nurut saja dengan rekomendasi boss untuk mampir ke Menega. Somehow that name sounds familiar...

Setelah terkagum-kagum dengan aneka pilihan seafood yang mereka sajikan, dan memilih menu untuk santapan kami malam itu, kamipun beranjak ke bagian belakang warung. Disinilah keajaiban dimulai.

Di hadapan kami, dalam suasana malam yang gelap, terhamparlah puluhan cahaya lilin dari atas meja-meja kayu yang ditempatkan diatas pasir pantai. Spektakuler... ditambah lagi dengan banyaknya cahaya rumah di kejauhan yang menambah romantis suasana. Memang tempat ini cocoknya buat pacaran, bukan business meeting. Walaupun kadang udara panas cukup terasa, namun hembusan sepoi angin laut membantu mendinginkan udara. Untung aja waktu itu gw pake kaos kutung jadinya gak terlalu berkeringet.

Kami memilih lokasi yang tidak terlalu jauh dari deretan awal, dan ternyata berada pas disebelah "ground zero" nya Bom Bali II. Beberapa turis terlihat sedang berfoto bersama disana. Oh, mungkin karena inilah kenapa nama "Menega" terdengar familiar di telingaku.

Area "ground zero" ini sendiri diperlakukan tidak selayaknya suatu tempat kemalangan, karena kami dapati banyak umbul-umbul dan hiasan janur didirikan disana, selain dari semacam tugu sederhana yang dikelilingi oleh pagar bambu setinggi setengah badan. Teringat cerita teman seperjalanan tadi yang juga berujar kalau Bali masih belum pulih dari tragedi tersebut karena masih belum dianggap aman oleh negara-negara utama asal turis semisal Jepang dan Australia.

Tak lama kemudian, perasaan sendu pun kembali berganti dengan perasaan excited saat makanan pesanan kami datang. Gw coba mengambil beberapa gambar namun kurang berhasil. Gelapnya pencahayaan di meja kami membuatku kesulitan untuk melakukan framing yang benar. Plus, wajib memakai blitz. Acara pemotretan tidak berlangsung lama karena rasa lapar sudah mendesak... segera saja piring kami diisi dengan nasi dan aneka lauk yang tersaji dan... kamipun membisu diantara kesibukan tangan dan mulut...

Acara malam itu diakhiri dengan jalan-jalan ke Nusa Dua, dimana terdapat hotel-hotel super mewah dalam satu area yang dijaga ketat. Di Westin kami sempat berfoto-foto, sebelum akhirnya masuk ke bagian dalam hotel. Personally menurutku suasananya terlalu "sterile" untuk bisa menangkap excitement Bali, dan untuk mendapatkan suasana seperti ini tidaklah harus jauh-jauh ke Bali. Namun demikian, hotel dengan tarif kamar mencapai 2 juta rupiah ++ per-malam ini rupanya sudah fully booked hingga beberapa waktu kedepan.

Dalam perjalanan pulang, si boss menyetir dengan mantap sementara gw mulai kalah oleh rasa capai dan kenyang. Sesudah lembur di weekend sebelumnya, mempersiapkan keberangkatan hingga siang hari tadi, dan akhirnya tiba di Bali malam ini, rasanya tubuh gw udah butuh istirahat. Bessoknya si boss bbercerita kalau malem itu gw mendengkur dengan keras... hehehe... sorry ya boss.

Pagi keesokan harinya, barulah ge temui suatu masalah; toilet di kamar yang kami tempati tidak memiliki water sprayer, alias harus cebok pake tisyu... eeeuuuuggghhhhhhh! Plis deh, gw sebagai orang timur akan sangat tersiksa dengan tissue-based toilets. Namun karena gak ada pilihan akhirnya yo wis... ngosongin tengki sebelum long day ahead.

Nyempetin buat ke pantai dulu sebentar kalo-kalo besoknya gak sempet, pagi itu pantai masih sepi dan hanya terdapat beberapa pelancong sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Banyak yang mengubur diri di pasir... hmm... demi keperluan medis kah? Pagi itu pula terdapat sekelompok pria yang mengambil air dari laut dan dimasukkan kedalam jerigen-jerigen 20 liter untuk kemudian dibawa pergi oleh mobil bak. Mungkin mereka ini mirip dengan tukang jualan aer bersih di pelosok Jakarta, hanya saja konsumennya adalah para pemilik aquarium aer laut.

Pulang ke hotel untuk sarapan, ternyata buffet breakfastnya not bad at all! Walaupun pilihan menunya terbatas, tapi ada beberapa yang cukup menarik; nasi goreng, sosis, baked veggie with mozarella, dan cheese omelette. Di sisi lain terdapat pilihan bubur ayam, miso shiru, sushi veggie, cold cuts dengan pilihan menu lokal (tahu, tempe, ayam panggang), serta salad dengan aneka dressings. Sedangkan bagi yang memilih untuk sarapan ringan, maka di sisi meja lainnya tedapat aneka macam roti toast dengan aneka selai, sereal dengan susu dingin, jus, dan buah segar. Namun nggak seperti buffet-buffet lainnya yang bisa dinikmati dengan santai, pagi itu kami harus bergegas karena walaupun jam masih menunjukkan pukul 7 pagi, di Bali ini berarti sudah masuk pukul 8, akibat perbedaan waktu satu jam antara WIB - WITA. Ada satu stand kosong yang harus segera kami rias sebelum tamu berdatangan di pukul 10 pagi!

Rekan-rekan 3M security hari itu lebih santai karena mereka menyewa kontraktor untuk mengerjakan dan mempersiapkan stand yang akan mereka tempati. Bukan hanya soal persiapan, untuk berjagapun mereka memilih mengenakan t-shirt sementara kami memilih mengenakan batik! Huhuhuhuhu... padahal Bali di siang hari kan panas banget!

Posted by Bayu on Nov 16, '06 2:30 AM for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Ngabur ke Bali di hari kerja buat menghadiri Seminar dan Kongres X Ikatan Pustakawan Indonesia. Seri penutupan acara berupa makan malem bersama para pustakawan di heli-pad pinggir pantai nya hotel Discovery Kartika Plaza.

Plus, foto-foto hasil kunjungan ke salahsatu warung makan lucu disekitar Simpang Siur, Denpasar.


Posted by Bayu on Nov 16, '06 1:22 AM for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Ngabur ke Bali di hari kerja buat menghadiri Seminar dan Kongres X Ikatan Pustakawan Indonesia. Seri foto-foto makan malem di Jimbaran.

Daerah ujung Bali sebelah Selatan ini ngetop dengan aneka seafood bakar nya, yang dinikmati di meja-meja di sisi pantai berpasir... marvellous! Tadinya kirain bakalan kena "tembak" dan pulang dengan cemberut =P, tapi price-wise ternyata masih reasonable lah untuk itungan makan malem dengan experience "out-of-this-world" seperti ini.

Untuk ulasan lebih komplit soal makanan mampir kesini ya: http://epicurina.multiply.com/photos/album/112


Posted by Bayu on Nov 16, '06 12:49 AM for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Ngabur ke Bali di hari kerja buat menghadiri Seminar dan Kongres X Ikatan Pustakawan Indonesia. Seri jalan-jalan di pantai.


Posted by Bayu on Nov 16, '06 12:20 AM for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Ngabur ke Bali di hari kerja buat menghadiri Seminar dan Kongres X Ikatan Pustakawan Indonesia. Seri foto-foto bekerja; jaga stand dari pagi sampe sore. 8-}


Posted by Bayu on Nov 15, '06 11:10 PM for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Ngabur ke Bali di hari kerja buat menghadiri Seminar dan Kongres X Ikatan Pustakawan Indonesia. Seri foto-foto tempat nginep; "Rama Beach Hotel", Tuban, Bali, yang nggak ada "beach" nya samasekali karena masih berjarak 50 meter-an dari pinggir pantai... Tapi cukup asik buat sejenak melupakan penat nya kehidupan Metropolis.


Posted by Bayu on Nov 15, '06 10:09 PM for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Ngabur ke Bali di hari kerja buat menghadiri Seminar dan Kongres X Ikatan Pustakawan Indonesia. Seri foto-foto perjalanan udara.


Posted by Bayu on Nov 10, '06 4:15 AM for everyone
Start:     Nov 14, '06
End:     Nov 16, '06
Location:     Discovery Kartika Plaza Hotel, Bali
"Meningkatkan Kualitas Pustakawan Untuk Mewujudkan Masyarakat yang Memiliki Literasi Informasi"

Kongres dan seminar oleh Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI), bertujuan untuk meningkatkan peranan IPI dalam forum kerjasama perpustakaan dan pembangunan nasional, serta meningkatkan wawasan pustakawan dalam pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi.

Acara ini akan dihadiri oleh pengurus dan anggota IPI Pusat, IPI Daerah dan Cabang, Pustakawan, para pengelola perpustakaan, Mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan, dokumentasi, dan Informasi, serta pemerhati masalah Perpustakaan.

Posted by Bayu on Nov 5, '06 10:31 AM for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Multiply di pagi hari, ada kabar mengenai Ida sudah mengalami pecah ketuban dan sedang dalam persiapan menuju ke RS untuk persiapan persalinan. Kebetulan hari ini pas jadwalnya kami nengok Freya di kediaman orang tuanya di Mampang, jadi rencana tujuan kunjungan hari ini pun ditambah.

Sore harinya ternyata proses persalinan Ida masih belum selesai, dan kamipun memutuskan untuk mampir sejenak sebelum pulang ke rumah. Ternyata pada saat kami datang, Ida sudah masuk ke ruangan persalinan ditemani sang suami. Mendengar kabar ini, kamipun memutuskan untuk menunggu, sambil menemani anggota keluarga Agung dan Ida yang telah datang terlebih dahulu. Siapa tau proses persalinannya berjalan lancar, maka berarti kami bisa sekaligus nengok sang bayi yang dinanti-nanti.

[Plus dapet materi liputan eksklusif =P]

Tak berapa lama setelah adzan Maghrib berkumandang, terdengarlah erangan kesakitan Ida. Para anggota keluarga menunggu dengan cemas... Walau tetap terlihat tenang, Ibunya Ida berulangkali mondar-mandir keluar-masuk ruangan tunggu sambil menelepon sanak saudara mengabarkan kondisi Ida saat itu. Mbak Dotty, kakaknya Agung, lebih khawatir dengan keadaan Agung yang menurut dugaannya sudah duluan pingsan didalam sana.

Disela-sela erangan Ida yang bikin miris, tak lama kemudian, terdengar pula tangisan mungil dari ruang persalinan tempat Ida melahirkan... Alhamdulillah, Rafi telah hadir ke dunia! Ucapan syukur berkumandang, dan kamipun saling memberi selamat kepada orangtua Ida dan kakaknya Agung. Tak terasa mata pun sedikit sembab...

Selamat ya Gung, Da, semoga Rafi menjadi anak yang sholeh, sehat dan cerdas, amiiin.

Detail dan informasi lain ada disini:
http://kangbayu.multiply.com/journal/item/503

Video ada disini:
+ http://kangbayu.multiply.com/video/item/3
+ http://kangbayu.multiply.com/video/item/4


Posted by Bayu on Nov 5, '06 9:25 AM for everyone
Telah lahir dengan selamat, pada hari Minggu, 5 November 2006, sekitar pukul 18:00, di RS Bersalin YPK Menteng;

Nadif Rafi Nugroho (name in progress)

Putra pertama dari pasangan Agung Nugroho (mbot) dan Syarifah Khalida (ida22) ini memiliki berat 2.9 Kg dan panjang 48 cm, lahir melalui proses normal. Saat ini Ida masih beristirahat di kamar Anggrek 1, RSB YPK Menteng.

Congrats yaa guys!

Posted by Bayu on Oct 16, '06 10:01 PM for everyone
Telah lahir dengan selamat, Freya Malaika Samantha Lumunon, putri dari pasangan Victor Lumunon dan Lala Lumunon. Freya hadir ke dunia ini pada tanggal 16 Oktober 2006, pukul 22:24 WIB, dengan berat 3,450 kg dan panjang 50 cm.

Saat ini Lala (dan Freya) masih beristirahat di kamar Mawar 2 - RSB Duren Tiga, Jl. Duren Tiga Raya (dekat Hotel Kaisar), JKT.

Congrats yaa guys!

*foto ilustrasi dari: http://dneary.free.fr/gimp/libreast

Posted by Bayu on Oct 7, '06 5:43 PM for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Bagian dari rangkaian acara Baksos Ramadhan MPers Indonesia (MPID), sesi buka bareng anak-anak binaan ("kurcaci") Rumah Cahaya Penjaringan, Jakarta Utara, mulai dari penjemputan, acara, hingga kepulangan.

Karena kesalahan komunikasi, maka bus baru tiba pukul tiga sore, walaupun para kurcaci sebenarnya telah siap sejak tengah hari. Maka tak bisa dihindari, macet pun menyergap di beberapa bagian jalan. Namun demikian hal ini tidak membuat perubahan berarti pada jadwal acara dan semuanya bisa terselenggara dengan baik.

Semoga membawa manfaat dan berkah bagi kita semua, amiiin.


Posted by Bayu on Oct 1, '06 2:19 PM for everyone
Menyambut Ramadhan 1427 ini, acara Baksos Multipliers Indonesia (MPID) akan kembali digelar! Target kita kali ini adalah menyantuni para warga Wisma Tuna Ganda Palsigunung, dan adik-adik kecil dari RCP Penjaringan.

Sekilas informasi, Wisma Tuna Ganda Palsigunung ini adalah panti penampungan anak cacat dengan minimal dua cacat, dan salahsatunya adalah keterbelakangan mental. Fakta yang menyedihkan, selain dari cacat yang mereka miliki, adalah bahwa sebagian besar dari mereka ditinggal begitu saja oleh orang-tuanya... Jadi selain dari bantuan dana, maka kunjungan kita pun akan sangat mereka sambut gembira. Panti asuhan ini sendiri dikelola oleh yayasan keluarga, dan bukan binaan Depsos.

RCP Penjaringan, adalah suatu usaha mulia untuk meningkatkan minat baca di salahsatu jantung daerah kemiskinan ibukota. Berdiri ditengah-tengah daerah lokalisasi dan perjudian, RCP ini merupakan salahsatu dari sekian banyak RC/Rumcay (Rumah Cahaya) yang didukung oleh FLP (Forum Lingkar Pena). RCP hingga saat ini merupakan salahsatu target rutin kunjungan baksos MPID, namun pada kesempatan kali ini kita akan melaksanakan sedikit "perubahan" dengan mengundang para warga RCP untuk buka bersama di BUKUKAFE, Depok. Bantuan dana anda akan digunakan sebagai biaya makanan dan transport bagi anak-anak ini, sekaligus juga sedikit "oleh-oleh" (tentative) untuk mereka bawa pulang.

Acara akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 7 Oktober 2006 (14 Ramadhan 1427H), dengan meeting point di BUKUKAFE, sebuah café bernuansa perpustakaan yang tenang di Jl Raya Margonda no 477, Depok telp. 7864711. Semua peserta yang ikut berkumpul disini pada jam 12 siang.

Mari beramal! Ini kesempatan yang sangat tepat untuk membuka mata dan hati kita di bulan yang penuh berkah ini. Bantuan yang anda berikan akan bantu menyunggingkan senyum di hati mereka...

...dan hati anda juga

Berikut ini data-data penting untuk penyaluran sumbangan anda:

A. Rekening dana baksos MPers:
1. Bank Mandiri Depok, No. 129-00-0496405-8, a/n Sri Sarining Diyah,
2. BCA Depok, No.421-232-6813, a/n Sri Sarining Diyah,
2. atau menggunakan Western Union / Moneygram, Sri Sarining Diyah, Jl. Raya Pulogebang No. 2, Jakarta 13950

Silahkan hubungi Bendahara di HP untuk konfirmasi :
1. Ari: 0818-848499
2. Winda: 0856-91435290

B. Posko Penerimaan Sumbangan Barang
1. Kantor mas Barens
PT. Allianz Life Indonesia Kompleks Rukan Permata Senayan Blok C23 Jl. Tentara Pelajar, Patal Senayan Jakarta Selatan Telp. 68044625 atau hape 0816 1900 391
2. Rumah mas mbong: Jl. Mesjid V no.22, Pejompongan, Jakarta 10210, Telp. 0815-144.311.02
3. Rumah mas Barens, Kompleks BBD Blok B1/100, Mekarsari, Cimanggis- Depok. Telp 0816 1900 391

Informasi lebih lanjut bisa didapat di jurnal rekan-rekan berikut ini:
+ http://beha38b.multiply.com/photos/album/90 - by Barens (PJ Acara)
+ http://srisariningdiyah.multiply.com/calendar/item/10016 - by Arie SS (Bendahara)

Wassalam,

Sie Acara

Pages:123
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help